Liam Harrison Incar 2 Atlet Unggulan Demi Raih Laga Melawan Nong-O

British Muay Thai World Champion Liam Harrison walks to the ring in his punisher shirt

Target Liam “Hitman” Harrison sangatlah sederhana: menghibur para penggemar ONE Super Series dengan kemampuan striking-nya dan merebut gelar Juara Dunia ONE Bantamweight Muay Thai.

Nak muay legendaris asal Inggris ini telah mencapai tiap target yang ditetapkannya dalam “seni delapan tungkai,” dan fokusnya akan sangat jelas saat kalender ajang ONE Championship 2020 berlanjut setelah pandemi COVID-19 ini berakhir.

“Tentunya, saya telah berusaha menjaga kondisi saya, namun saya ingin sebuah laga, sebuah tanggal dan sebuah rencana yang jelas,” perwakilan Bad Company ini mengatakan.

“Saya hanya tidak sabar untuk kembali agar saya dapat menampilkan peperangan luar biasa yang saya dan para penggemar cintai di atas panggung terbesar ini.”

Sejauh ini, Harrison telah memainkan peranannya dalam tiga kontes sensasional di atas panggung dunia, termasuk laga luar biasanya bersama dengan Rodlek PK.Saenchaimuaythaigym dalam ajang ONE: LEGENDARY QUEST dan kemenangan KO terbarunya atas Mohammed “Jordan Boy” Bin Mahmoud di ajang ONE: A NEW TOMORROW.

Liam Harrison defeats VS Mohammed Bin Mahmoud at ONE A NEW TOMORROW DC 0889.jpg

Harrison siap melanjutkan perjalanannya menuju puncak peringkat resmi jajaran atlet ONE, dengan beberapa target baru di matanya.

“Sebuah laga ulang bersama Rodlek akan sangat baik, namun saya ingin masuk ke dalam  lima atlet Muay Thai teratas. Saya melihat bahwa Muangthai [PK.Saenchaimuaythaigym] berada di peringkat kelima dan Bobo Sacko berada di peringkat kedua, maka salah satu dari mereka [akan dapat saya lawan],” warga Leeds ini mengatakan.

“Hitman” telah berbagi sejarah dengan Sacko, dan ia akan senang mendapatkan sebuah kesempatan bertemu dengannya sekali lagi bersama organisasi bela diri terbesar di dunia ini.

“Sacko sempat satu kali menang atas saya dalam laga di Perancis beberapa tahun yang lalu, maka sebuah pertandingan ulang tak akan saya lewatkan,” kata Harrison.

“Kami berlaga dengan sarung tinju besar dan padding siku, dan saya mematahkan kaki saya pada ronde tiga dan membelah tulang kering saya pada ronde keempat laga itu, maka itu adalah tragedi bagi saya.”

“Tetapi sejujurnya, saya tidak memiliki dendam kepadanya. Ia hanya berada dalam posisi yang bagus dan saya ingin naik peringkat, dan itulah sebenarnya.”



Sementara ia akan bersemangat untuk melawan Sacko, Harrison juga berpikir bahwa sebuah laga bersama Muangthai – seorang Juara Dunia Lumpinee dan Channel 7 Stadium Muay Thai – akan menjadi lebih menarik, karena gaya mereka masing-masing.

Atlet Thailand itu, yang memiliki julukan “Elbow Zombie,” suka menyerang dengan agresif dalam jarak dekat, dimana “Hitman” juga tidak akan mundur.

Kombinasi tersebut dapat menciptakan laga yang dicari oleh atlet Inggris ini.

“Taruh saya dan dirinya di sana, dan ini akan menjadi sebuah ledakan dan laga luar biasa bagi para penonton,” sebut Harrison.

“Seseorang akan terjatuh dalam laga itu. Apakah itu dirinya atau saya, saya tidak tahu, namun saya 99 persen yakin bahwa itulah yang akan terjadi.”

British Muay Thai World Champion Liam Harrison goes for a head kick on Rodlek

Jika ia mengalahkan seorang lawan yang menjadi bagian dari lima atlet teratas, Harrison mengetahui bahwa penguasa divisi bantamweight Muay Thai Nong-O Gaiyanghadao akan dapat dilawannya.

Nong-O telah menguasai divisi ini sejak debut promosionalnya pada bulan April 2018, dengan rekor sempurna 6-0. Tetapi, resume “Hitman” yang sangat baik dan gayanya yang dapat diterima oleh para penggemar akan dapat membawanya meraih kesempatan perebutan gelar — pencapaian tertinggi yang ingin ia capai dalam kariernya.

“Jika saya menang dalam laga berikutnya melalui KO, saya tidak melihat alasan mengapa saya tidak dapat melawan Nong-O setelah itu,” kata Juara Dunia Muay Thai delapan kali ini.

“Saya telah memenangkan gelar lainnya, memenangkan empat laga terakhir saya di luar ONE, serta mencetak KO besar dalam laga terakhir saya, maka saya rasa satu KO besar lainnya akan membawa saya menuju laga itu.”

“Saya tidak terganggu dengan gelar lainnya selain sabuk [emas] ONE Championship. Itulah satu-satunya yang saya pedulikan sebelum saya pensiun.”

Baca juga: Liam Harrison Telah Meraih Segalanya – Kecuali Sabuk Emas ONE

Selengkapnya di Muay Thai

Suakim celebrates his win over Nabil Anane at The Inner Circle 25.
Abdulla Dayakaev lands a left hand on Superlek at The Inner Circle 25.
Superlek and Abdulla Dayakaev at The Inner Circle 14
Nabil Anane and Suakim face off ahead of The Inner Circle 25
Superlek, Jonathan Di Bella, Nadaka, and Rifdean Masdor are scheduled to compete at ONE SAMURAI 4
Nabil Anane punches Ilias Ennahachi at ONE Friday Fights 126
Nico Carrillo celebrates his World Title win over Shadow Mavinn at ONE Fight Night 40.
Ramadan Ondash connects with a right hand on Johan Ghazali at The Inner Circle 24.
MMA stars Enkh-Orgil Baatarkhuu and Elbek Alyshov face off ahead of The Inner Circle 24
Abdallah Ondash lands a high kick on Chokpreecha at ONE Friday Fights 70
Johan Ghazali and Ramadan Ondash face off at The Inner Circle 23 on July 24.
Enkh Orgil