‘Bakal Sangat Ketat’ – Superbon Prediksi Finalis Turnamen Featherweight Kickboxing ONE SAMURAI

Superbon celebrates after defeating Masaaki Noiri at ONE 173.

Superbon akan segera mengetahui dua penantang teratas yang berupaya merebut Gelar Juara Dunia ONE Featherweight Kickboxing miliknya.

Turnamen Featherweight Kickboxing ONE SAMURAI berlanjut di ONE SAMURAI 4, yang berlangsung langsung dari Ariake Arena di Tokyo, Jepang, pada Sabtu, 17 Oktober.

Malam itu, dua laga semifinal akan tersaji. Legenda Armenia Marat Grigorian menghadapi sensasi China Luo Chao, sementara jagoan tuan rumah Masaaki Noiri beradu dengan algojo knockout Iran Mohammad Siasarani.

Pemenang turnamen nantinya akan mendapat kesempatan menantang Superbon. Sang penguasa divisi tentu punya perhatian besar terhadap siapa yang mampu lolos dari empat besar.

Saat diminta memberikan prediksi, bintang Thailand itu menjagokan dua mantan lawannya untuk melaju ke final.

Ia berkata:

“Menurut saya Marat akan memenangi laganya. Semifinal satunya sulit diprediksi, benar-benar 50-50. Tapi kalau harus memilih, bertarung di kandang sendiri memberi Noiri sedikit keuntungan untuk meraih kemenangan.

“Jadi kalau benar-benar harus memilih, saya akan bilang Marat dan Noiri. Tapi jujur, laga Noiri melawan Siasarani itu sangat ketat.”

Superbon mengenal keduanya dengan sangat baik.

Jagoan Thailand itu telah tiga kali menghadapi Grigorian sepanjang kariernya. Sang atlet Armenia mencetak knockout hanya dalam 29 detik pada pertemuan pertama mereka di sebuah ajang di China pada Februari 2018.

Superbon kemudian membalas dengan dua kemenangan mutlak beruntun di ONE X pada Maret 2022 dan ONE Friday Fights 58 pada April 2024.

Ia juga mengalahkan Noiri lewat keputusan mutlak dalam laga penyatuan Gelar Juara Dunia ONE Featherweight Kickboxing di ONE 173 pada November lalu.

Grigorian membawa segudang pengalaman menuju semifinal melawan Luo sekaligus datang dengan empat kemenangan beruntun. Di sisi lain, sang lawan asal China mengantongi tiga kemenangan beruntun dan memastikan tempat di empat besar setelah mengungguli Kosuke “Unstoppable Phoenix” Takagi.

Namun, seperti yang diakui Superbon, semifinal lainnya jauh lebih sulit diprediksi. Noiri membalas kekalahan sebelumnya dari “Spirit Dragon” Liu Mengyang lewat knockout dramatis pada ronde pertama dalam perempat final yang menjadi partai utama ONE SAMURAI 2 pada Agustus.

Siasarani juga tampil ganas pada malam yang sama dengan menghentikan Kaito Ono lewat tendangan kepala pada ronde pertama dalam partai pendukung utama, sekaligus menjaga rekor tak terkalahkannya dalam kickboxing di ONE Championship.

Atlet Thailand berusia 36 tahun itu menjelaskan:

“Laga itu bakal sangat ketat. Tapi karena berlangsung di kandang Noiri, kalau pertarungannya benar-benar 50-50, biasanya favorit tuan rumah akan mendapat sedikit keuntungan.”

Superbon Tak Punya Pilihan Khusus Di Antara Dua Rival Lamanya

Jika Marat Grigorian dan Masaaki Noiri sama-sama mampu melewati semifinal Turnamen Featherweight Kickboxing ONE SAMURAI, Superbon akan melihat dua wajah yang sangat familier di partai final.

Pemenang turnamen nantinya mendapat kesempatan menantang Gelar Juara Dunia ONE Featherweight Kickboxing miliknya, dan kedua petarung itu sudah pernah berbagi ring dengan sang superstar Thailand.

Namun, Superbon tak punya preferensi khusus soal siapa yang akhirnya menjuarai turnamen dan mendapat kesempatan berikutnya untuk merebut mahkotanya.

Ia berkata:

“Siapa pun dari mereka tidak masalah bagi saya. Saya sudah pernah menghadapi keduanya, jadi siapa pun yang lolos, Marat atau Noiri, saya tidak keberatan. Jujur, saya cuma ingin kembali naik ring dan bertarung.”

Meski sudah menyebut dua nama yang ia unggulkan, Superbon tetap enggan menjadikan prediksinya terdengar mutlak. Ia bahkan bercanda bahwa ramalan-ramalan sebelumnya sering menjadi bahan bagi penggemar untuk menyerangnya, sebelum akhirnya tetap memilih Grigorian dan Noiri.

Apa pun hasilnya, laga-laga tersebut membawa implikasi besar bagi warisan masing-masing. Kemenangan Grigorian di turnamen akan membuka jalan menuju pertemuan keempat dengan rival lamanya, sementara kejayaan Noiri akan memberinya kesempatan membalas kekalahan dalam laga Gelar Juara Dunia di ONE 173.

Pada akhirnya, beberapa laga berikutnya akan menentukan peta persaingan di jajaran teratas divisi featherweight kickboxing ONE Championship.

Ia berkata:

“Setiap kali saya membuat prediksi, orang-orang selalu senang mengkritik saya. Tapi kalau benar-benar dipaksa memilih, saya lebih condong ke Marat dan Noiri sebagai dua finalis.”

Selengkapnya di Berita

Superbon celebrates after defeating Masaaki Noiri at ONE 173.
Olivia Bahsous (L) vs Malia Weaver (R) is confirmed for The Inner Circle 35
Kiamran Nabati fires a shot at Nontachai's midsection during their main event clash at The Inner Circle 31.
Kiamran Nabati faces off with Nontachai Jitmuangnon ahead of The Inner Circle 31
Jonathan Haggerty celebrates his World Title win over Yuki Yoza at ONE SAMURAI 1.
Nadaka throws a solid right hand on Har Ling Om at ONE SAMURAI 3
Yod-IQ Or Pimolsri celebrates his World Title win at The Inner Circle 30.
Nadaka connects with a left kick on Har Ling Om at ONE SAMURAI 3
Rambolek vs Yod IQ at The Inner Circle 30
Seksan vs Muangthai at The Inner Circle 30 16
Nadaka Yoshinari faces off with Har Ling Om ahead of ONE SAMURAI 3
Muay Thai fighters Rambolek Chor Ajalaboon faces off with Yod-IQ Or Pimolsri ahead of The Inner Circle 30