3 Alasan Wajib Nonton The Inner Circle 25 Pada 7 Agustus

Superlek and Abdulla Dayakaev at The Inner Circle 14

The Inner Circle 25 akan hadir pada Jumat, 7 Agustus, dengan kartu pertandingan penuh laga berkelas yang menjanjikan aksi seni bela diri berintensitas tinggi dari awal hingga akhir. Disiarkan langsung pada jam tayang utama Asia dari Lumpinee Stadium yang bersejarah di Bangkok, ajang besar ini dapat disaksikan secara eksklusif oleh member melalui live.onefc.com.

Selain laga eliminasi Gelar Juara Dunia ONE Bantamweight Muay Thai yang akan menentukan penantang berikutnya bagi sang juara divisi, akan ada juga partai pertama dari ONE SAMURAI Featherweight Kickboxing Tournament yang mempertemukan dua striker elite. Tak hanya itu, salah satu hasil paling kontroversial tahun ini akhirnya akan mendapatkan jawaban pasti dalam sebuah laga ulang.

Berikut tiga alasan mengapa The Inner Circle 25 wajib masuk daftar tontonan Anda pada Jumat ini.

#1 Penantang Berikutnya Gelar Juara Dunia ONE Bantamweight Muay Thai Akan Ditentukan

Mantan Juara Dunia ONE Bantamweight Muay Thai Nabil Anane akan menghadapi Juara Dunia Muay Thai Lumpinee Stadium tiga divisi Suakim PongSuphan PK dalam laga eliminasi Gelar Juara Dunia ONE. Mereka akan bertarung dalam laga krusial karena pemenangnya akan mendapatkan hak untuk menantang penguasa divisi saat ini, Rambolek Chor Ajalaboon.

Perjalanan Anane di ONE Championship benar-benar luar biasa. Striker Aljazair-Thailand dengan tinggi 193 sentimeter itu datang sebagai Juara Dunia WBC Muay Thai termuda sepanjang sejarah. Setelah sempat kalah dari “The Kicking Machine” Superlek pada debutnya, ia bangkit dengan fokus luar biasa, menaklukkan satu per satu penantang elite sebelum mengalahkan Nico “King of the North” Carrillo untuk merebut gelar interim pada 2025.

Setelah mencatat kemenangan besar atas Superlek, ia dipromosikan menjadi Juara Dunia ONE tak terbantahkan. Namun, awal tahun ini ia harus kehilangan sabuk tersebut setelah kalah tipis dari Rambolek dalam duel yang berlangsung sangat ketat. Sejak saat itu, seluruh langkahnya mengarah pada satu tujuan: merebut kembali takhta divisi. Dan Jumat malam menjadi jalan tercepat untuk mewujudkannya.

Namun, Suakim bukanlah lawan yang mudah dilewati. Veteran yang telah menjalani lebih dari 200 laga profesional itu datang dengan modal tujuh kemenangan beruntun atas lawan-lawan kelas dunia. Rangkaian impresif tersebut telah memberinya kontrak enam digit bersama ONE Championship sekaligus mengukuhkan namanya sebagai salah satu striker paling berbahaya di divisi bantamweight. Jika mampu mengalahkan mantan juara seperti Anane, Suakim akan semakin menegaskan dirinya sebagai kekuatan baru di panggung dunia.

#2 ONE SAMURAI Featherweight Kickboxing Tournament Resmi Dimulai

Salah satu turnamen yang paling dinantikan dalam sejarah ONE Championship akhirnya dimulai di The Inner Circle 25, dan laga pertamanya langsung menghadirkan duel kelas dunia. Juara Dunia Glory Kickboxing tiga kali Marat Grigorian akan menghadapi sensasi Rusia-Armenia Mamuka Usubyan dalam laga perempat final yang menjadi ujian besar bagi keduanya.

Taruhannya sangat jelas dan sangat besar. Juara turnamen akan mendapatkan kesempatan menantang Juara Dunia ONE Featherweight Kickboxing Superbon. Bagi Grigorian maupun Usubyan, kekalahan pada laga ini berarti impian tersebut berakhir seketika.

