Jonathan Haggerty Tundukkan Yuki Yoza Untuk Pertahankan Gelar Kickboxing Di ONE SAMURAI 1
Juara Dunia ONE Bantamweight Kickboxing Jonathan “The General” Haggerty kembali menunjukkan kelasnya dengan performa striking luar biasa saat mengalahkan Yuki Yoza di ONE SAMURAI 1, yang berlangsung di Ariake Arena, Tokyo, Jepang, pada Rabu, 29 April.
Sang raja divisi sukses melewati satu lagi ujian berat dalam pertahanan gelarnya dengan menampilkan ketenangan dan kecerdasan taktik sepanjang pertarungan lima ronde melawan mantan Juara K-1 tersebut.
Kedua petarung langsung terlibat pertukaran serangan sejak awal laga. Yoza, yang datang dengan rekor sempurna 3-0 di ONE Championship, tampil tajam dan membuka laga dengan front kick keras yang langsung memberi tekanan. Di sisi lain, Haggerty merespons dengan pergerakan lincah khasnya, kombinasi pukulan tajam, serta flying knee dalam pertukaran awal yang intens.
“The General” mempertahankan ritme tersebut di ronde kedua. Bintang Team Underground dan Knowlesy Academy itu terus aktif dengan kombinasi low kick dan pukulan, sambil berganti stance untuk membingungkan penantangnya.
Namun, Yoza tidak tinggal diam. Petarung berusia 28 tahun itu sempat memberikan perlawanan sengit lewat calf kick khasnya, pukulan ke tubuh, serangan berputar, serta counter yang bersih, yang sempat memperlambat tekanan Haggerty dan menjaga laga tetap kompetitif.

Meski demikian, Haggerty tetap lebih dominan di ronde ketiga. Petarung asal Inggris itu terus melancarkan kombinasi pukulan untuk mempertahankan keunggulan atas Yoza yang terus menekan.
Memasuki ronde-ronde krusial, fight IQ kelas dunia milik Haggerty menjadi pembeda utama. Ia tetap lincah, mampu mengatur jarak dengan baik, serta terus mencetak poin lewat pukulan, lutut, dan tendangan. Sementara itu, Yoza tetap maju tanpa henti, meski harus menerima banyak serangan.
Di ronde kelima, kedua petarung mengerahkan seluruh tenaga yang tersisa. Yoza sempat menemukan momentum lewat pukulan dan tendangan keras, bahkan mencoba rolling thunder di akhir laga. Namun, Haggerty tetap tenang dan membalas dengan counter tajam hingga bel akhir berbunyi.
Setelah lima ronde pertarungan striking kelas dunia, ketenangan, adaptasi, dan volume serangan Haggerty membawanya meraih kemenangan mutlak, sekaligus mempertahankan gelar ONE Bantamweight Kickboxing World Title.
Kemenangan ini membuat “The General” meningkatkan rekornya menjadi 24-5 dan menegaskan bahwa dominasinya di divisi tersebut masih jauh dari kata berakhir.