‘Saya Ingin Melawannya’ – Rifdean Masdor Bidik Nadaka Setelah Raih Kontrak Miliaran Di The Inner Circle 19

Rifdean Masdor celebrates his win against Nongbia LaoLaneXang at ONE Friday Fights 107.

Rifdean “Magic Boy” Masdor datang ke The Inner Circle 19 dengan tekad untuk membuktikan diri. Ia pulang dengan sebuah KO, kontrak senilai US$100.000 (Rp1,7 miliar), dan tantangan yang mengirim pesan kepada seluruh divisi atomweight Muay Thai.

Petarung berusia 23 tahun itu mencetak kemenangan TKO ronde pertama atas wakil Iran, Javad Mozafari, dalam ajang khusus pelanggan yang disiarkan langsung melalui live.onefc.com dari Lumpinee Stadium yang ikonis di Bangkok.

Kemenangan tersebut — yang menjadi kemenangan ketujuhnya di ONE Championship sekaligus KO ronde pertama kelimanya di organisasi ini — mengantarkan wakil Sor Sommai dan Sor Kitrungroj itu meraih kontrak bernilai enam digit.

Dengan pencapaian tersebut, Rifdean bergabung bersama Johan “Jojo” Ghazali dan Aliff Sor Dechapan sebagai bagian dari kelompok eksklusif petarung Malaysia yang berhasil meraih kesempatan mengubah hidup tersebut di panggung global.

Bagi Rifdean, tiga tahun kerja keras, pengorbanan, dan keyakinan akhirnya membuahkan hasil yang selama ini ia yakini akan datang.

Ia berkata:

“Saya sudah menunggu kontrak ini selama tiga tahun. Saya mendapatkannya karena kerja keras. Disiplin dan motivasi selalu menjadi nomor satu bagi saya.

“Terima kasih banyak kepada Boss Chatri [Sityodtong] yang telah memberikan kontrak dan bonus ini, dan terima kasih kepada bos besar saya di Sor Sommai. Terima kasih kepada para penggemar dan keluarga saya. Terima kasih semuanya.”

Jalan menuju kontrak tersebut hadir melalui sebuah penampilan yang bahkan tidak sepenuhnya diperkirakan oleh Rifdean sendiri. Meski sudah mencatat empat KO ronde pertama di ONE sebelum laga ini, ia tidak mengira pertarungan akan berakhir begitu cepat.

Namun yang terjadi di atas ring tak menyisakan keraguan. Petarung Malaysia itu langsung mengambil kendali sejak bel pertama dan tidak memberi lawannya ruang untuk bernapas. Sebuah pukulan ke arah tubuh menjatuhkan Mozafari untuk pertama kalinya. Petarung Iran itu mampu bangkit, tetapi dua hook kiri ke tubuh mengakhiri pertandingan pada detik ke-94.

“Magic Boy” melanjutkan:

“Saya tidak menyangka bisa menang KO di ronde pertama karena apa pun bisa terjadi dalam pertarungan. Tapi Alhamdulillah, saya terus menekan sampai lawan saya jatuh.”

Finis tersebut menjadi puncak dari perjalanan luar biasa yang memang telah mengarah ke momen ini. Lima kemenangan beruntun, lima penyelesaian, dan kini kontrak roster utama yang membuka babak baru dalam kariernya.

Apa yang ia lakukan setelah itu memperlihatkan bahwa dirinya belum puas. Ia kini telah menempatkan namanya di peta persaingan atomweight Muay Thai, dan pesannya kepada divisi itu pun sangat jelas.

Rifdean mengatakan:

“Sekarang saya sudah mendapatkan kontrak, saya bahagia. Tapi semuanya belum selesai. Sampai jumpa di pertarungan berikutnya. Saya akan memberikan yang terbaik.”

Rifdean Bidik Nadaka

Sesuai ucapannya, Rifdean Masdor memang berniat memberikan yang terbaik, dan ia sudah mengetahui dengan pasti siapa lawan yang ingin dihadapinya.

Belum ada lawan yang diumumkan untuk debutnya di roster utama. Namun setelah kemenangan KO atas Mozafari, petarung Sor Sommai dan Sor Kitrungroj itu langsung mengarahkan pandangannya kepada Juara Dunia ONE Atomweight Muay Thai, Nadaka.

Ia berkata:

“Target saya berikutnya adalah menjadi Juara Dunia ONE. Jadi untuk pertarungan berikutnya, sampai jumpa di Jepang, Nadaka. Saya ingin melawannya.”

Tantangan tersebut disampaikan dengan penuh keyakinan, tetapi bukanlah ucapan seorang petarung yang terlalu terburu-buru.

Rifdean telah lama mengagumi perjalanan petarung Jepang tersebut yang menjelma menjadi salah satu striker terbaik generasinya. Kini, dengan kontrak roster utama di tangannya, petarung Malaysia itu yakin dirinya layak berada dalam pembicaraan yang sama.

Petarung berusia 23 tahun itu menutup:

“Saya akan berlatih keras untuk meraih sabuk itu. Nadaka adalah idola saya, dan saya ingin bertarung melawan idola saya. Itu akan menjadi pertarungan yang bagus.”

Selengkapnya di Berita

Rifdean Masdor celebrates his win against Nongbia LaoLaneXang at ONE Friday Fights 107.
Asadula Imangazaliev celebrates his World Title win over Aslamjon Ortikov at The Inner Circle 20.
Nong O Hama celebrates his win over Kongthoranee Sor Sommai at The Inner Circle 20.
Asadula Imangazaliev faces off with Aslamjon Ortikov ahead of their Muay Thai World Title fight
Aslamjon Ortikov Jordan Estupinan ONE Fight Night 43 5
Asadula Imangazaliev Nong O Hama ONE Friday Fights 147 9 scaled
Ryujin L debuts against Thongpoon R at The Inner Circle 23
Stamp Fairtex Ham Seo Hee ONE Fight Night 14 75 scaled
Denice Zamboanga Alyona Rassohyna ONE Fight Night 27 75 scaled
Kana Morimoto Stamp Fairtex ONE 173 18 scaled
Allycia Hellen Rodrigues Phetjeeja Lukjaoporongtom The Inner Circle 19 3 scaled
Roman Kryklia Samet Agdeve The Inner Circle 19 6 scaled