Berita

Adrian Mattheis Jagokan Sunoto, Yakin Mampu Atasi Gempuran Thang

10 Feb 2022

Sebagai sesama bintang Indonesia, Adrian “Papua Badboy” Mattheis turut memberi semangat bagi “The Terminator” Sunoto jelang laganya di ONE: BAD BLOOD, Jumat, 11 Februari esok.

Pandemi COVID-19 yang tak kunjung usai kerap menghalangi atlet bela diri campuran Indonesia untuk berlaga di pentas dunia, tak terkecuali bagi Adrian dan Sunoto.

Namun, perlahan para pejuang Indonesia mulai mendapatkan panggilan untuk kembali berlaga, dan kali ini “The Terminator” akan menghadapi pegulat berbahaya asal Myanmar, “The Dragon Leg” Tial Thang, yang akan membuka gelaran Jumat ini.

Untuk informasi, “The Dragon Leg” adalah anak didik mantan Juara Dunia dua divisi ONE Aung La “The Burmese Python” N Sang, yang juga sempat mendominasi atlet Indonesia Paul “The King” Lumihi.

Jelang laga spektakuler itu, Adrian pun mendukung atlet asal Blora itu sebagai bentuk solidaritasnya.

“Kalau saya, masih tetap ‘pegang sa punya orang Indonesia’. Apapun yang ia lakukan, saat itu sedang berjuang,” jelas Adrian dengan logat Timurnya yang khas ini.

“Jadi apapun yang terjadi sama bang Sunoto, saya tetap pilih [dirinya sebagai pemenang].”

Tak hanya menjagokan atlet veteran itu, Adrian juga mengatakan bahwa “The Terminator” akan mampu menahan gempuran Thang dan keluar sebagai pemenang setelah tiga ronde penuh.

“Kalau saya, sampai selesai, ‘decision’,” tegasnya.

Selain memberi dukungan pada rekan senegara, Adrian juga mempunyai sejumlah prediksi untuk laga eksplosif Jumat malam nanti, yang melibatkan beberapa nama besar dalam “The Home of Martial Arts.”

Di kartu utama malam itu, mantan Juara Dunia ONE Strawweight Yosuke “The Ninja” Saruta akan maju menghadapi Gustavo “El Gladiador” Balart. Sebagai sesama atlet dalam divisinya, Adrian menyebut bahwa “El Gladiador” memiliki modal untuk mengalahkan veteran MMA Jepang itu.

“Kalau untuk saya, [Yosuke] Saruta bagus sebagai grappler, tetapi [Gustavo] Balart itu juga gulat. Maka, ini nampak akan menjadi pertandingan seru kakak,” sebut “Papua Badboy.”

“Kalau untuk Adrian, 50:50, karena mereka juga ‘pendekar’, [atau] pendek kekar.”



Melihat latar belakang Balart sebagai pegulat tingkatan Olimpiade, Adrian meyakini bahwa perwakilan American Top Team itu akan mampu mengungguli teknik grappling elite milik Saruta.

“Setahu saya, seorang pegulat pasti menggunakan jurus mereka. Kalau pegulat, mereka punya ‘lingkup’ itu bahaya. [Saya dulu sempat] tarung gulat dulu,” jelas Adrian.

“Kalau saya [merasa] yang dari Kuba. Sampai selesai [via keputusan juri].”

Kemudian di awal kartu utama, hadir seorang veteran Muay Thai Dejdamrong Sor Amnuaysirichoke yang menghadapi tank asal Australia Danial “Mini-T” Williams.

Pada debut impresifnya melawan Rodtang “The Iron Man” Jitmuangnon, kini “Mini-T” kembali beraksi untuk menghadapi Dejdamrong. Hanya saja, mereka akan beraksi dalam disiplin bela diri campuran.

Dejdamrong sendiri adalah striker Thailand yang berhasil meraih kemenangan KO atas Adrian pada ronde pertama pada tahun 2017 lalu.

“Paling adu striking, kakak. Tidak ada kuncian ini, hanya takedown dan body control saja,” ucap Adrian.

Walau lebih veteran, tapi usia tak membuat Dejdamrong tumpul. Hal itu terlihat dalam laga terakhirnya saat melawan benih muda berbakat asal Tiongkok, “The Prince” Banma Duoji.

“Kebanyakan orang berkata [mereka yang lebih] tua itu sudah akan selesai, tapi kenyataannya belum. Itu semua pengalaman,” jelas perwakilan Tigershark Fighting Academy itu.

“Bagi Adrian, anak muda [memang dapat] menang, tetapi jangan salah. Orang tua bisa melawan kita dengan pengalaman.”

Hanya sebagai sesama bintang muda, Adrian masih akan menjagokan Williams.

“Karena saya anak muda, saya juga akan memilih anak muda [Danial Williams]. Anak muda, perasaan saya adalah ground-and-pound, pada ronde kedua,” pungkasnya.

Baca juga: 5 Alasan Menonton ONE: BAD BLOOD

Ikuti perkembangannya

Bawa ONE Championship kemana pun anda pergi! Daftarkan diri untuk mendapatkan akses ke berita terbaru, berbagai tawaran spesial dan kursi terbaik dalam gelaran langsung kami.
Dengan mengirimkan formulir ini, anda menyetujui pengumpulan, penggunaan dan pembukaan informasi anda berdasarkan Privacy Policy kami. Anda dapat membatalkan (unsubscribe) dari jenis komunikasi ini kapan saja.