Hasil The Inner Circle 25: Abdulla Dayakaev Kembali Kalahkan Superlek, Marat Grigorian Tampil Dominan
Empat laga striking berkelas menjadi sajian pembuka sebelum Nabil Anane dan Suakim PongSuphan PK bertemu dalam laga eliminasi penantang Juara Dunia ONE Bantamweight Muay Thai yang menjadi partai utama The Inner Circle 25.
Malam tersebut kembali menyajikan aksi Muay Thai dan kickboxing kelas dunia, yang disiarkan secara eksklusif melalui live.onefc.com pada jam tayang utama Asia.
Berikut semua yang terjadi di Lumpinee Stadium yang legendaris di Bangkok pada Jumat, 7 Agustus.
Dayakaev Kembali Kalahkan Superlek Dalam Laga Ulang
Dalam laga sebelum partai utama, Abdulla “Smash Boy” Dayakaev mencetak kemenangan kedua secara beruntun atas Juara Dunia ONE Flyweight Kickboxing “The Kicking Machine” Superlek lewat TKO pada ronde kedua.
Superlek langsung menampilkan kualitas terbaiknya pada awal dari rematch bantamweight Muay Thai tersebut. “The Kicking Machine” menggunakan tendangan rendah presisi untuk terus mengganggu Dayakaev, yang secara agresif memburu kepala dengan hook keras.
Jagoan asal Buriram itu mengatur timing serangannya dengan sempurna dan mengguncang Dayakaev lewat step-through elbow andalannya, senjata yang sama saat ia mencetak knockout atas Juara Dunia ONE Bantamweight Kickboxing Jonathan “The General” Haggerty. Dayakaev mampu menyerap serangan keras tersebut dan tetap berdiri, tetapi ia kembali terkena pukulan kanan telak serta kombinasi tendangan kaki sebelum ronde berakhir.
“Smash Boy” bangkit pada ronde kedua dan membalas dengan tendangan rendah keras. Ia mendesak lawannya ke tali ring dan mendaratkan kombinasi satu-dua bersih yang disusul uppercut tajam. Namun, dalam pertukaran serangan tersebut, kaki belakang Superlek tiba-tiba tertekuk.
Superlek terjatuh ke kanvas dan menunjuk lututnya untuk memberi tahu wasit bahwa ia tidak dapat melanjutkan laga. Alhasil, wasit menghentikan pertandingan pada detik ke-39 ronde kedua, sekaligus memberi Dayakaev kemenangan kedua secara beruntun atas Superlek.
Hasil tersebut meningkatkan rekor Dayakaev menjadi 17-3 sekaligus menjaga ambisinya untuk mendapatkan laga ulang melawan Juara Dunia ONE Bantamweight Muay Thai Rambolek Chor Ajalaboon.
Grigorian Tundukkan Usubyan
Sebelum laga sengit Dayakaev dan Superlek, Marat Grigorian memastikan tempat di semifinal ONE SAMURAI Featherweight Kickboxing Tournament setelah mendominasi Mamuka Usubyan selama tiga ronde. Veteran berusia 35 tahun itu membuktikan bahwa dirinya berada di level berbeda sekaligus menepati janjinya untuk tidak menunjukkan belas kasihan.
Grigorian mengerahkan agresi khasnya secara maksimal, terus menekan atlet Rusia tersebut dengan hook keras dan tendangan kaki yang merusak sejak bel pembuka hingga akhir laga sebelum akhirnya meraih kemenangan lewat keputusan mutlak.
Berkat penampilan dominan tersebut, perwakilan Hemmers Gym itu mencetak kemenangan keempat secara beruntun dan meningkatkan rekor legendarisnya menjadi 71-14. Ia kini menanti pemenang laga perempat final antara Kosuke “Unstoppable Phoenix” Takagi dan “The Handsome White Dragon” Luo Chao, yang berlangsung di ONE SAMURAI 2 kurang dari 24 jam setelahnya.
Dalam laga strawweight Muay Thai, Dabdam Por Tor Tor Thongtawee mengakhiri rangkaian empat kekalahan beruntun dengan cara meyakinkan setelah menghentikan Tahaneak Nayokatasala via TKO pada ronde ketiga. Kemenangan penting tersebut meningkatkan rekor veteran Thailand itu menjadi 69-29.
Sementara itu, atlet berusia 16 tahun Chatpet Suablackmuaythai membuka malam dengan mencetak kemenangan ke-14 dalam kariernya sekaligus membalas kekalahan sebelumnya dari Riku Ito lewat keputusan mutlak dalam laga atomweight Muay Thai.