Fitur

KO Terbaik Dari Para Superstar Di ONE: DANGAL

Setelah bulan April penuh aksi, organisasi bela diri terbesar di dunia ini akan segera kembali dengan ajang terbarunya, ONE: DANGAL, pada hari Sabtu, 15 Mei.

Kartu eksplosif ini menampilkan para superstar dari seluruh dunia, namun juga terfokus pada beberapa atlet olahraga tarung terbaik dari India, dimana negara ini akan memiliki seorang kandidat yang dapat menjadi Juara Dunia Bela Diri Campuran perdana.

Sementara tiap atlet di kartu ini mampu mencetak penyelesaian, terdapat beberapa pencetak KO yang selalu membawa aksi keras dengan pukulan, tendangan, siku atau lutut mereka.

Sebelum aksi ini berlangsung di Singapore Indoor Stadium, mari simak empat KO terbaik dari para bintang bela diri campuran yang tampil di ONE: DANGAL.

#1 Brandon Vera Cetak KO Presisi Atas Cerilli

Brandon “The Truth” Vera meraih KO ronde pertama yang keempat berturut-turut saat ia mematahkan perlawanan atlet Italia Mauro “The Hammer” Cerilli hanya dalam waktu 64 detik dalam laga perebuta gelar Juara Dunia ONE Heavyweight mereka di ONE: CONQUEST OF CHAMPIONS, November 2018 lalu.

Selalu mengincar penyelesaian, Cerilli menyerang atlet keturunan Filipina-Amerika ini dan berusaha menyarangkan pukulannya. Sementara itu, Vera tetap tenang saat bertahan dan menunggu kesempatannya untuk menyerang balik.

Kesempatan itu pun tiba saat “The Hammer” meluncurkan pukulan kanan keras ke arah Vera, yang diikuti dengan hook kiri. Tetapi, sang penguasa divisi telah berada selangkah di depan.

Saat Cerilli bergerak masuk, Vera melontarkan hook kirinya yang terlebih dulu mencapai sasaran di dagu rivalnya itu. Ditambahkan dengan momentum maju dari atlet Italia ini, dampak dari pukulan tersebut bertambah dan mampu menghentikan lajunya.

“The Hammer” seketika terjatuh ke atas kanvas, dimana wasit pun segera menyelamatkannya dari serangan Vera berikutnya.

Berikutnya, sang pemegang gelar ini akan menghadapi tantangan terberatnya dalam laga pertahanan gelar melawan mantan pegulat Olimpiade India, Arjan “Singh” Bhullar, yang berharap untuk menjadi Juara Dunia ONE pertama dari negaranya.

#2 Gurdarshan Mangat Hentikan Tony Tauru

Atlet Kanada-India Gurdarshan “Saint Lion” Mangat mendobrak panggung dunia lewat kemenangan mengejutkan atas Toni “Dynamite” Tauru di ajang ONE: REIGN OF VALOR, Maret 2019 lalu.

Mangat dengan sabar mengakumulasi dampak dari serangannya ke arah rivalnya asal Finlandia itu dalam dua ronde awal, lalu mengincar penyelesaian saat kesempatan itu tiba pada stanza akhir.

“Saint Lion” mengirimkan mantan penantang gelar Juara Dunia itu ke atas kanvas dengan kombinasi pukulan kanan-kiri, meraih keunggulan dengan beberapa serangan lanjutan saat rivalnya berusaha bangkit berdiri, lalu menyarangkan double-leg takedown yang mengembalikan laga ke posisi ground.

Spesialis grappling itu mampu kembali bertumpu pada lututnya, tetapi “Saint Lion” menyarangkan beberapa serangan lutut keras ke arah kepala lawannya sebelum serangkaian pukulan cepat memberinya kemenangan TKO.

Di ONE: DANGAL, Mangat akan melawan rekan senegaranya, Roshan Mainam, dalam sebuah laga catchweight.



#3 Ritu Phogat Raih Kemenangan Terbaik Atas Torres

Menghadapi sebuah ujian tersulit dalam karier bela diri campurannya, Ritu “The Indian Tigress” Phogat mengalahkan Jomary “The Zamboanginian Fighter” Torres dengan cara empatik di ajang ONE: BIG BANG bulan Desember lalu.

Phogat menyeret Torres ke atas kanvas pada menit pertama dan perlahan meningkatkan tekanan sampai ia mendominasi atlet Filipina itu dan meraih kemenangan TKO.

Di ranah ground, “The Zamboanginian Fighter” awalnya mampu mementahkan laju serangan di posisi atas dengan penjagaannya, namun Phogat akhirnya beralih ke side control saat waktu hanya tersisa 90 detik – waktu yang cukup untuk mencetak sebuah penyelesaian luar biasa.

“The Indian Tigress” menjebak lengan kiri Torres di posisi crucifix dan membuka serangan dengan beberapa sikutan yang mampu mengamankan kemenangan.

Di ONE: DANGAL, pegulat sensasional India ini akan menghadapi sesama bintang divisi atomweight di bawah ini.

#4 “Killer Bee” Sengat Dwi Ani Dalam Debut ONE

Bi “Killer Bee” Nguyen menampilkan dominasi kuat dalam laga debutnya di ONE: ROOTS OF HONOR, April 2019 lalu.

Dinamo keturunan Vietnam-Amerika ini hanya membutuhkan satu ronde untuk menembus pertahanan bintang Indonesia Dwi Ani Retno Wulan, dan meraih kemenangan TKO meyakinkan.

Hanya beberapa detik memasuki laga, keduanya bertukar serangan di tengah Circle dan masuk ke posisi clinch. Saat mereka terpisah, Nguyen melanjutkan serangan ke arah srikandi Indonesia itu dengan tendangan rendah ke arah kaki.

Setelah menerima tendangan di sisi luar kakinya, Dwi bergerak maju dengan pukulan, namun “Killer Bee” berhasil menguncinya, memiringkan badan ke arah depan dan menjegal lawannya ke atas kanvas.

Di ground, Nguyen beralih dari posisi half guard ke full mount, kemudian melepaskan rangkaian pukulan dan serangan siku. Itu memaksa Dwi untuk berguling, tetapi atlet Vietnam-Amerika ini berhasil meraih top position dan melanjutkan serangannya, sebelum wasit terpaksa menghentikan kontes itu.

“Killer Bee” akan berharap untuk mencetak penyelesaian atas Phogat dengan cara serupa di ONE: DANGAL.

Baca juga: Laga Perebutan Gelar Vera Vs. Bhullar Puncaki ONE: DANGAL, 15 Mei

Muat Lebih Banyak

Stay in the know

Take ONE Championship wherever you go! Sign up now to gain access to latest news, unlock special offers and get first access to the best seats to our live events.