Muay Thai

‘Ninja Line’ Andalkan Kecepatan Dan Kekuatan Untuk Kalahkan Alma Juniku

Sebagai atlet Norwegia pertama yang berkompetisi di ONE Championship, Anne “Ninja” Line Hogstad sudah tidak sabar untuk mewakili negaranya di panggung global dan menunjukkan performa terbaik menghadapi salah satu bintang Muay Thai.

Juara Dunia ISKA Muay Thai ini akan menghadapi mantan penantang Gelar ONE Atomweight Muay Thai Alma Juniku dalam ajang ONE: FIRE & FURY, dan ia percaya pertandingan nanti akan menjadi laga yang sempurna.

Hogstad percaya kecenderungan keduanya dalam bertukar serangan keras akan menghasilkan sebuah pertandingan sengit.

View this post on Instagram

Sooooooon !!!!!????????????????????????

A post shared by Anne Line Hogstad Muay Thai (@annelinemuaythai) on

“Ini akan menjadi pertandingan penuh aksi. Kami memiliki sedikit gaya yang sama,” ungkapnya.

“Anda tidak akan pernah bisa merencanakan apa yang bisa membuatmu memenangi pertandingan, karena semua bisa saja terjadi, tetapi saya tidak akan beranjak menuju ONE Championship tanpa mengeluarkan segala usaha yang saya punya saat berlaga, dan saya rasa itu akan cukup.”

Kedua atlet tersebut awalnya dijadwalkan bertanding dalam ajang ONE: MASTERS OF FATE bulan November lalu, namun cedera yang dialami Juniku memaksa pertandingan untuk ditunda.

“Ninja” awalnya merasa kecewa karena ia sangat bersemangat untuk menciptakan kesan yang baik  di The Home Of Martial Arts, tetapi ia juga percaya bahwa penundaan tersebut merupakan berkah yang terselubung.

Atlet berusia 32 tahun tersebut jadi memiliki lebih banyak waktu untuk mempertajam senjatanya sebelum melangkahkan kaki di ajang terbesar dalam kariernya – sebuah kesempatan yang bisa menjadi inspirasi bagi komunitas Muay Thai di tanah kelahirannya.



“Hal yang dialami Alma telah memberikan saya lebih banyak waktu persiapan jelang laga kami. Saya senang karena ia sekarang dalam keadaan baik, dan pertandingan tetap berjalan,” tutur Anne.

“Saya adalah perempuan dari Norwegia yang akhirnya berhasil sampai di panggung besar ini. Saya berharap ini akan membuka jalan bagi para petarung lainnya di Norwegia. Ini pastinya akan menjadi cara yang baik dan positif untuk mewakili olahraga ini.”

Kesan terbaik yang bisa dilakukan oleh atlet asal Frontline Muay Thai ini adalah meraih kemenangan meyakinkan. Namun, Juniku telah membuktikan bahwa dirinya adalah lawan kuat yang beraksi pada level tinggi saat ia memaksa Stamp Fairtex untuk mengerahkan kemampuan di luar batasnya.

Hogstad menyadari betul keterampilan yang dimiliki Juara Dunia WBC dan IPCC Muay Thai tersebut, dan ia menghormatinya karena itu. Tetapi, ia merasa ia juga memiliki atribusi yang mampu memberikan banyak masalah bagi lawannya.

“Saya menyukai gaya Alma. Ia memiliki gaya khas Thailand yang bagus, dan itu lah yang saya harapkan,” tutur “Ninja.”

“Ia eksplosif dan bisa mengombinasikan pukulan dan tendangannya dengan baik, [tetapi] semua orang mempunyai kelemahan dalam permainan mereka, dan saya pikir saya lebih cepat dan sedikit lebih kuat dari dia.”

Bintang asal Oslo ini tidak berani memberikan prediksinya, namun ia menyarankan semua fan untuk menyaksikan laga dua striker hebat ini, karena baik dirinya maupun Juniku akan memberikan 100 persen untuk meraih kemenangan.

“Ini akan menjadi pertarungan yang bagus. Ini duel yang bagus, tetapi saya bertekad untuk mengangkat tangan saya ke udara,” pungkas Hogstad.

“Bersiaplah untuk aksi [di divisi] atomweight!”

Baca Juga: 3 Laga Pencuri Perhatian Di ONE: FIRE & FURY

Manila | 31 Januari | ONE: FIRE & FURY  | Informasi Tiket | Cara Menyaksikan
*Dapatkan merchandise resmi ONE Championship di sini