5 Alasan Wajib Nonton ONE SAMURAI 3 Pada 12 September

Yuya Wakamatsu enters the ring at ONE SAMURAI 1

Organisasi seni bela diri terbesar di dunia kembali ke Jepang saat ONE SAMURAI 3 menghadirkan edisi terbaru dari ajang blockbuster bulanan di Negeri Matahari Terbit dari Yokohama Buntai pada Sabtu, 12 September.

Salah satu striker terbaik dunia saat ini, Juara Dunia ONE Atomweight Muay Thai Nadaka Yoshinari, akan menjalani debut kickboxing di ONE Championship. Ia akan memulai ambisi meraih kejayaan dalam dua disiplin dengan menghadapi jagoan Myanmar Har Ling Om.

Dalam partai pendukung utama, mantan Juara Dunia ONE Flyweight MMA Yuya “Little Piranha” Wakamatsu akan berhadapan dengan jagoan Afrika Selatan Willie “White Lion” van Rooyen dalam laga flyweight MMA yang bisa berdampak besar bagi perebutan Gelar Juara Dunia selanjutnya.

Selain itu, semangat bushido akan begitu terasa dengan kemunculan para juara regional yang menjalani debut di ONE serta para talenta muda yang ingin melangkah lebih jauh menuju sabuk emas. Berikut lima alasan mengapa ONE SAMURAI 3 tak boleh dilewatkan oleh penggemar seni bela diri di Indonesia.

#1 Nadaka Jalani Debut Kickboxing Demi Buru Kejayaan Dua Disiplin

Babak baru menanti salah satu striker pound-for-pound terbaik di dunia. Nadaka, sang Juara Dunia ONE Atomweight Muay Thai, kini berani menjajal dunia kickboxing.

Nyaris tak tersentuh berkat 41 kemenangan beruntun, Nadaka terus membuat dunia terpukau lewat aksinya. Sebagai satu-satunya atlet non-Thailand yang pernah meraih Gelar Juara Dunia Rajadamnern Stadium dan Lumpinee Stadium, atlet berusia 25 tahun ini juga tampil dominan di panggung global dengan rekor sempurna 5-0 di ONE Championship.

Terbaru, ia mempertahankan sabuknya lewat penampilan impresif selama lima ronde melawan Songchainoi Kiatsongrit di ONE SAMURAI 1 pada April lalu. Kini, perwakilan Eiwa Sports Gym itu memulai perburuan ambisius untuk mendominasi dua disiplin dan membuktikan bahwa kemampuan strikingnya tak hanya terbatas pada “seni delapan tungkai.”

Namun, untuk mewujudkan ambisi tersebut, Nadaka harus lebih dulu melewati Har Ling Om. Striker Myanmar berusia 28 tahun itu telah meraih dua kemenangan di ONE, dan laga ini menjadi kesempatan terbesar dalam kariernya.

Dengan gaya tabrak masuk serta ketangguhan fisik yang ciamik, Har Ling Om menawarkan tantangan yang sangat berbeda bagi permainan teknis southpaw Nadaka.

Transisi sukses akan mengawali upaya Nadaka untuk bergabung dengan jajaran elite juara dua disiplin ONE, sementara kemenangan mengejutkan dapat langsung mengangkat nama Har Ling Om di panggung global.

#2 Potensi Kemunculan Penantang Juara Dunia ONE Flyweight MMA

Yuya Wakamatsu dan Willie van Rooyen sama-sama pernah menelan kekalahan dari Juara Dunia ONE Flyweight MMA saat ini, Avazbek “Ninzya” Kholmirzaev. Kini mereka akan saling berhadapan, dan kemenangan meyakinkan dapat membuka jalan bagi salah satu dari mereka untuk menjalani laga ulang melawan penguasa baru divisi ini.

“Little Piranha” merebut Gelar Juara Dunia ONE Flyweight MMA lewat kemenangan TKO impresif atas Adriano “Mikinho” Moraes di ONE 172, lalu mempertahankannya dengan kemenangan TKO lainnya atas Juara Dunia ONE Strawweight MMA Joshua “The Passion” Pacio di ONE 173.

Namun, perwakilan Tribe Tokyo MMA itu kehilangan sabuknya dari Kholmirzaev di hadapan publik sendiri dalam ajang ONE SAMURAI 1. Wakamatsu kini kembali dengan tekad besar untuk merebut kembali gelar tersebut, dan tangan kanan berbahayanya masih menjadi salah satu senjata paling mematikan di divisi ini.

Di seberang ring, Van Rooyen ingin menghentikan upaya kebangkitan itu sekaligus menegaskan diri sebagai salah satu kekuatan baru di divisi tersebut. Atlet Afrika Selatan berusia 23 tahun itu menelan kekalahan submission ronde pertama dari Kholmirzaev dalam debutnya di ONE. Namun, ia segera bangkit dengan fantastis. Kemenangan TKO ronde ketiga atas Jeremy “The Jaguar” Miado di ONE Fight Night 41 menunjukkan kualitas sebenarnya sekaligus membuktikan bahwa awal sulit tersebut hanyalah bagian dari proses adaptasi.

Kemenangan atas mantan juara divisi akan langsung membawa Van Rooyen lebih dekat menuju sabuk emas emas, sementara Wakamatsu tahu bahwa meraih kemenangan di kandang sendiri adalah langkah pertama untuk merebut kembali mahkota yang hilang.

