Hasil The Inner Circle 29 Mei – Ramadan Ondash Tumbangkan Suriyanlek, Tantang Johan Ghazali
Ramadan “The Scorpion” Ondash menunjukkan dimensi baru dalam permainannya dan kembali ke jalur kemenangan setelah mengalahkan Suriyanlek Por Yenying lewat keputusan mutlak dalam partai utama Muay Thai divisi flyweight The Inner Circle pada Jumat, 29 Mei, yang disiarkan eksklusif melalui live.onefc.com dari arena sakral Lumpinee Stadium di Bangkok, Thailand.
Ondash tetap menampilkan agresivitas khasnya sambil menepati janjinya untuk menggunakan senjata yang lebih beragam. Sejak awal laga, ia merepotkan Suriyanlek dengan sapuan, spinning backfist, serta pukulan-pukulan keras ke kepala dan tubuh setiap kali keduanya bertukar serangan dalam jarak dekat.
Pada ronde kedua, fenomena berusia 19 tahun itu sempat menerima tendangan tinggi dari Suriyanlek. Namun, ia segera membalas dengan meningkatkan intensitas serangan dan mengguncang lawannya lewat overhand kiri tajam. Tak lama kemudian, Ondash menekan petarung Thailand itu ke tali ring dan melepaskan rentetan pukulan yang menghasilkan knockdown pertama dalam laga tersebut.
Suriyanlek mampu bangkit dan selamat dari gelombang serangan berikutnya demi menuju ke ronde terakhir.
Di ronde ketiga, kombinasi tiga hook beruntun membuat Suriyanlek terpantul dari tali ring. Namun, petarung Thailand itu membalas dengan kombinasi pukulan yang memaksa Ondash mengatur ritme dan kondisi fisiknya dengan lebih hati-hati.
Suriyanlek kemudian mengambil alih inisiatif serangan dan memaksa Ondash bergerak mundur, sementara bintang Tiger Muay Thai itu mengandalkan pukulan hook andalannya sebagai serangan balasan. Meski beberapa kali terlihat terluka, petarung Thailand tersebut menunjukkan ketangguhan luar biasa dan terus maju hingga bel akhir berbunyi.
Setelah tiga ronde penuh aksi, knockdown pada ronde kedua menjadi pembeda.
Ondash meraih kemenangan lewat keputusan bulat, mempertajam rekornya menjadi 13-4, dan langsung menyerukan duel impian melawan Johan “Jojo” Ghazali, yang akan mempertemukan dua talenta muda menjanjikan dalam olahraga ini.
Sang petarung Malaysia langsung menjawab tantangan tersebut dan mengaku siap kapanpun dan di manapun laga akan tersaji.
Abdallah Ondash Hentikan Denkriangkrai Dalam 97 Detik, Tantang Aliff
Sebelumnya pada malam yang sama, kakak Ramadan, Abdallah Ondash, membuka jalan dengan kemenangan KO spektakuler atas Denkriangkrai Mavinn Muaythai dalam duel Muay Thai kelas strawweight.
Petarung berusia 24 tahun itu menangkap tendangan lawannya dan langsung membalas dengan low kick ke kaki depan Denkriangkrai. Beberapa saat kemudian, petarung Thailand tersebut mencoba melakukan hal serupa, tetapi Ondash kembali merespons dengan cara yang sama.
Yang terjadi setelahnya adalah knockout brutal.
Sebuah hook kanan keras ke kepala membuat Denkriangkrai limbung, sebelum Ondash menambah kerusakan dengan tendangan kiri ke tubuh saat lawannya sedang terjatuh ke kanvas.
Petarung Thailand itu tidak mampu bangkit sebelum hitungan wasit berakhir, sehingga Ondash dinyatakan menang melalui KO pada 1:37 ronde pertama.
Kemenangan tersebut menjadi KO keempat beruntunnya sekaligus meningkatkan rekornya menjadi 24-2. Dalam wawancara pasca-pertandingan, Ondash menantang bintang Thailand-Malaysia Aliff Sor Dechapan, satu-satunya petarung yang pernah mengalahkan adiknya, Ramadan, di ONE Championship.