5 Alasan Mengapa Victoria Souza Dapat Kejutkan Victoria Lee

Victoria Souza is ready for her debut at ONE: REVOLUTION

Setelah dua kemenangan impresif di atas panggung dunia, Victoria “The Prodigy” Lee menghadapi ujian terberat dalam kariernya yang baru dimulai ini, yaitu Victoria “Vick” Souza di ONE: REVOLUTION.

Kedua bintang muda ini akan tampil dalam laga atomweight bela diri campuran pada Jumat, 24 September, dimana mereka mengincar kemenangan empatik yang dapat melejitkan mereka dalam olahraga ini.

Sementara Lee sangat meyakini kemampuannya untuk tetap mendesak maju, wanita asal Brasil ini akan membawa berbagai lapisan berbahaya yang dapat menyulitkan remaja berusia 17 tahun itu.

Berikut adalah lima alasan mengapa sang debutan, Souza, dapat mengejutkan “The Prodigy” di Singapura nanti.

#1 Tak Terkalahkan

Seperti Lee, Souza akan memasuki Circle dengan catatan rekor profesional yang sempurna.

Atlet Brasil ini memiliki catatan rekor sempurna 5-0 sejak ia memasuki jajaran atlet profesional pada Maret 2020 lalu. Dan dengan seluruh kemenangan yang diraihnya dalam waktu 18 bulan itu, ia tiba di “The Home of Martial Arts” dengan momentum yang positif.

“Vick” hanya mengenal kemenangan. Hal itu berarti keyakinan diri yang sangat tinggi – dan keyakinan itu dapat mengeluarkan sisi terbaik dari seorang kompetitor.

#2 Pencetak Penyelesaian

Souza tak hanya mengalahkan lawan-lawannya – ia menghancurkan mereka.

Empat dari lima kemenangannya itu diraih via penyelesaian ronde pertama, dengan dua TKO dan dua submission dalam catatan rekornya.

Perwakilan sasana Double Attack ini juga pernah mengakhiri laga dengan keputusan juri, dan pengalaman itu akan menjadi sangat berguna, tetapi instingnya akan menjadi aset terbesar menghadapi Lee.



#3 Memiliki Kemampuan Ground

Berasal dari keluarga pemegang sabuk hitam Brazilian Jiu-Jitsu, “The Prodigy” menunjukkan kemampuannya di ground dengan sepasang kemenangan submission beruntun di dalam Circle.

Tetapi, sementara lawan-lawan Lee sebelumnya tak dapat mengatasi permainan grappling-nya, Souza terlahir di negara asal BJJ dan memiliki catatan rekor kompetisi solid dalam “the gentle art” ini.

Terlebih lagi, “Vick” juga telah meraih berbagai medali dalam olahraga tersebut, yang membuktikan dirinya memang sebanding dengan rivalnya di atas kanvas.

#4 Tak Akan Menyerah Saat Bergulat

Elemen lain dari kesuksesan Lee adalah kemampuannya untuk mengatasi para lawan dengan tekanan dan kemampuan gulat, serta membawa laga kemana pun ia inginkan.

Namun, ia tak dapat meremehkan “Vick.” Warga Florianopolis ini juga gemar bergerak maju dan bergulat dengan serangan double-leg takedown cepat dan permainan clinch kuat di dinding Circle.

Pertarungan untuk meraih posisi dominan akan menjadi sangat krusial untuk menentukan siapa atlet yang unggul pada 24 September nanti.

#5 Striker Berpengalaman

Souza juga mungkin meyakini bahwa dirinya memiliki keunggulan dalam aksi stand-up. Jika itu yang terjadi, ia wajib menjaga laga di atas kaki dan menghindari permainan ground secara keseluruhan.

Wanita berusia 24 tahun ini berkompetisi dalam kickboxing dan bahkan merebut beberapa gelar nasional dalam disiplin tersebut.

Terlebih lagi, ia memenangkan debut kickboxing profesionalnya via KO, yang menunjukkan bahwa dirinya memiliki kekuatan besar.

Baca juga: Victoria Lee: Bayi, Membuat Kue, Dan Persiapan Kontra Souza

Selengkapnya di Fitur

Chinese kickboxer Liu Mengyang taps gloves with Japanese star Masaaki Noiri in their first fight
Superlek and Abdulla Dayakaev at The Inner Circle 14
Enkh Orgil Baatarkhuu (L) faces off with Elbek Alyshov (R) before The Inner Circle 24
Enkh Orgil
Zhang Peimian Jonathan Di Bella ONE162 1920X1280 47
Zhang Peimian gets ready for his fight at ONE Friday Fights 142
Joshua Pacio and Mansur Malachiev share a moment after their ONE Fight Night 15 battle.
Asadula Imangazaliev Nong O Hama ONE Friday Fights 147 7 scaled
uzbek
Allycia Hellen Rodrigues Phetjeeja Lukjaoporongtom faceoff The Inner Circle May 15 8 scaled
Jaosuayai Mor Krungthepthonburi Denis Puric ONE Friday Fights 100 21
Chartpayak Saksatoon Ramadan Ondash ONE Friday Fights 114 30 scaled