‘Tugas Terakhir Sebagai Petarung’ – Takeru Incar Pembalasan Sempurna Kontra Rodtang Di ONE SAMURAI 1

Rodtang Jitmuangnon Takeru Segawa ONE 172 42 scaled

Hanya ada satu cara bagi Takeru “Natural Born Krusher” Segawa untuk menutup kariernya. Dengan sabuk juara di pundak, knockout spektakuler, dan kemenangan atas sosok yang pernah menjatuhkannya.

Legenda kickboxing Jepang berusia 34 tahun itu akan menghadapi Rodtang “The Iron Man” Jitmuangnon dalam rematch akbar demi sabuk interim ONE Flyweight Kickboxing dalam laga utama ONE SAMURAI 1 di Ariake Arena, Tokyo, pada Rabu, 29 April.

Sebagai mantan juara K-1 tiga divisi dan salah satu striker terbaik yang pernah dimiliki Jepang, Takeru melihat pertarungan ini sebagai penutup sempurna.

Namun, penutup hanya akan berarti jika ia mampu menulis akhir yang tepat.

Takeru berujar pada onefc.com:

“Kami bisa memberikan pertarungan brutal yang diinginkan fans. Saya yakin akan menang, dan itu akan jadi momen yang tak terlupakan jika bisa mengalahkannya dalam baku hantam terkeras di dunia.”

Pertemuan pertama mereka di ONE 172 pada Maret lalu masih membekas.

Laga itu hanya berlangsung 80 detik sebelum pukulan keras Rodtang menjatuhkannya, sebuah kekalahan cepat yang belum pernah ia alami sebelumnya.

Kekalahan semacam itu tak bisa lepas dari ingatannya begitu saja:

“Itu kekalahan yang sangat cepat, dan itu belum pernah terjadi dalam karier saya. Api balas dendam itu masih ada.

“Itulah mengapa saya merasa ini adalah tugas terakhir saya sebagai petarung. Saya ingin mengalahkannya, lalu pensiun.”

Responsnya setelah kekalahan tersebut pun cukup tegas.

Di ONE 173, ia bangkit dengan performa dominan, menghancurkan Denis “The Bosnian Menace” Puric dengan empat knockdown sebelum menang TKO di ronde kedua. Kemenangan itu membuka kembali jalan menuju balas dendam menghadapi Rodtang.

Meski begitu, jagoan asal Team Vasileus ini tetap tidak memandang Rodtang secara sederhana:

“Saya tidak melihatnya sebagai petarung yang asal menyerang. Dia punya feint halus, variasi teknik, dan pukulan yang sangat berat. Dia menggunakan berbagai variasi serangan. Saya juga merasa setiap pukulannya sangat kuat dan keras.

“Kekuatan Rodtang tidak bisa dipahami hanya dari video. Itu yang membuatnya sangat berbahaya sebagai petarung. Kekuatannya terletak pada tenaga dari setiap serangannya. Selain itu, pertahanannya juga sangat baik.”

Namun, rasa hormat itu tidak mengurangi ambisinya. Ia tetap bertekad untuk menutup kariernya secara sempurna.

Dengan rekam jejak panjang penuh knockout dan dominasi tujuh tahun di K-1, Takeru percaya diri bisa meraih kemenangan pada 29 April mendatang.

Bintang asal Yonago ini mengatakan:

“Saya sudah mengalahkan banyak petarung tangguh dengan KO. Itu target saya. Saya ingin mengakhiri karier dengan KO yang indah, dan membuktikan bahwa saya adalah yang terkuat di dunia.”

Takeru Ingin Menjadi Standar Baru Bagi Era Mendatang

Sebuah kemenangan knockout dan Gelar Dunia ONE yang melingkar di pinggangnya akan menjadi sebuah penutup manis bagi Takeru Segawa.

Lebih dari sekadar ambisi pribadi, laga ini juga membawa makna besar bagi ONE SAMURAI.

Sebagai edisi perdana, Takeru sadar bahwa laga utamanya akan menjadi tolok ukur untuk masa depan ajang ini di Jepang.

Takeru mengatakan:

“Karena ini event pertama, keseruannya akan menentukan popularitas ONE SAMURAI ke depan.

“Sebagai main event melawan Rodtang, saya ingin menjadikannya pertarungan terbaik dan meneruskan semangat itu ke ajang-ajang berikutnya.”

Setelah hampir dua dekade, 45 kemenangan, dan warisan besar di dunia kickboxing, Takeru kini berada di ujung perjalanan.

Namun sebelum tirai benar-benar tertutup, ia masih punya satu pernyataan terakhir.

Takeru berujar:

“Saya ingin meninggalkan ring dengan orang-orang berkata bahwa Takeru adalah petarung terkuat di dunia.

“Untuk para fans dan keluarga, terima kasih atas dukungannya. Saya akan memenangkan sabuk ONE di laga terakhir saya. Tolong saksikan dan dukung saya.”

Selengkapnya di Berita

Ubaid Hussain makes his way to the ring against Isannuea Sor Sasiwat at The Inner Circle 28.
Petmuangsri Torfunfarm faces off with Gregor Thom ahead of The Inner Circle 29
Regian Eersel to defend his Muay Thai crown against George Jarvis in a highly anticipated rematch on October 2
Joshua Pacio faces Japan's Keito Yamakita for strawweight MMA gold on November 18
ONE Championship books Yuki Yoza vs. Nabil Anane in bantamweight kickboxing for ONE SAMURAI 4 on October 17
Elbrus Osmanov (L) vs. Denis Souza Jr. (R) is rebooked for ONE Fight Night 48
Wuttikrai Wor Chakrawut Mohammad Habibpour ONE Friday Fights 168
Brazil Aekmuangnon Petphupa Aekpujean ONE Friday Fights 168
Lenny Blasi Worapon Lukjaoporongtom The Inner Circle 28
Ubaid Hussain lands a axe kick on Isannuea Sor Sasiwat at The Inner Circle 28
Muay Thai fighters Worapon Lukjaoporongtom and Lenny Blasi face off ahead of The Inner Circle 28
Ubaid Hussain inside the ring at ONE Friday Fights 90.