Hasil The Inner Circle 24: Elbek Alyshov Rebut Gelar Juara Dunia ONE Bantamweight MMA Dari Enkh-Orgil Baatarkhuu
Jagoan tak terkalahkan berdarah Azerbaijan-Rusia, Elbek Alyshov, menampilkan performa bersejarah dalam partai utama The Inner Circle 24 dengan menghentikan “The Tormentor” Enkh-Orgil Baatarkhuu untuk menjadi Juara Dunia ONE Bantamweight MMA yang baru.
Duel akbar mereka menjadi puncak ajang eksplosif pada jam tayang utama Asia yang disiarkan langsung dan eksklusif bagi pelanggan live.onefc.com dari Lumpinee Stadium yang legendaris di Bangkok pada Jumat, 31 Juli.
Atlet berusia 27 tahun itu tiba dengan keyakinan tinggi bahwa dirinya memiliki semua senjata untuk menggulingkan sang penguasa divisi, dan ia langsung membuktikan ucapannya sejak laga dimulai.
Alyshov meredam ancaman grappling Baatarkhuu sejak awal dengan menembus pertahanan lewat double-leg takedown sebelum mencari posisi dominan di kanvas. Dari sana, wakil Team Chingiz Allazov itu menggunakan kemampuan judonya untuk membuat atlet berusia 37 tahun tersebut kesulitan melepaskan diri.
Namun, Baatarkhuu segera menemukan jalan keluar. Ia berhasil lolos untuk membawa laga kembali ke posisi berdiri. Akibatnya, ia harus menerima siku pendek keras dari sang penantang ketika keduanya bertukar serangan dari jarak dekat. Meski begitu, veteran Mongolia itu juga sempat mendaratkan siku pendek saat mereka bergulat di clinch.
“The Tormentor” kemudian melepaskan spinning kick khasnya, tetapi serangan tersebut hanya menyerempet sasaran saat keduanya terus bertukar serangan jarak dekat hingga ronde pertama berakhir. Ronde kedua dimulai dengan pola serupa, tetapi kali ini bintang Azerbaijan-Rusia itu memastikan laga berakhir dengan jauh lebih meyakinkan.

Alyshov langsung menyerang dengan takedown satu kaki, tetapi rival berusia 37 tahun itu justru mencoba mengisolasi lengannya untuk mengeksekusi teknik kimura. Bintang Team Chingiz Allazov tersebut berhasil lolos dari ancaman, dan pertarungan kembali berlangsung di posisi berdiri.
Baatarkhuu kemudian mendaratkan tendangan tinggi, tetapi Alyshov membalas dengan dua uppercut kanan beruntun yang membuat sang juara bertahan terjatuh ke kanvas. Ia melanjutkannya dengan dua serangan ground tambahan hingga wasit menghentikan laga pada menit 2:52 ronde kedua.
Lewat kemenangan TKO tegas tersebut, Alyshov merebut Gelar Juara Dunia ONE Bantamweight MMA, memperpanjang rekor sempurnanya menjadi 11-0 dengan 10 finis, serta meraih bonus penampilan senilai US$50.000 (Rp900 juta) dari Chairman dan CEO ONE Chatri Sityodtong.