Grigorian tidak memerlukan banyak perkenalan bagi para penggemar kickboxing. Pemilik rekor 70-14 itu telah mengalahkan banyak nama besar di dunia striking dan datang dengan tiga kemenangan beruntun, termasuk dua kemenangan penyelesaian yang mengesankan. Ia sedang berada dalam salah satu performa terbaik sepanjang kariernya dan sangat berambisi meraih satu pencapaian besar yang masih belum berhasil diraih.

Di sisi lain, Usubyan juga tampil luar biasa sejak bergabung dengan ONE Championship. Ia memenangi keempat pertandingannya di bawah aturan kickboxing maupun Muay Thai dengan gaya bertarung agresif namun tetap terukur yang terus menekan lawan sejak bel pertama berbunyi. Ia memasuki laga ini dengan kepercayaan diri tinggi sebagai bintang baru yang yakin inilah waktunya bersinar.

#3 Laga Ulang Yang Akan Menuntaskan Semua Perdebatan

Hanya sedikit hasil pertandingan pada paruh pertama 2026 yang memicu perdebatan sebesar kemenangan keputusan terbelah Abdulla “Smash Boy” Dayakaev atas Juara Dunia ONE Flyweight Kickboxing Superlek di The Inner Circle 14 pada Mei lalu. Kini, keduanya kembali dipertemukan dalam laga ulang bantamweight Muay Thai, dan masing-masing memiliki sesuatu yang sangat besar untuk dibuktikan.

Pertemuan pertama mereka menjadi pertarungan teknis luar biasa antara dua gaya bertarung yang berbeda. Dayakaev langsung mengejutkan semua orang dengan menjatuhkan salah satu striker pound-for-pound terbaik dunia itu pada ronde pertama hingga mendapatkan hitungan delapan, membuat Lumpinee Stadium bergemuruh. Superlek kemudian membalas dengan meningkatkan dominasinya pada ronde kedua dan ketiga melalui tendangan rendah serta permainan clinch. Namun pada akhirnya, kemenangan tetap diberikan kepada petarung Rusia tersebut lewat keputusan terbelah. Keputusan itu langsung memecah pendapat para penggemar dan pelaku olahraga tarung di seluruh dunia.

Dayakaev kembali dengan kepercayaan diri tinggi setelah berhasil mengalahkan salah satu striker terbaik era modern. Jika mampu kembali mengalahkan Superlek, ia akan semakin mengukuhkan dirinya sebagai penantang paling layak untuk memperebutkan Gelar Juara Dunia ONE Bantamweight Muay Thai.

Sementara itu, Superlek datang dengan misi yang sangat jelas. Serangkaian hasil yang kurang memuaskan belakangan ini membuat legenda Thailand tersebut berada di bawah sorotan, dan tidak ada motivasi yang lebih besar daripada membalas kekalahan tipis dari petarung yang berani menjatuhkannya ke kanvas. Saat kedua seniman bela diri elite ini kembali bertemu pada Jumat malam, bersiaplah menyaksikan duel teknis penuh aksi yang akhirnya akan memberikan jawaban pasti atas perdebatan yang telah berlangsung selama berbulan-bulan.

Selengkapnya di Fitur

Superlek and Abdulla Dayakaev at The Inner Circle 14
Enkh Orgil Baatarkhuu (L) faces off with Elbek Alyshov (R) before The Inner Circle 24
Enkh Orgil
Zhang Peimian Jonathan Di Bella ONE162 1920X1280 47
Zhang Peimian gets ready for his fight at ONE Friday Fights 142
Joshua Pacio and Mansur Malachiev share a moment after their ONE Fight Night 15 battle.
Asadula Imangazaliev Nong O Hama ONE Friday Fights 147 7 scaled
uzbek
Allycia Hellen Rodrigues Phetjeeja Lukjaoporongtom faceoff The Inner Circle May 15 8 scaled
Jaosuayai Mor Krungthepthonburi Denis Puric ONE Friday Fights 100 21
Chartpayak Saksatoon Ramadan Ondash ONE Friday Fights 114 30 scaled
Ramadan Ondash Pichitchai PK Saenchai ONE Friday Fights 61 25 scaled