Nong-O Dan Kongthoranee Siap Tuntaskan Rivalitas Dalam Trilogi Akbar Di ONE Friday Fights 160

Kongthoranee Sor Sommai Nong O Hamante Leon ONE Fight Night 31 104 scaled

Salah satu rivalitas paling menarik dalam Muay Thai modern akan segera mencapai babak penentunya.

Legenda hidup Nong-O Hama dan Kongthoranee Sor Sommai akan menyelesaikan persaingan mereka dalam laga trilogi Muay Thai divisi flyweight di ONE Friday Fights 160 pada Jumat, 26 Juni, yang berlangsung pada jam tayang utama Asia dari arena sakral Lumpinee Stadium di Bangkok, Thailand.

Pertemuan pertama mereka terjadi pada laga pendamping utama ONE Fight Night 28 pada Februari tahun lalu. Pertarungan tersebut juga menjadi debut Nong-O di divisi flyweight setelah mengukir era kejayaan sebagai mantan Juara Dunia Muay Thai ONE divisi bantamweight sebanyak delapan kali.

Duel itu memperlihatkan benturan gaya yang kontras dan intensitas tinggi yang hanya bisa dihadirkan dua petarung elite Muay Thai. Kongthoranee tampil agresif sejak awal dengan tendangan, teep, dan siku yang terus mengalir ke arah sang legenda.

Nong-O membalas pada ronde kedua dan mulai menemukan ritmenya. Namun, Kongthoranee kembali mengambil alih kendali pada ronde terakhir dengan melancarkan seluruh persenjataannya untuk mengamankan kemenangan lewat keputusan terbelah.

Hampir tiga bulan kemudian, keduanya kembali berjumpa dalam partai utama ONE Fight Night 31.

Datang dengan misi balas dendam, Nong-O langsung tampil menekan sejak detik pertama. Mantan juara dunia itu terus melancarkan serangan sepanjang tiga ronde dan tidak memberi ruang bagi Kongthoranee untuk membangun ritmenya sendiri.

Petarung Sor Sommai tersebut berusaha keras membalikkan keadaan setiap kali mendapat kesempatan, tetapi agresivitas Nong-O terbukti terlalu sulit dibendung. Kemenangan mutlak membuat kedudukan menjadi imbang 1-1 dan memastikan trilogi mereka bukan lagi sekadar kemungkinan, melainkan sebuah keniscayaan.

Kini, kedua petarung membawa seluruh sejarah tersebut kembali ke Lumpinee Stadium untuk menuntaskan persaingan yang memiliki arti besar bagi perjalanan karier masing-masing.

Kongthoranee, yang kini berusia 29 tahun, merupakan Juara Dunia Muay Thai Rajadamnern Stadium tiga kali dengan rekor 72-19. Ia adalah petarung komplet yang tengah berada di masa puncak dan sudah membuktikan dirinya mampu mengalahkan salah satu petarung terbaik sepanjang masa.

Di sudut lain, Nong-O yang berusia 39 tahun datang dengan rekor luar biasa 267-59. Wakil Evolve MMA itu membawa pengalaman dari lebih dari tiga dekade berkompetisi di level tertinggi Muay Thai dan akan berusaha membuktikan bahwa usianya belum menjadi penghalang untuk kembali menaklukkan rival lamanya.

Selengkapnya di Berita

Aliff Sor Dechapan faces off with Prajanchai Pongsuphan PK in the middle of the ONE Championship ring.
Three-time kickboxing World Champion Marat Grigorian prepares for battle.
Jonathan Haggerty and Hiroki Akimoto at the ONE SAMURAI 4 Ceremonial Weigh-Ins & Faceoffs
Prajanchai says a prayer before his fight against Ellis Badr Barboza at ONE Fight Night 28.
Johan Ghazali and Diego Paez trade strikes at ONE Fight Night 32.
Diego Paez cracks Johan Ghazali with an uppercut at ONE Fight Night 32.
Olivia Bahsous (L) vs Malia Weaver (R) is confirmed for The Inner Circle 35
Prajanchai Pongsuphan PK and Wang Junguang face off ahead of The Inner Circle 35
Nabil Anane Hiromi Wajima ONE 173 21
Allycia Hellen Rodrigues defeats Phetjeeja Lukjaoporongtom via split decision at The Inner Circle 19
Rustam Yunusov mendaratkan tendangan ke arah tubuh Suriyanlek Por Yenying di The Inner Circle 34.
Muay Thai fighters Suriyanlek Por Yenying and Rustam Yunusov face off ahead of The Inner Circle 34