Mengapa Kekalahan Tak Akan Menghentikan Laju Sunoto

"The Terminator" Sunoto

Jalan yang “The Terminator” Sunoto tempuh demi meraih mimpi tidak selalu mulus. Terkadang, ada rintangan yang membuat langkahnya terhenti sebelum bisa kembali berlari.

“The Terminator” harus menerima kekalahan dalam lawatan pertamanya ke Tokyo, Jepang pada tanggal 13 Oktober lalu. Berhadapan dengan atlet Korea Selatan, “Pretty Boy” Kwon Won Il, ia harus mengakui keunggulan lawan pada ronde pertama.

Kwon Won Il 💢taklukkan Sunoto di pertandingan pembuka ONE: CENTURY

Kwon Won Il 💢taklukkan Sunoto di pertandingan pembuka ONE: CENTURY.

Posted by ONE Championship Indonesia on Saturday, October 12, 2019

Hasil tersebut cukup memberikan luka bagi Sunoto, yang telah berjuang keras jauh sebelum dilangsungkannya laga pembuka ONE: CENTURY PART I tersebut, yang juga merupakan ajang bela diri terbesar yang pernah dirinya jalani.

Namun, Sunoto tetap mensyukuri hasil yang ia dapatkan dan bertekad untuk terus berjuang demi meraih mimpi terbesarnya menjadi seorang Juara Dunia. Dalam laga itu, sesuai rencananya, perwakilan IndoGym/Phantom MMA ini mencoba memulai laga dengan agresif dan mengincar duel bawah.

Sunoto mengincar kaki Won Il dan mencoba menjatuhkannya, namun atlet muda asal Korea Selatan ini berhasil lolos dan kembali membawa duel pada posisi stand-up.

Kontes catchweight 68 kilogram ini sempat terhenti saat area sensitif Sunoto menerima terjangan. Saat laga berlanjut, “The Terminator” sempat kembali mencoba melayangkan pukulan ke arah “Pretty Boy,” namun itu hanya membuka pertahanan Sunoto.

Won Il mendaratkan tinjuan kanan yang telak di pipi Sunoto – yang langsung menjatuhkannya – sebelum lanjut melayangkan serangkaian pukulan sampai wasit menghentikan laga dan memberi kemenangan TKO dan yang ke-10 bagi atlet berusia 24 tahun ini pada menit 1:43 pada ronde pertama.



“Kekalahan ini justru menjadi cambuk bagi saya agar tidak mudah berpuas diri dalam berlatih dan terus berdoa. Hasil ini tidak terlepas dari faktor-faktor lain selain latihan. Mungkin doa saya kurang,” tanggap Sunoto saat dihubungi setelah ajang ini berakhir.

“Menang dan kalah sudah menjadi bagian dari sebuah pertandingan. Hasil memang seperti itu, tapi kita akan berusaha dua kali lipat. Saya sudah pernah kalah sebelumnya, tapi mampu menang lagi di laga lain.”

Atlet berusia 34 tahun ini percaya bahwa masih ada potensi dalam dirinya yang belum maksimal, dimana ia akan segera kembali ke sasana demi meningkatkan kemampuannya.

“Dan saya yakin bisa lebih baik lagi. Semoga kedepan saya dapat lebih habis-habisan [mengeluarkan kemampuan],” tutur atlet kelahiran Blora, Jawa Tengah ini.

“Mungkin saya harus mengubah game plan. Jadi harus memperbanyak striking lagi kalau bertemu lawan dengan jangkauan panjang. Setidaknya saya dapat mengimbangi.”

“Saya merasa teknik striking saya memang harus diasah.”

Kwon Won Il defeats Sunoto at ONE CENTURYDA 0026

Sunoto adalah salah satu atlet paling senior milik Indonesia di “The Home Of Martial Arts.”

Laga di Tokyo ini adalah yang ke-16 bagi dirinya sejak menjalani debut di panggung dunia tahun 2015 lalu. Sejauh ini, ia mencatatkan sembilan kemenangan – salah satu yang terbanyak dari seluruh atlet tanah air.

Secara keseluruhan, Sunoto mengantongi 11 kemenangan dalam ajang seni bela diri profesional, dimana hal ini membuatnya menjadi salah satu kandidat terdepan dari Indonesia untuk mendapatkan kesempatan menantang gelar sesuai dengan mimpi terbesarnya.

Sunoto memang lahir dari keluarga sederhana dan sempat putus sekolah setelah lulus Sekolah Dasar, namun keberaniannya dan daya juang yang ia miliki mampu membantunya membulatkan tekad.

Pria yang saat ini sedang menikmati waktu bersama keluarganya ini tetap bertekad untuk menjadi Juara Dunia, demi membanggakan orang tua dan meningkatkan ekonomi keluarganya.

Baca Juga: Hasil Lengkap Kartu Pendahuluan ONE: CENTURY PART I

Selengkapnya di Berita

Regian Eersel to defend his Muay Thai crown against George Jarvis in a highly anticipated rematch on October 2
Joshua Pacio faces Japan's Keito Yamakita for strawweight MMA gold on November 18
ONE Championship books Yuki Yoza vs. Nabil Anane in bantamweight kickboxing for ONE SAMURAI 4 on October 17
Elbrus Osmanov (L) vs. Denis Souza Jr. (R) is rebooked for ONE Fight Night 48
Wuttikrai Wor Chakrawut Mohammad Habibpour ONE Friday Fights 168
Brazil Aekmuangnon Petphupa Aekpujean ONE Friday Fights 168
Lenny Blasi Worapon Lukjaoporongtom The Inner Circle 28
Ubaid Hussain lands a axe kick on Isannuea Sor Sasiwat at The Inner Circle 28
Muay Thai fighters Worapon Lukjaoporongtom and Lenny Blasi face off ahead of The Inner Circle 28
Ubaid Hussain inside the ring at ONE Friday Fights 90.
Itsuki Hirata and Jihin Radzuan run it back at ONE SAMURAI 4
Elmehdi El Jamari makes his way to the ring at ONE Fight Night 30