5 Fakta Impresif Tentang Penantang Gelar Juara Dunia Welterweight Submission Grappling Magomed Abdulkadirov

MagomedAbdulkadirov 1200X800

Pada Sabtu pagi, 4 November waktu Asia, di ONE Fight Night 16: Haggerty vs. Andrade, pendatang baru promosional Magomed Abdulkadirov akan beradu melawan petarung fenomenal Amerika Tye Ruotolo demi gelar Juara Dunia ONE Welterweight Submission Grappling perdana.

Bagi pria asal Dagestan itu, laga pada jam tayang utama A.S. ini menjadi kesempatan besar bagi dirinya untuk beralih status sebagai superstar grappling global dalam satu malam.

Namun, sementara ia mungkin tidak membawa nama besar dibandingkan dengan rival berusia 20 tahun itu, Abdulkadirov juga tak kekurangan pencapaian tingkat tinggi dan bakat elite.

Sebelum ia melawan Ruotolo demi sabuk emas seberat 26 pound di Lumpinee Boxing Stadium, Bangkok, Thailand, berikut adalah lima hal yang wajib diketahui terkait penantang gelar Juara Dunia berikutnya ini.

#1 Pemegang Sabuk Hitam BJJ

Pertama, Abdulkadirov – seperti Ruotolo – adalah pemegang sabuk hitam Brazilian Jiu-Jitsu.

Kemampuan itu akan sangat bermanfaat dalam divisi submission grappling ONE, dimana para spesialis BJJ mendominasi para atlet dari latar belakang berbeda, seperti sambo dan MMA.

#2 Dua Kali Jadi Juara UWW World Grappling

Pria Rusia ini tak asing dengan kompetisi papan atas.

Di antara berbagai pencapaiannya dalam dunia jiu-jitsu gi dan no-gi, pencapaian terbesarnya mungkin adalah sepasang gelar Kejuaraan UWW World Grappling, yang membuktikan dirinya berada di antara para spesialis submission paling berbahaya di muka bumi.

#3 Juara ADCC Grappling Eropa

Abdulkadirov tak berhenti di sana.

Pada 2015 lalu, ia meraih medali emas di ADCC European Trials. Penampilan itu memberinya posisi unggulan dalam Kejuaraan Dunia ADCC pada tahun yang sama – yang adalah turnamen submission grappling paling prestisius dalam disiplin ini.

#4 Berlatih Dengan Para Atlet Elite

Pria berusia 32 tahun ini menghabiskan seluruh karier seni bela dirinya dengan dikelilingi oleh para grappler berbahaya dan berkemampuan paling tinggi dari Rusia.

Ia saat ini berlatih dan melatih di sasana terkenal Universal Fighters, dimana ia bekerja dengan sesama veteran Kejuaraan Dunia ADCC Abdulaev Ruslan dan mantan petarung unggulan MMA di ONE, Gadzhimurad Abdulaev.

Sebelum itu, Abdulkadirov berlatih bersama grappler teratas Rusia, Abdurakhman Bilarov dan Abduljalil Adilov.

#5 Seniman Bela Diri Berkemampuan Lengkap

Akhirnya, pria Dagestan ini juga memiliki keahlian di luar BJJ.

Setelah memulai dengan taekwondo dan judo saat kecil, ia segera menambahkan gulat gaya bebas dan Jiu-Jitsu Jepang ke daftar kemampuannya, yang memberinya kemampuan unik untuk mengejutkan Ruotolo pada 4 November nanti.

Selengkapnya di Fitur

Chinese kickboxer Liu Mengyang taps gloves with Japanese star Masaaki Noiri in their first fight
Superlek and Abdulla Dayakaev at The Inner Circle 14
Enkh Orgil Baatarkhuu (L) faces off with Elbek Alyshov (R) before The Inner Circle 24
Enkh Orgil
Zhang Peimian Jonathan Di Bella ONE162 1920X1280 47
Zhang Peimian gets ready for his fight at ONE Friday Fights 142
Joshua Pacio and Mansur Malachiev share a moment after their ONE Fight Night 15 battle.
Asadula Imangazaliev Nong O Hama ONE Friday Fights 147 7 scaled
uzbek
Allycia Hellen Rodrigues Phetjeeja Lukjaoporongtom faceoff The Inner Circle May 15 8 scaled
Jaosuayai Mor Krungthepthonburi Denis Puric ONE Friday Fights 100 21
Chartpayak Saksatoon Ramadan Ondash ONE Friday Fights 114 30 scaled