Fitur

Apa Yang Dipertaruhkan Dalam ONE: DAWN OF HEROES

22 Juli 2019

Ajang bela diri terbesar dalam sejarah Filipina akan berlangsung pada tanggal 2 Agustus, saat ONE Championship kembali ke Manila dengan ONE: DAWN OF HEROES.

Sebuah kartu pertandingan yang spektakuler akan menampilkan laga-laga menegangkan, dimana para atlet kelas dunia yang hadir mempertaruhkan segalanya demi kemenangan di Mall Of Asia Arena. Empat atlet akan memperebutkan dua sabuk emas dan beberapa petarung bintang lainnya akan berlaga dalam turnamen World Grand Prix.

Sebelum para atlet kelas dunia ini bersinar di ibukota Filipina, mari kita lihat apa yang dipertaruhkan di ajang ini.

Gelar Juara Dunia “The Situ-Asian”

"THE SITU-ASIAN" IS BACK ONE featherweight king Martin Nguyen puts his World Title on the line against Japanese juggernaut Koyomi Matsushima on 2 August!

"THE SITU-ASIAN" IS BACK ONE featherweight king Martin "The Situ-Asian" Nguyen puts his World Title on the line against Japanese juggernaut Koyomi Matsushima on 2 August! : Manila | 2 August | 7PM | ONE: DAWN OF HEROES: Get your tickets at http://bit.ly/oneheroes19: Check local listings for global TV broadcast: Watch on the ONE Super App http://bit.ly/ONESuperApp : Prelims LIVE on Facebook | Prelims + 2 Main-Card bouts LIVE on Twitter

Posted by ONE Championship on Wednesday, July 3, 2019

Martin “The Situ-Asian” Nguyen kembali beraksi di Manila dan mempertaruhkan gelar Juara Dunia ONE Featherweight miliknya melawan salah satu petarung paling berbahaya dari Jepang, Koyomi “Moushigo” Matsushima.

Tampil dalam laga puncak malam itu, atlet keturunan Vietnam-Australia ini adalah salah satu yang terbaik dalam kategori pound-for-pound di “The Home Of Martial Arts” untuk beberapa tahun terakhir, setelah pencapaiannya dalam berbagai divisi yang berbeda. Tetapi, saat ini ia terfokus dalam divisi yang mewakili berat badan alaminya.

Ia akan menghadapi penantang terberat untuk sabuknya, Koyomi, yang sebelumnya mampu menyulitkan lawan-lawannya dimanapun mereka bertanding. Atlet Jepang ini menunjukkan kekuatan striking-nya dengan sebuah hasil KO melawan mantan Juara Dunia Marat “Cobra” Gafurov, serta mendominasi di atas kanvas saat melawan “Pretty Boy” Kwon Won Il.

Kemenangan bagi “Situ-Asian” akan membawanya menjadi seorang kompetitor paling dominan dalam sejarah divisi featherweight, sementara pesaingnya akan berusaha merebut gelar dari tangan Martin demi kehormatan negaranya dan menjad Juara Dunia ONE pertama dari Jepang.

Sabuk Emas Muay Thai Dalam Divisi Flyweight

Defeating the legendary Sam-A and becoming the ONE Flyweight Muay Thai World Champion was the culmination of years of hard work, grit, and perseverance. Dont miss his first World Title defense on 2 August against Thai prodigy Rodtang!

Defeating the legendary Sam-A and becoming the ONE Flyweight Muay Thai World Champion was the culmination of years of hard work, grit, and perseverance. Dont miss Jonathan Haggerty's first World Title defense on 2 August against Thai prodigy Rodtang!: Manila | 2 August | 5PM | ONE: DAWN OF HEROES: Get your tickets at http://bit.ly/oneheroes19: Check local listings for global TV broadcast: Watch on the ONE Super App http://bit.ly/ONESuperApp : Prelims LIVE on Facebook | Prelims + 2 Main-Card bouts LIVE on Twitter

Posted by ONE Championship on Friday, July 19, 2019

Salah satu pertandingan paling menarik dalam ONE Super Series telah disiapkan sebagai pembuka laga utama malam itu, saat Jonathan “The General” Haggerty mempertahankan gelar Juara Dunia ONE Flyweight Muay Thai untuk pertama kalinya melawan atlet fenomenal asal Thailand, Rodtang “Iron Man” Jitmuangnon.

Bintang asal Inggris ini mencapai puncak karirnya dengan memenangkan sabuk emas setelah dua kali menjatuhkan Sam-A Gaiyanghadao untuk memperoleh kemenangan mutlak dalam ajang ONE: FOR HONOR di Jakarta.

Saat ini, “The General” akan menghadapi ujian yang lebih berat dengan menghadapi penantang yang sedang naik daun – dengan penampilan luar biasa yang menjadikan dirinya salah satu atlet favorit para penggemar di jajaran petarung ONE.

