‘Akan Saya Habisi Dia’ – Anatoly Malykhin Janjikan Akhir Brutal Dalam Rematch Kelas Berat Melawan Reug Reug

Anatoly Malykhin Oumar Kane ONE 169 15

Raja dua divisi MMA Anatoly “Sladkiy” Malykhin memang cukup lama absen dari panggung global, tetapi jeda panjang itu justru semakin mempertajam kekuatan knockout miliknya.

Monster asal Rusia tersebut akhirnya akan kembali bertarung di ONE Championship dalam partai utama The Inner Circle, Jumat, 15 Mei, saat ia menantang Juara Dunia ONE Heavyweight MMA “Reug Reug” Oumar Kane dalam rematch yang sangat dinantikan untuk memperebutkan sabuk divisi heavyweight.

Ajang ini akan tayang eksklusif bagi member lewat live.onefc.com dari Lumpinee Stadium di Bangkok.

Rematch blockbuster ini awalnya dijadwalkan berlangsung di ONE 173 di Tokyo pada November lalu, namun sang juara asal Senegal mengalami cedera akibat kecelakaan mobil di Dubai sehingga pertarungan harus ditunda.

Bagi petarung sekompetitif Malykhin, jeda panjang dari pertandingan bisa saja menjadi tantangan mental. Namun, Juara Dunia ONE Middleweight dan Light Heavyweight MMA itu justru memanfaatkan waktu tambahan tersebut untuk mengunci diri di gym dan mempertajam kemampuan destruktifnya.

“Sladkiy” memahami bahwa tanggal pertandingan tidak sepenting darah, keringat, dan kerja keras setiap hari dalam persiapannya.

Ia berujar pada onefc.com:

“Bagi saya, penundaan bukan hal yang aneh. Entah ‘Reug Reug’ cedera atau apa pun yang terjadi, itu tidak mengubah apa pun untuk saya. Saya hanya terus berlatih, terus mempersiapkan diri, dan terus menjalani mimpi saya. Saya selalu dalam kondisi siap. Seni bela diri adalah hidup saya.

“Saya bukan tipe petarung yang hanya berlatih untuk pertandingan lalu bersantai saat tidak punya lawan. Saya tidak pernah benar-benar berhenti. Saya selalu fokus. Bagi saya sederhana saja, saya benar-benar mencintai apa yang saya lakukan.”

Saat pertama kali bertemu di ONE 169 pada November 2024, Malykhin dan Kane menyajikan perang brutal selama 25 menit yang berakhir dengan split decision tipis untuk petarung Senegal tersebut. Hasil itu menjadi noda pertama dalam karier profesional Malykhin sekaligus merenggut sabuk heavyweight MMA dan statusnya sebagai juara dunia MMA tiga divisi ONE.

Sejak malam itu, tensi panas di antara keduanya terus meningkat. Baru-baru ini, “Reug Reug” semakin memanaskan rivalitas dengan meremehkan kekuatan knockout Malykhin, bahkan mengklaim bahwa ia bisa menerima pukulan kiri terbaik sang Rusia “dengan mudah.”

Malykhin langsung membantah narasi tersebut sambil menunjuk bukti nyata dari pertarungan pertama mereka:

“Tidak mungkin mengabaikan kekuatan knockout saya. Saya menghabisi semua lawan saya, dan dia berikutnya. Kalau dia bilang dia ‘memakan hook kiri saya’ dan tidak merasakannya, ada foto yang menunjukkan kenyataannya. Bibirnya sampai terpental sekitar 20 sentimeter dari wajahnya. Itu faktanya.”

Meski “Reug Reug” terus membanggakan daya tahannya dan berjanji akan mencetak finish spektakuler di rematch ini, Malykhin menilai ancaman striking lawannya hanyalah omong kosong.

Dari analisis detail pertarungan pertama mereka, petarung Rusia itu merasa gaya bertarung Kane tidak sesuai dengan trash talk agresif yang ia lontarkan.

Malykhin berkata:

“Dia harus sedikit lebih tenang. Dia bahkan tidak banyak meng-KO lawannya, jadi terdengar aneh saat bicara soal menghabisi saya. Dia bukan striker yang sangat kuat. Sebagian besar waktu dia hanya mundur dan bersembunyi.

“Saya memang tidak berhasil menghabisinya di pertarungan pertama, tapi saya akan melakukannya kali ini. Pelajaran terbesar yang saya dapat? Jangan serahkan hasil ke juri. Habisi pertarungannya.”

Meski begitu, Malykhin yang mewakili One Chance Team dan Tiger Muay Thai tidak pernah meremehkan lawannya. Ia mengakui kesalahan besar yang membuatnya kehilangan sabuk heavyweight.

