Superlek Vs. Di Bella, Nadaka Vs. Rifdean: Duel Perebutan Gelar Juara Dunia Akbar Resmi Hadir Di ONE SAMURAI 4

Superlek, Jonathan Di Bella, Nadaka, and Rifdean Masdor are scheduled to compete at ONE SAMURAI 4

ONE SAMURAI 4 akan hadir di Ariake Arena, Tokyo, Jepang, pada Sabtu, 17 Oktober, dengan menghadirkan dua laga perebutan Gelar Juara Dunia ONE dalam salah satu ajang akbar yang paling dinantikan tahun ini.

Juara Dunia ONE Flyweight Kickboxing “The Kicking Machine” Superlek akan mempertahankan sabuk Juara Dunia ONE miliknya melawan Juara Dunia ONE Strawweight Kickboxing Jonathan Di Bella dalam duel lintas divisi yang sangat dinantikan. Selain itu, Juara Dunia ONE Atomweight Muay Thai Nadaka akan mempertaruhkan gelarnya menghadapi spesialis knockout asal Malaysia, Rifdean “Magic Boy” Masdor.

Berlandaskan semangat Bushido yang menjunjung kehormatan dan disiplin, dua laga perebutan Gelar Juara Dunia ONE tersebut melengkapi partai yang sebelumnya telah diumumkan, yakni pertahanan Gelar Juara Dunia ONE Bantamweight Kickboxing milik Jonathan “The General” Haggerty melawan mantan juara divisi Hiroki Akimoto.

Ajang tersebut juga akan semakin istimewa dengan prosesi pengangkatan Juara Dunia Interim ONE Flyweight Kickboxing Takeru “Natural Born Krusher” Segawa ke dalam ONE Championship Hall of Fame.

Superlek Dan Di Bella Bertemu Dalam Duel Juara Dunia Yang Bersejarah

Setelah menghabiskan dua tahun terakhir berlaga di divisi bantamweight, “The Kicking Machine” akhirnya kembali ke rumahnya. Begitu menuntaskan urusan yang belum selesai melawan Abdulla “Smash Boy” Dayakaev di The Inner Circle 25 pada Jumat, 7 Agustus, Superlek akan kembali sepenuhnya memusatkan perhatian ke divisi yang telah lama dikuasainya.

Kiprah legenda Thailand itu sebagai penguasa flyweight kickboxing ditandai oleh kemampuan teknik yang luar biasa, terutama saat menampilkan kehebatan selama lima ronde melawan Takeru di ONE 165. Laga pertahanan gelar tersebut semakin mengukuhkan statusnya sebagai salah satu striker paling komplet di dunia. Selain itu, catatan 139 kemenangan sepanjang kariernya menjadi bukti dan tolok ukur kehebatannya.

Di Bella akan berupaya keras meraih takhta tersebut. Ia naik satu kelas setelah menaklukkan hampir seluruh pesaing di divisinya sendiri. Jagoan asal Italia-Kanada itu membawa rekor nyaris sempurna 16-1 setelah merebut Gelar Juara Dunia Interim ONE Strawweight Kickboxing atas mantan raja dua olahraga dan dua divisi Sam-A Gaiyanghadao di ONE 172, sebelum menyatukan sabuk dengan membalas satu-satunya kekalahan dalam kariernya dari Juara Dunia ONE Strawweight Muay Thai Prajanchai PongSuphan PK di ONE Fight Night 36.

Terbaru, Di Bella mengalahkan “Fighting Rooster” Zhang Peimian di The Inner Circle 22 pada Juli lalu untuk semakin menegaskan statusnya sebagai penguasa tak terbantahkan divisi strawweight kickboxing. Setelah hampir tidak memiliki lagi yang perlu dibuktikan di kelasnya, petarung teknis itu kini mengejar impian lamanya untuk menghadapi ikon Thailand tersebut dalam sebuah super-fight bersejarah.

Bagi Superlek, laga ini menjadi kesempatan sempurna untuk membuktikan bahwa dirinya merupakan striker flyweight terbaik di dunia. Kemenangan atas sesama Juara Dunia ONE akan menegaskan dominasinya atas penguasa divisi strawweight sekaligus memperkokoh posisinya sebagai salah satu petarung pound-for-pound terbaik di berbagai disiplin dan kelas.