#3 Dua Striker Muda Jepang Kembali Dengan Misi Pembuktian

Shimon Yoshinari dan Hyu “Mister Pepper” Iwata akan mendapat sorotan di Yokohama. Kedua talenta muda itu membawa motivasi besar untuk tampil meyakinkan di hadapan publik sendiri.

Mewakili Eiwa Sports Gym bersama Nadaka sang sepupu, Shimon akan tampil untuk pertama kalinya sebagai atlet yang telah memiliki kontrak setelah meraih kesepakatan senilai US$100.000 (Rp1,8 miliar) berkat kemenangan sengit atas Johan “Jojo” Ghazali. Hasil itu sekaligus memperpanjang rekor sempurnanya di ONE menjadi 5-0.

Kini, ia menghadapi ujian berat saat melawan Suablack Tor Pran49 dalam laga flyweight Muay Thai. Veteran Thailand itu telah mengoleksi 63 kemenangan sepanjang kariernya dan memiliki kemampuan teknis tajam.

Sementara itu, Hyu kembali dengan misi penebusan. Atlet berusia 23 tahun asal Osaka itu melewati lima penampilan pertamanya di ONE dengan empat kemenangan lewat penyelesaian sebelum menelan kekalahan pertama dalam kariernya lewat keputusan juri kontra Taiki “Silent Sniper” Naito.

Kini, ia menghadapi debutan ONE Hyuma “Star of the Shibuya” Hitachi dengan satu tujuan, membuktikan bahwa kekalahan tersebut hanyalah hambatan sementara.

Shimon ingin membuktikan bahwa kombinasi cepatnya layak bersaing di panggung dunia, sementara Hyu bertekad bangkit dari satu-satunya kekalahan dalam kariernya. Keduanya akan membawa striking khas Jepang saat tampil di hadapan publik sendiri.

#4 Para Juara Jepang Jalani Debut Di ONE

Hyuma Hitachi memimpin deretan juara domestik yang akan melangkah ke panggung global dengan menjalani debut di ONE Championship.

Juara RISE Super Featherweight berusia 28 tahun itu memiliki kombinasi tinju tanpa henti yang dibangun di atas dasar kickboxing teknis. Ia langsung akan menghadapi ujian berat melawan Hyu yang tak kalah eksplosif.

Penggemar global juga akan menyaksikan debut Yuta Miyazawa. Perwakilan RESURGO MMA berusia 32 tahun itu merebut Gelar Juara Pancrase Strawweight pada Maret lalu dan akan menjalani debut di ONE dengan tiga kemenangan beruntun serta torehan 17 kemenangan.

Ia langsung mendapat ujian berat melawan langganan divisi Hiroba Minowa, yang telah mengoleksi empat kemenangan di ONE, termasuk hasil impresif atas mantan Juara Dunia ONE Strawweight MMA Alex “Little Rock” Silva.

Hitachi dan Miyazawa sama-sama telah menaklukkan level tertinggi di kancah domestik Jepang. Kini, mereka akan menjalani ujian sesungguhnya untuk membuktikan apakah kualitas tersebut mampu bersaing di level tertinggi dunia.

#5 Jepang Melawan Dunia Dalam Laga-Laga Lintas Disiplin

ONE SAMURAI 3 lebih dari sekadar malam pertandingan biasa. Ajang ini menjadi ujian besar bagi kebanggaan Jepang saat para seniman bela diri terbaik Negeri Sakura berkumpul untuk menghadapi lawan dari berbagai belahan dunia.

Dalam kickboxing, Muay Thai, dan MMA, Jepang akan menghadapi dunia. Nadaka bertemu Har Ling Om dari Myanmar dalam kickboxing, Wakamatsu melawan Van Rooyen dari Afrika Selatan dalam MMA, sementara Shimon menghadapi Suablack dari Thailand dalam Muay Thai.

Pertarungan lintar negara terjadi sedari awal. Ryuya Okuwaki menghadapi veteran Thailand Chokdee Maxjandee dalam laga atomweight Muay Thai, sementara talenta Team Teppen berusia 20 tahun Kosei Yoshida memburu kemenangan ke-10 sepanjang kariernya saat menghadapi striker China Zhao Zhengdong dalam laga flyweight kickboxing bertempo tinggi.

Dari partai utama hingga deretan laga awal, para seniman bela diri terbaik Jepang siap mempertaruhkan segalanya demi menjaga marwah kandang mereka pada 12 September.

Selengkapnya di Fitur

Seksan Or Kwanmuang battles rival Muangthai PK Saenchai at ONE Friday Fights 114
Yuya Wakamatsu enters the ring at ONE SAMURAI 1
Stamp Fairtex all smiles before her clash against Ham Seo Hee at ONE Fight Night 14.
Ubaid Hussain smashes Khusen Salomov with a hard left at ONE Friday Fights 105.
Songchainoi connects with a body shot on Numsurin.
Chinese kickboxer Liu Mengyang taps gloves with Japanese star Masaaki Noiri in their first fight
Superlek and Abdulla Dayakaev at The Inner Circle 14
Enkh Orgil Baatarkhuu (L) faces off with Elbek Alyshov (R) before The Inner Circle 24
Enkh Orgil
Zhang Peimian Jonathan Di Bella ONE162 1920X1280 47
Zhang Peimian gets ready for his fight at ONE Friday Fights 142
Joshua Pacio and Mansur Malachiev share a moment after their ONE Fight Night 15 battle.