3 Alasan Wajib Nonton ONE SAMURAI 2 Pada 8 Agustus

Chinese kickboxer Liu Mengyang taps gloves with Japanese star Masaaki Noiri in their first fight

ONE SAMURAI 2 siap melanjutkan standar elite kelas dunia yang tercipta pada edisi perdananya, ketika organisasi seni bela diri terbesar di dunia ini kembali ke Tokyo.

Warisan seni bela diri Jepang kembali menjadi akan menjadi daya tarik utama di EBARA WAVE Arena Ota pada Sabtu, 8 Agustus. Ajang besar ini menghadirkan sembilan laga yang sarat aksi kickboxing dan MMA di level tertinggi.

Dengan para penantang kelas dunia yang terus menanjak serta deretan bintang baru yang memburu momen terbesar dalam karier mereka, panggung telah tersedia untuk sebuah malam penting penuh aksi seni bela diri.

Berikut tiga alasan kuat mengapa Anda wajib menyaksikan ONE SAMURAI 2.

#1 Duel Panas Di ONE SAMURAI Featherweight Kickboxing Tournament

ONE SAMURAI Featherweight Kickboxing Tournament akhirnya dimulai dengan tiga dari empat laga perempat final yang menjadi bagian utama kartu pertandingan. Pemenang turnamen delapan peserta bergengsi ini akan mendapatkan kesempatan untuk menantang Juara Dunia ONE Featherweight Kickboxing Superbon demi sabuk paling bergengsi di divisi tersebut.

Dalam partai utama, mantan Juara Dunia Interim ONE Featherweight Kickboxing Masaaki Noiri memburu penebusan melawan bintang Tiongkok Liu “Spirit Dragon” Mengyang. Setelah mengalahkan Tawanchai PK Saenchai untuk merebut gelar interim tahun lalu, Noiri bertekad membalas kekalahannya dari Liu pada 2024. Namun, atlet fenomenal berusia 23 tahun itu datang dengan tiga kemenangan beruntun, yang ditutup dengan knockout spektakuler atas Tawanchai pada ronde pertama.

Dalam laga sebelum partai utama, rivalitas sengit yang telah berlangsung selama setahun kembali tersaji saat superstar SHOOT BOXING Kaito berusaha membalas kekalahan dalam debutnya di ONE Championship dari mantan Juara Dunia WBC Muay Thai Mohammad Siasarani.

Setelah menelan kekalahan dalam dua laga pertamanya di ONE, Kaito sangat membutuhkan kemenangan besar untuk membuktikan dirinya di panggung global. Namun, Siasarani yang berdiri di hadapannya membawa lima kemenangan beruntun dan bertekad membungkam publik tuan rumah sekaligus membawa kariernya menuju level yang lebih tinggi.

Laga perempat final ketiga dalam kartu ini menghadirkan duel menarik Jepang versus Tiongkok lainnya, saat Juara SHOOT BOXING Super Welterweight Kosuke “Unstoppable Phoenix” Takagi menjalani debutnya di ONE Championship. Bintang Jepang tersebut akan menghadapi striker berpengalaman asal Tiongkok, Luo Chao, yang mengamankan tempat di turnamen lewat lima kemenangan beruntun, termasuk kemenangan via keputusan atas Denis Souza Jr. pada Mei lalu.

Sementara itu, laga perempat final besar lainnya antara Marat Grigorian dan Mamuka Usubyan berlangsung satu malam sebelumnya di The Inner Circle 25 pada Jumat, 7 Agustus, sekaligus melengkapi deretan elite dalam turnamen tersebut.

#2 Penantang Baru Gelar Juara Dunia ONE Strawweight MMA Bisa Terlahir

Duel penting strawweight MMA menjadi sorotan saat mantan Juara Pancrase Keito “Pocket Monk” Yamakita menyambut Juara Dunia Shooto Koyuru “Naniwa Speedster” Tanoue dalam debutnya di ONE, dalam pertarungan klasik antara grappler dan striker.

Yamakita telah menjadi kekuatan yang sulit dihentikan di panggung global dengan membangun rekor impresif 5-1 di ONE Championship berkat takedown yang menekan serta ancaman submission tanpa henti.

Bintang berusia 30 tahun itu telah mencatat kemenangan impresif atas dua mantan Juara Dunia, Alex “Little Rock” Silva dan Yosuke “The Ninja” Saruta. Setelah meraih kemenangan dominan via submission atas Ryohei Kurosawa untuk mencetak kemenangan keempat secara beruntun, Yamakita terus melangkah menuju kesempatan memperebutkan Gelar Juara Dunia ONE.

Namun, Tanoue membawa daya ledak berbahaya dalam debut yang telah lama dinantikan di ONE Championship. Berbekal kecepatan luar biasa dan kombinasi dinamis, atlet asal Osaka tersebut memiliki kemampuan striking yang dapat menggagalkan strategi gulat Yamakita.

Jika Yamakita menang, ia akan semakin mengukuhkan statusnya sebagai penantang Jepang terdepan di divisi tersebut sekaligus mengambil langkah besar menuju kesempatan menantang Juara Dunia ONE Strawweight MMA Joshua “The Passion” Pacio.

Sebaliknya, penampilan impresif dari Tanoue dalam debutnya dapat langsung melambungkan sang raja Shooto ke dalam persaingan Gelar Juara Dunia ONE.

#3 Para Juara Jepang Beradu Demi Gengsi Dan Supremasi

Gengsi domestik menjadi taruhan saat Juara SHOOT BOXING empat divisi Hiroki Kasahara menghadapi Juara RISE Lightweight Ryuto Shiokawa dalam duel featherweight kickboxing sarat prestise.

Memasuki laga profesional ke-50 dalam kariernya, Kasahara membawa kebanggaan besar Caesar Gym di pundaknya. Pemilik berbagai gelar lintas divisi tersebut kalah dalam debutnya di ONE di bawah aturan Muay Thai melawan Worapon Lukjaoporongtom pada 2024, dan kini bertekad menciptakan kesan besar saat kembali berlaga dengan aturan kickboxing yang menjadi keahlian utamanya.

Di sudut seberang berdiri salah satu bintang yang tengah melejit pesat di kancah striking Jepang. Shiokawa merebut sabuk RISE 61,2 kilogram hanya tiga bulan lalu dengan mengalahkan Masahito Okuyama untuk mencetak kemenangan kesembilan secara beruntun.

Saat dua juara yang tengah berada di puncak performa saling berhadapan, duel Jepang versus Jepang ini menjanjikan pertarungan teknis dalam tempo tinggi yang dapat menentukan arah persaingan di divisi featherweight kickboxing ONE Championship.

Selengkapnya di Fitur

Chinese kickboxer Liu Mengyang taps gloves with Japanese star Masaaki Noiri in their first fight
Superlek and Abdulla Dayakaev at The Inner Circle 14
Enkh Orgil Baatarkhuu (L) faces off with Elbek Alyshov (R) before The Inner Circle 24
Enkh Orgil
Zhang Peimian Jonathan Di Bella ONE162 1920X1280 47
Zhang Peimian gets ready for his fight at ONE Friday Fights 142
Joshua Pacio and Mansur Malachiev share a moment after their ONE Fight Night 15 battle.
Asadula Imangazaliev Nong O Hama ONE Friday Fights 147 7 scaled
uzbek
Allycia Hellen Rodrigues Phetjeeja Lukjaoporongtom faceoff The Inner Circle May 15 8 scaled
Jaosuayai Mor Krungthepthonburi Denis Puric ONE Friday Fights 100 21
Chartpayak Saksatoon Ramadan Ondash ONE Friday Fights 114 30 scaled