Setelah meninjau kembali penampilannya di ONE 169, veteran Rusia itu sadar dirinya sempat menjauh dari fondasi grappling yang selama ini membuatnya begitu dominan.

Untuk memastikan sejarah tidak terulang, ia kembali ke dasar latihan paling keras.

Ia menambahkan:

“Kalau soal saya, sekarang saya lebih cerdas. Saya melakukan penyesuaian dalam persiapan, lebih fokus ke wrestling dan sparring MMA. Di pertarungan terakhir, saya sedikit menjauh dari sistem itu. Sekarang saya kembali ke sistem lama saya, latihan keras. Saya tidak menciptakan sesuatu yang baru. Saya hanya kembali ke apa yang membuat saya kuat.

“Saya bukan petarung yang berbeda. Saya tetap Anatoly yang sama. Bedanya, saya kembali menjalani latihan keras seperti dulu dan sekarang lebih fokus. Tidak ada perubahan besar. Saya sempat mengambil waktu untuk istirahat dan memulihkan diri, dan sekarang saya siap menunjukkan kekuatan saya lagi.”

Malykhin Prediksi Balas Dendam Tuntas Di Ronde Pertama

Meski rivalitas mereka semakin panas, Anatoly Malykhin memahami nilai besar dari berbagi ring dengan lawan kelas dunia.

Setiap juara hebat membutuhkan rival yang mampu mendorong mereka sampai batas maksimal, dan Malykhin sepakat dengan pernyataan Kane bahwa perseteruan mereka adalah sesuatu yang dibutuhkan divisi heavyweight MMA.

Bahkan, striker Rusia tersebut sudah membayangkan rivalitas trilogi lintas benua.

Ia menjelaskan:

“Tentu saja, ini rivalitas yang luar biasa untuk divisi heavyweight. Dua petarung yang sama-sama bisa striking dan wrestling, itu yang membuatnya menarik bagi penggemar.

“Saya percaya ini baru permulaan sesuatu yang besar. Pertama, saya akan meng-knockout dia sekarang. Lalu kami bisa menciptakan sesuatu seperti ‘Thrilla in Manila’ – trilogi sungguhan. Setelah itu, saya akan meng-knockout dia lagi di Afrika, di depan pendukungnya sendiri.”

Namun sebelum semua itu terjadi, Malykhin harus merebut kembali sabuknya pada 15 Mei nanti. Sesuai reputasinya, petarung Rusia tersebut tidak datang untuk memainkan duel strategi selama 25 menit lagi.

Ia memasuki The Inner Circle dengan satu tujuan: finish brutal.

Jika berhasil merebut kembali sabuk heavyweight MMA, sang juara multi-divisi siap langsung kembali bertarung untuk mempertahankan gelarnya.

Kali ini, “Sladkiy” mengincar finish tanpa ampun — dan ia yakin tidak akan meleset.

Malykhin menutup:

“Saya datang untuk meng-knockout dia. Itu selalu tujuan saya. Para penggemar tahu itu. Karena itulah mereka menonton pertarungan saya. Kali ini saya akan tetap tenang, tetap tajam, dan mencari finish. Dan saya akan mendapatkannya di ronde pertama, seperti biasanya.

“Setelah mengalahkan ‘Reug Reug,’ saya siap bertarung lagi di divisi ini. Kalau ada lawan kuat, saya terbuka untuk mempertahankan sabuk saya. Berat badan bukan masalah bagi saya. Saya bisa mencapainya dengan mudah. Saat ini fokus saya adalah pertarungan ini, tapi saya siap untuk apa pun setelahnya.”

Selengkapnya di Berita

Anatoly Malykhin Oumar Kane ONE 169 15
Adam Sor Dechapan Enzo Clarisse The Inner Circle, 8 Mei
AdamSorDechapan Enzo Clarisse Faceoffs 1920X1280 scaled
Adam Sor Dechapan Walid Snoussi ONE Friday Fights 141 1 scaled
Haggerty
Elbrus Osmanov Ratchasiesan Laochokcharoen The Inner Circle May 1 16 scaled
Kulabdam Sor Jor Piek Uthai Ferzan Cicek ONE Friday Fights 103 19 scaled
Elbrus Osmanov Saemapetch Fairtex ONE Friday Fights 125 6 scaled
Ratchasiesan Kulabdam ElbrusOsmanov OFF152 Faceoffs scaled
Avazbek Kholmirzaev Yuya Wakamatsu ONE SAMURAI 1 13 scaled
Nadaka Songchainoi Kiatsongrit ONE SAMURAI 1 15 scaled
Takeru Segawa Rodtang Jitmuangnon ONE SAMURAI 1 8 scaled