Dapat Lawan Baru, Lito Adiwang Kini Hadapi Antonio Cesar Di ONE Fight Night 45

Photo collage of Lito Adiwang and Antonio Cesar

Lito “Thunder Kid” Adiwang mendapatkan lawan baru untuk penampilannya yang akan datang.

Petarung favorit asal Filipina itu kini dijadwalkan menghadapi debutan asal Brasil, Antonio “The Flash” Cesar, dalam laga MMA divisi flyweight di ONE Fight Night 45, yang disiarkan langsung pada jam tayang utama Amerika Serikat dari Lumpinee Stadium, Bangkok, Thailand, pada Jumat, 17 Juli.

Adiwang sebelumnya dijadwalkan menghadapi Joshua “Flyin Hawaiian” Perreira. Namun, kini ia akan berhadapan dengan pendatang baru berbahaya yang datang dengan modal momentum besar untuk debutnya di ONE Championship.

Laga ini menambah daftar pertarungan MMA menarik pada ajang yang akan dipuncaki duel Muay Thai divisi featherweight antara Luke “The Chef” Lessei dan Mohamed “The Eagle” Younes Rabah.

Selama sebagian besar kariernya di ONE Championship, Adiwang bertarung di divisi strawweight. Kecepatan, serangan wushu eksplosif, dan kekuatan pukulannya menjadikannya salah satu ancaman paling berbahaya di divisi tersebut.

Namun, sejak naik ke divisi flyweight, performa “Thunder Kid” justru semakin impresif.

Petarung Soma Fight Club itu menjalani debut flyweight saat menghadapi Mauro “Dinamita” Mastromarini di ONE Fight Night 37 pada November lalu. Setelah keluar-masuk jangkauan serangan lawan dengan lincah, Adiwang mendaratkan hook kiri keras sebelum mengakhiri laga lewat ground and pound untuk meraih kemenangan TKO pada ronde pertama.

Ia kemudian kembali tampil di divisi flyweight menghadapi Juara Gulat Indonesia Eko Roni Saputra di ONE Fight Night 43 pada Mei lalu, dan hasilnya bahkan lebih meyakinkan.

Adiwang langsung menekan dengan hook-hook keras, melukai Saputra sejak pertukaran serangan pertama, lalu melepaskan rentetan pukulan tanpa balasan yang memaksa wasit menghentikan laga hanya dalam waktu 34 detik.

Setelah penampilan dominan tersebut, petarung berusia 33 tahun itu menegaskan bahwa masa depannya berada di divisi flyweight MMA dan ia ingin menguji dirinya melawan para penantang terbaik di kelas tersebut.

Kini, dengan dua kemenangan TKO ronde pertama secara beruntun, 18 kemenangan sepanjang karier, dan persentase penyelesaian sebesar 75 persen, Adiwang telah membuktikan dirinya sebagai ancaman nyata di divisi barunya.

Satu lagi kemenangan meyakinkan pada 17 Juli nanti akan memperpanjang kemenangan beruntunnya menjadi tiga, memperkuat posisinya untuk menghadapi lawan yang lebih tinggi di divisi flyweight, sekaligus membawanya semakin dekat menuju kesempatan memperebutkan gelar Juara Dunia ONE yang telah lama diincarnya.

Namun, terlebih dahulu ia harus melewati hadangan pendatang baru lapar yang sedang menikmati laju impresif di Brasil.

Cesar Bawa Modal Delapan Kemenangan Beruntun Ke ONE

Cesar akan menjalani debut di panggung global dengan rekor profesional 13-2 dan delapan kemenangan beruntun.

Petarung Brasil berusia 22 tahun itu terus mengembangkan kemampuannya di berbagai ajang Amerika Selatan. Ia menunjukkan kemampuan menjaga tempo tinggi selama tiga ronde sekaligus menjadi semakin berbahaya dalam pertarungan bawah.

Perkembangan tersebut terlihat jelas dalam dua penampilan terakhirnya.

“The Flash” berhasil memaksa dua lawannya menyerah lewat rear-naked choke hanya dalam rentang dua bulan pada 2026. Hasil itu memperpanjang rentetan kemenangannya menjadi delapan sekaligus membuka jalan menuju organisasi seni bela diri terbesar di dunia.

Alih-alih mendapatkan lawan yang lebih mudah pada debutnya, petarung Brasil itu langsung dihadapkan pada lawan sarat pengalaman yang telah bertahun-tahun bersaing melawan atlet elite.

Kemenangan atas Adiwang akan memperpanjang rentetan kemenangannya menjadi sembilan, memperkenalkan namanya kepada penggemar di seluruh dunia, sekaligus langsung menempatkannya sebagai salah satu pendatang baru paling menarik di divisi flyweight MMA.

Di sisi lain, tantangan ini juga sangat penting bagi Adiwang.

Petarung Filipina tersebut berhasil membangun kembali momentumnya lewat dua kemenangan finis spektakuler dan kini ingin melanjutkan kebangkitan itu menuju persaingan di papan atas divisi. Namun, Cesar adalah sosok pendatang baru penuh ambisi yang bisa menggagalkan semua rencana tersebut hanya dengan satu penampilan gemilang.

Saat keduanya bertemu di ONE Fight Night 45, pengalaman eksplosif milik Adiwang akan berbenturan dengan momentum, usia muda, dan kemampuan submission Cesar yang terus berkembang dalam duel flyweight yang mempertaruhkan banyak hal.

Selengkapnya di Berita

Muay Thai fighters Songchainoi Kiatsongrit and Banluelok Sitwatcharachai face off ahead of The Inner Circle 27
(From left) Stamp Fairtex, Selina Flores, Jaosuayai Mor Krungthepthonburi, Jordan Estupinan.
Stella Hemetsberger lands a body kick on Natalia Diachkova at ONE Fight Night 46
Stella Hemetsberger will defend her Muay Thai belt against Natalia Diachkova
Nabil Anane at The Inner Circle 25
Masaaki Noiri celebrates after stopping Liu Mengyang at ONE SAMURAI 2
Suakim celebrates his win over Nabil Anane at The Inner Circle 25.
Abdulla Dayakaev lands a left hand on Superlek at The Inner Circle 25.
Masaaki Noiri faces off with Liu Mengyang with the Tokyo skyline in the background
Nabil Anane and Suakim face off ahead of The Inner Circle 25
Superlek, Jonathan Di Bella, Nadaka, and Rifdean Masdor are scheduled to compete at ONE SAMURAI 4
Nabil Anane punches Ilias Ennahachi at ONE Friday Fights 126