Tetapi, pemegang sabuk emas ini yakin bahwa ia akan menjadi satu-satunya atlet asal Inggris yang menyandang gelar Juara Dunia dalam panggung dunia, dimana Rodtang akan berusaha untuk merebut gelar ini dan membawanya pulang ke negara kelahiran “seni delapan tungkai” – Thailand.

The Second ONE Lightweight World Grand Prix Final Spot

Eduard Folayang will do whatever it takes to get his lightweight back. The Team Lakay legend faces Eddie Alvarez in the ONE Lightweight World Grand Prix semifinals on 2 August!

Eduard "The Landslide" Folayang will do whatever it takes to get his lightweight back. The Team Lakay legend faces Eddie Alvarez in the ONE Lightweight World Grand Prix semifinals on 2 August! : Manila | 2 August | 5PM | ONE: DAWN OF HEROES: Get your tickets at http://bit.ly/oneheroes19: Check local listings for global TV broadcast: Watch on the ONE Super App http://bit.ly/ONESuperApp : Prelims LIVE on Facebook | Prelims + 2 Main-Card bouts LIVE on Twitter

Posted by ONE Championship on Friday, July 19, 2019

Saygid “Dagi” Guseyn Arslanaliev meraih tempat dalam babak final turnamen ONE Lightweight World Grand Prix dengan dua kemenangan KO spektakuler pada ronde pertama melawan Ev “E.T.” Ting bulan Februari lalu dan Amir Khan pada bulan Mei. Saat ini, atlet sensasional asal Turki ini hanya menunggu siapa yang akan memenangkan babak semifinal di Manila.

Sayangnya, cedera yang diderita Lowen Tynanes dan Timofey Nastyukhin menghapuskan mimpi kedua pemenang babak perempat final itu untuk berhadapan, tetapi mereka telah digantikan oleh dua atlet ikonik dalam seni bela diri campuran, atau mixed martial arts (MMA).

Babak semifinal terbaru ini akan menyaksikan mantan Juara Dunia ONE Lightweight Eduard “Landslide” Folayang dan empat kali Juara Dunia divisi lightweight Eddie “The Underground King” Alvarez bertanding.

Laga ini akan menjadi yang terbesar dalam sejarah divisi lightweight, dan akan mempertemukan perwakilan terbaik dari dunia Barat dan Timur. Kedua atlet ini akan mempertaruhkan diri untuk akhirnya bertanding melawan Saygid.

Atlet bintang asal Filipina, Eduard, akan bertanding di depan pendukung tuan rumahnya, tetapi Eddie, yang berasal dari Amerika Serikat, telah terlebih dahulu mencetak rekor dunia dan mampu membalikkan keadaan.

Perjuangan Menuju Babak Final ONE Flyweight World Grand Prix

Will Tatsumitsu Wadas imposing grappling style put away Demetrious Johnson on 2 August?

Will Tatsumitsu Wadas imposing grappling style put away Demetrious Johnson on 2 August?: Manila | 2 August | 7PM | ONE: DAWN OF HEROES: Get your tickets at http://bit.ly/oneheroes19: Check local listings for global TV broadcast: Watch on the ONE Super App http://bit.ly/ONESuperApp : Prelims LIVE on Facebook | Prelims + 2 Main-Card bouts LIVE on Twitter

Posted by ONE Championship on Tuesday, July 16, 2019

Sebelum tahap kedua dari turnamen lightweight diatas berakhir, empat atlet kelas dunia dalam turnamen ONE Flyweight World Grand Prix akan bertanding demi dua posisi dalam babak final di Manila.

Atlet yang 12 kali menjadi Juara Dunia MMA divisi flyweight Demetrious “Mighty Mouse” Johnson akan menghadapi Juara Dunia DEEP Flyweight Tatsumitsu “The Sweeper” Wada.

Disisi lain, dua atlet favorit kelas dunia akan berhadapan, yaitu petarung tuan rumah Danny “The King” Kingad dan bintang asal Australia Reece “Lightning” McLaren, yang menggantikan Kairat “The Kazakh Akhmetov setelah ia mundur karena mengalami cedera berat.

Aksi divisi ini juga akan ditambah dengan sebuah pertandingan cadangan dalam turnamen World Grand Prix antara Geje “Gravity” Eustaquio dan Yuya ”Little Piranha” Wakamatsu. Kemenangan bagi salah satu petarung kelas atas ini akan menjadi dorongan besar bagi ambisi mereka untuk merajai divisinya, serta sebuah kesempatan untuk menggantikan salah satu petarung yang mengundurkan diri dalam final turnamen di ajang ONE: CENTURY.

Manila | 2 Agustus | 19:00 WIB | DAWN OF HEROES | TV: Periksa daftar tayangan lokal untuk siaran global | Tiket:http://bit.ly/oneheroes19