Johan Ghazali Kembali Hadapi Johan Estupinan Di The Inner Circle 42 Pada 11 Desember

Johan Ghazali faces Johan Estupinan in a rematch at The Inner Circle 42

Pertarungan eksplosif bertajuk “Battle of the Johans” resmi memasuki babak kedua, saat dua striker muda di divisi flyweight menuntaskan apa yang telah mereka mulai.

Jagoan Malaysia Johan “Jojo” Ghazali dan spesialis KO asal Kolombia Johan “Panda Kick” Estupinan akan kembali bertemu di The Inner Circle 42 pada Jumat, 11 Desember, dalam laga ulang flyweight Muay Thai. Rematch ini akan tayang live pada jam tayang utama Asia dari Lumpinee Stadium di Bangkok, Thailand, dan disiarkan secara eksklusif bagi para anggota melalui live.onefc.com.

Bagi Ghazali, laga ini memiliki cerita tersendiri. Petarung berusia 19 tahun itu datang dengan tekad membalas salah satu kekalahan terpahit dalam karier sekaligus merebut kembali momentum yang direnggut Estupinan darinya.

Ghazali menggebrak panggung ONE Friday Fights dengan torehan impresif 6-1, yang membawanya meraih kontrak bergengsi senilai US$100.000 (Rp1,8 miliar) dan memikat perhatian penggemar di seluruh dunia. Berbekal kekuatan pukulan yang mengguncang, kepercayaan diri, serta kemampuan berbicara yang tajam di depan mikrofon, “Jojo” kini telah membukukan rekor karier 28-11, termasuk enam kemenangan finis spektakuler di ONE.

Namun, laju kebangkitannya tersendat ketika ia berhadapan dengan sesama fenomena muda, Estupinan, di ONE 170 pada Januari 2025. Setelah Ghazali mencetak knockdown pada ronde pertama yang membuatnya memegang kendali penuh atas pertarungan, Estupinan membalas dengan menjatuhkannya pada ronde kedua, mengambil alih keunggulan pada ronde terakhir, dan meraih kemenangan lewat keputusan mutlak.

Kekalahan tersebut mengawali salah satu periode paling berat dalam kariernya. Ghazali mencatatkan rekor 3-3 saat menghadapi para talenta pendatang baru terbaik di divisinya.

Di bawah bimbingan Juara Dunia ONE Featherweight Kickboxing Superbon, kemampuannya semakin terasah setiap kali menghadapi periode sulit. Perkembangan itu terlihat jelas di The Inner Circle 35 pada Oktober lalu, saat ia membalas kekalahannya dari Diego Paez melalui penampilan yang bisa dibilang paling komplet sepanjang kariernya.

Setelah menuntaskan satu rivalitas, Ghazali kini mengalihkan bidikannya ke rivalitas berikutnya.

Superbon advises Johan Ghazali between the rounds at The Inner Circle 35
Kredit Foto: ONE Championship

Estupinan, di sudut lain, siap menggagalkan ambisi balas dendam tersebut. Ia juga mengawali kiprahnya di ONE dengan lima kemenangan beruntun yang memukau.

Petarung berusia 24 tahun itu membawa ritme striking yang liar dan penuh nuansa salsa ke atas ring, memadukan sudut serangan tak lazim, serangan terbang, serta aksi atraktif untuk mengacaukan timing lawan.

Rangkaian kemenangan itu semakin istimewa berkat bonus penampilan senilai US$50.000 yang diraihnya dalam dua laga berturut-turut, sebelum kemenangan atas Ghazali mengantarkannya ke jajaran elite divisi tersebut.

Namun, Estupinan kemudian menghadapi masa sulitnya sendiri. Kekalahan lewat keputusan juri dalam laga sengit melawan petarung taktis asal Jepang Taiki Naito serta kekalahan TKO pada ronde kedua dari Black Panther memunculkan pertanyaan mengenai kedisiplinan pertahanannya dan kecenderungannya terlibat dalam jual beli serangan yang sembrono.

Perwakilan JCFernandez dan Team CSK itu menjawab berbagai keraguan tersebut dengan tegas dalam debut kickboxing-nya di ONE Fight Night 44 pada Juni lalu. Ia menampilkan performa paling komplet sejauh ini untuk menghentikan rekor sempurna Akif “King” Guluzada di ONE lewat kemenangan keputusan mutlak, sekaligus meningkatkan rekor keseluruhannya menjadi 28-2.

Kebangkitan di disiplin kickboxing itu sempat membuka jalan menuju laga ulang melawan Naito di ONE Fight Night 49, tetapi cedera memaksanya mundur dari ajang tersebut. Karena itu, 11 Desember akan menandai kembalinya ke Muay Thai.

Kedua petarung telah ditempa oleh berbagai kekalahan yang mereka alami, dan siapa pun yang tangannya terangkat pada 11 Desember akan memiliki alasan kuat untuk mengklaim satu tempat di jajaran lima besar divisi flyweight Muay Thai ONE yang sarat talenta.

Johan Estupinan celebrates victory over Akif Guluzada
Kredit Foto: ONE Championship

Selengkapnya di Berita

Johan Ghazali faces Johan Estupinan in a rematch at The Inner Circle 42
Numsurin Chor Ketwina and Akram Hamidi face off before their Muay Thai fight at The Inner Circle 36
Aliff Sor Dechapan faces off with Prajanchai Pongsuphan PK in the middle of the ONE Championship ring.
Three-time kickboxing World Champion Marat Grigorian prepares for battle.
Jonathan Haggerty and Hiroki Akimoto at the ONE SAMURAI 4 Ceremonial Weigh-Ins & Faceoffs
Prajanchai says a prayer before his fight against Ellis Badr Barboza at ONE Fight Night 28.
Johan Ghazali and Diego Paez trade strikes at ONE Fight Night 32.
Diego Paez cracks Johan Ghazali with an uppercut at ONE Fight Night 32.
Olivia Bahsous (L) vs Malia Weaver (R) is confirmed for The Inner Circle 35
Prajanchai Pongsuphan PK and Wang Junguang face off ahead of The Inner Circle 35
Nabil Anane Hiromi Wajima ONE 173 21
Allycia Hellen Rodrigues defeats Phetjeeja Lukjaoporongtom via split decision at The Inner Circle 19