Gaya Hidup

Bagaimana Seni Bela Diri Dapat Membuat Anda Merasa Lebih Muda

Tak ada yang bisa mengalahkan waktu. Industri manapun yang menawarkan berbagai solusi untuk memperlambat penuaan memiliki nilai miliaran dolar, tetapi hal itu bukanlah solusi yang abadi.

Sesungguhnya, umur panjang itu lebih dari sekedar berkurangnya keriput di kulit anda. Hal ini lebih mengacu pada kesehatan fisik, pikiran dan jiwa, dimana seni bela diri menjadi jalan yang tepat untuk menggapai semua itu.

Lihatlah berbagai seniman bela diri kelas dunia berusia 40 tahun ke atas yang masih berkompetisi di tingkatan teratas bersama ONE Championship, seperti Alain Ngalani, Narantungalag Jadambaa dan Yodsanan Sityodtong.

Mereka secara konstan tampil dengan kecepatan, kekuatan, kelincahan dan keindahan yang lebih tua satu dekade dari para junior mereka, serta mampu memutar kembali waktu setiap saat mereka memasuki arena dengan fisik yang luar biasa. Tanpa ragu, mereka membuktikan bahwa usia hanyalah sekedar angka.

Ngalani, sebagai contoh, sempat mencetak rekor KO tercepat dalam sejarah divisi heavyweight ONE dengan hanya 11 detik atas mantan penantang gelar Hideki Sekine.

Oleh karena itu, mari kita lihat empat cara seni bela diri yang dapat membantu anda tetap merasa muda.

Fisik Anda Tetap Bugar

Aktivitas fisik memang sangat menguntungkan dalam berbagai cara. Disamping menjadi aktivitas yang baik bagi jantung dan sistem pernafasan anda – hingga membantu melawan timbulnya gejala dari berbagai penyakit yang terkait dengan usia seperti penyakit jantung, stroke – berolahraga secara harafiah dapat menyelamatkan hidup anda.

Seni bela diri, yang terutama, akan membuat anda tetap bergerak. Tingkat intensitas itu dapat sangat berbeda jika terkait dengan apa yang dapat anda lakukan. Mungkin saja itu dapat menjadi latihan ringan tanpa kontak fisik, hingga latihan berat dalam sesi sparring. Apapun itu, segala jenis bela diri akan memberi keuntungan luar biasa bagi kesehatan, dan anda pastinya akan menemukan gaya yang paling cocok.

Tak hanya anda akan meningkatkan detak jantung dan memompa darah, namun anda juga akan mempelajari dan menikmatinya pada saat yang bersamaan, yang berarti anda lebih ingin mempertahankannya.



Anda Tetap Belajar Dan Berpikir

Mempelajari hal baru dan memanfaatkan seluruh indra anda akan menjadi baik bagi kapasitas mental anda seiring bertambahnya usia. Alih-alih menjadi lebih pelupa, anda dapat mempertahankan kejernihan anda melalui latihan bela diri rutin dengan menerima teknik baru yang menggunakan penglihatan, suara, sentuhan dan persepsi rangsangan.

Misalnya, Brazilian Jiu-Jitsu mengharuskan anda mengingat serangkaian gerakan, serta ratusan variasi yang dapat diperoleh dari tiap gerakan, serta mengaplikasikan semua itu dalam pertahanan dan serangan. Anda juga harus secara konstan memikirkan satu atau dua langkah ke depan tiap kali anda melakukan ‘roll’ dengan rekan berlatih anda. Ini tidak dapat lebih menyibukkan pikiran anda.

Jika kemampuan mental anda berada pada titik yang tak pernah berubah, sama halnya dengan fisik anda, maka otak anda akan menjadi lebih lemah dan tak sekuat hari sebelumnya. Dengan perubahan gaya hidup seperti memulai latihan bela diri, anda akan terus mampu membuat otak anda berfungsi dan tetap waspada.

Anda Tak Akan Kesepian

Berbagai bukti menyatakan bahwa kesepian menjadi salah satu faktor utama dalam penuaan secara psikologis, dan saat itu terjadi, semua itu menjadi buruk dengan sangat cepat. Pergi ke sasana akan membantu anda memiliki teman baru dengan minat yang sama, dimana mereka seringkali akan menjadi teman di luar sasana juga.

Terisolasi secara sosial dapat menjadi bencana, tetapi memiliki dorongan untuk menjalin lingkaran sosial baru sambil melakukan sesuatu yang anda suka akan membuat anda terlibat dengan orang lain.

Mengurangi Stres

Stres adalah pembunuh yang berbahaya, serta tentu saja mempercepat proses penuaan. Mereka yang lebih tua dan sedikit mengalami tekanan dalam hidup mereka dapat beraktivitas sama dengan mereka yang lebih muda di berbagai tes kognitif.

Latihan aerobik dan kardiovaskular adalah sarana yang sangat tepat untuk mengurangi hormon stres, termasuk kortisol. Neurohormon yang diproduksi selama latihan juga dapat membantu anda untuk merasa luar biasa dan mendapatkan tidur yang lebih baik, maka ini adalah solusi yang paling menguntungkan dari seluruh lini.

Baca juga: 3 Tips Untuk Meningkatkan Keyakinan Diri Di Dalam Sasana