Johan Ghazali Dan Diego Paez Jalani Laga Ulang Di The Inner Circle 35 Pada 16 Oktober
Kesempatan Johan “Jojo” Ghazali untuk membalas kekalahan dari Diego Paez akan terbuka lebar saat keduanya kembali ke panggung global untuk menuntaskan urusan yang belum selesai.
Kedua striker tersebut akan bertemu sekali lagi dalam laga flyweight Muay Thai di The Inner Circle 35 dari Lumpinee Stadium yang legendaris di Bangkok, Thailand. Ajang ini disiarkan langsung pada jam tayang utama Asia secara eksklusif bagi member live.onefc.com pada Jumat, 16 Oktober.
Pertemuan pertama mereka di ONE Fight Night 32 pada Juni tahun lalu menghasilkan perang sengit yang berlangsung ketat hingga bel akhir berbunyi.
Ghazali terus maju tanpa henti sepanjang tiga ronde, menekan perwakilan Classic Fight Team itu dengan kombinasi keras dan daya tahan luar biasa. Sementara itu, Paez membalas tekanan tersebut lewat footwork licin yang sulit dibaca serta serangan balik yang lebih bersih, termasuk beberapa serangan memutar yang berulang kali mengenai sasaran.
Presisi Paez pada fase akhir laga menjadi pembeda dan membawanya meraih kemenangan lewat keputusan terbelah, sekaligus kemenangan pertamanya di organisasi seni bela diri terbesar di dunia.
Ghazali bangkit dari kekalahan tipis tersebut lewat dua kemenangan impresif atas Zakaria El Jamari dan Ye Yint Naung. Namun, dua kekalahan dari Shimon Yoshinari dan Ramadan “The Scorpion” Ondash pada awal tahun ini membuat motivasinya kini semakin besar.
Kini, atlet berusia 19 tahun itu ingin memutus tren negatifnya di divisi baru. Jauh sebelum periode sulit tersebut, kekuatan eksplosifnya telah menjadi ciri utama perjalanan Ghazali di ONE, yang mencakup lima kemenangan knockout dan kontrak senilai US$100.000 (Rp1,8 miliar) untuk bergabung dengan jajaran atlet utama.
Ghazali tak pernah menghindar dari adu serangan jarak dekat, dan rekor 27-11 miliknya mencerminkan karier yang dibangun lewat gaya penuh risiko dan imbalan besar, bukan pendekatan hati-hati untuk sekadar mengumpulkan poin.
Paez akan mencoba menguji hal tersebut saat keduanya memperbarui rivalitas di The Inner Circle 35. Jagoan Kolombia-Amerika itu juga akan berusaha bangkit dari kekalahan lewat keputusan terbelah kontra Black Panther di ONE Fight Night 42 pada April lalu.
Atlet berusia 32 tahun itu membangun kariernya lewat presisi, timing, dan kreativitas alih-alih kekuatan semata, kombinasi kemampuan yang terbukti menjadi pembeda saat keduanya pertama kali berbagi ring.
Dua petarung, satu keinginan yang sama untuk memulai kembali dari jalur kemenangan, serta urusan yang masih belum selesai. Pertemuan pertama mereka sudah menunjukkan apa yang bisa terjadi saat keduanya berada di ring yang sama, dan rematch ini berpotensi menghadirkan aksi yang bahkan lebih keras.
Pantau terus onefc.com untuk tambahan laga The Inner Circle 35 di Lumpinee Stadium, Bangkok, pada Jumat, 16 Oktober.