Sementara itu, Di Bella bertarung demi mengukir namanya dalam sejarah seni bela diri. Kemenangan akan menjadikannya Juara Dunia ONE dua divisi, memberinya kemenangan terbesar dalam karier atas salah satu legenda striking terbaik di dunia, sekaligus membawanya masuk ke dalam perbincangan elite pound-for-pound.

Nadaka Pertaruhkan Rentetan Kemenangan Bersejarah Saat Hadapi Rifdean

Dikenal akan talenta fenomenal, Nadaka akan kembali bertarung di hadapan publik Jepang untuk menjalani pertahanan kedua Gelar Juara Dunia ONE Atomweight Muay Thai miliknya. Wakil Eiwa Sports Gym itu merebut sabuk perdana divisi tersebut pada November lalu lewat penampilan luar biasa melawan Numsurin Chor Ketwina di ONE 173, sebelum kembali menegaskan dominasinya dengan mengungguli rival lamanya, Songchainoi Kiatsongrit, dalam lima ronde yang sangat teknis di ONE SAMURAI 1 pada April lalu.

Sang jawara berusia 25 tahun itu memasuki laga ini dengan catatan 41 kemenangan beruntun. Dikenal berkat kecepatan yang memukau, presisi sebagai petarung southpaw, dan pertahanan yang nyaris sempurna, Nadaka telah menjelma menjadi kekuatan yang nyaris tak tersentuh sekaligus salah satu praktisi Muay Thai paling berbakat di era modern.

Di sisi lain, Rifdean memiliki momentum luar biasa dan disebut-sebut sebagai ancaman paling eksplosif dari Malaysia. Di usia yang baru menginjak 23 tahun, ia tampil nyaris tanpa cela di ONE Championship dengan rekor 7-1, ditopang lima kemenangan beruntun, rasio penyelesaian sebesar 71 persen, serta rata-rata durasi pertarungan hanya empat menit tiga puluh detik.

“Magic Boy” menutup rangkaian penampilan impresifnya dengan finish dramatis pada ronde pertama atas Javad Mozafari di ONE Friday Fights 159 pada Juni lalu. Kemenangan yang mengubah karier itu memberinya kontrak senilai US$100.000 (Rp1,8 miliar) sekaligus tempat di jajaran atlet utama ONE Championship. Kini, ia hanya terpaut satu laga menuju keabadian.

Bagi Nadaka, taruhannya sangat besar. Bertarung di depan publik Tokyo yang fanatik, sang juara memiliki kesempatan untuk memperpanjang rangkaian kemenangan legendarisnya, menyingkirkan satu lagi penantang elite, serta semakin membuktikan dominasinya atas divisi atomweight Muay Thai.

Sebaliknya, Rifdean membawa peluang terbesar dalam hidupnya. Jika mampu memberikan kekalahan pertama bagi Nadaka dalam lebih dari tujuh tahun sekaligus merebut Gelar Juara Dunia ONE Atomweight Muay Thai, atlet Malaysia tersebut akan menjadi Juara Dunia ONE kedua dalam sejarah negaranya, mengikuti jejak Juara Dunia Interim ONE Strawweight Muay Thai Aliff Sor Dechapan yang baru saja dinobatkan.

Pantau terus onefc.com untuk mendapatkan informasi terbaru mengenai ONE SAMURAI 4 yang akan berlangsung pada 17 Oktober.

Selengkapnya di Berita

Superlek, Jonathan Di Bella, Nadaka, and Rifdean Masdor are scheduled to compete at ONE SAMURAI 4
Nabil Anane punches Ilias Ennahachi at ONE Friday Fights 126
Nico Carrillo celebrates his World Title win over Shadow Mavinn at ONE Fight Night 40.
Elbek Alyshov celebrates after capturing the ONE Bantamweight MMA World Championship at The Inner Circle 24.
Ramadan Ondash connects with a right hand on Johan Ghazali at The Inner Circle 24.
MMA stars Enkh-Orgil Baatarkhuu and Elbek Alyshov face off ahead of The Inner Circle 24
Abdallah Ondash lands a high kick on Chokpreecha at ONE Friday Fights 70
Johan Ghazali and Ramadan Ondash face off at The Inner Circle 23 on July 24.
Johan Ghazali and Ramadan Ondash face off at The Inner Circle 23 on July 242
Aliff Sor Dechapan claims ONE Interim Strawweight Muay Thai World Champion at The Inner Circle 23
Johan Ghazali and Ramadan Ondash had to be separated ahead of The Inner Circle 24
Aliff Sor Dechapan defeats Sam-A Gaiyanghadao via knockout at The Inner Circle 23