Numsurin Vs. Songchainoi II Pimpin Tiga Duel Muay Thai Baru Di ONE Friday Fights 160

Numsurin Chor Ketwina Songchainoi Kiatsongrit ONE Friday Fights 122 1 scaled

Organisasi seni bela diri terbesar di dunia kembali menyiapkan malam penuh aksi di Lumpinee Stadium, Bangkok, Thailand, dengan mengonfirmasi tiga laga Muay Thai untuk ONE Friday Fights 160. Ajang yang akan disiarkan langsung pada jam tayang utama Asia ini berlangsung pada 26 Juni.

Rangkaian pertandingan tersebut digelar setelah berakhirnya The Inner Circle, yang menampilkan duel perebutan sabuk Juara Dunia ONE Flyweight Muay Thai antara Asadula Imangazaliev dan Aslamjon Ortikov.

Memimpin daftar laga tambahan adalah rematch krusial di divisi atomweight antara dua petarung Thailand, Numsurin Chor Ketwina dan Songchainoi Kiatsongrit. Selain itu, dua duel Muay Thai kelas bantamweight juga telah dipastikan, yakni Yodkhunpon Sitmonchai melawan Semih Sah Cindir, sementara Muangthai PK Saenchai menghadapi Panrit Lukjaomaesaiwaree

Songchainoi membangun reputasinya lewat gaya bertarung agresif, pukulan bertenaga, serta dagu baja yang sulit ditembus. Strategi tersebut membantunya mencatatkan rekor sempurna 9-0 di ONE Friday Fights dan mengamankan kontrak senilai US$100.000 (Rp1,8 miliar).

Sebaliknya, Numsurin dikenal lewat gaya counter-striking yang cerdas dan penuh perhitungan. Strategi tersebut mengantarkannya meraih lima kemenangan beruntun.

Keduanya pertama kali bertemu dalam laga eliminator gelar dunia di ONE Friday Fights 122. Berbekal pengalaman yang lebih banyak dan rivalitas sebelumnya dengan Juara Dunia Muay Thai kelas atom ONE saat ini, Nadaka, Songchainoi masuk sebagai favorit.

Namun, Numsurin menciptakan kejutan besar dengan meraih kemenangan mayoritas setelah tiga ronde. Ia bahkan menjatuhkan kompatriotnya itu lewat hook kiri balasan yang indah pada ronde kedua, sekaligus mengamankan kontrak enam digit untuk bergabung dengan roster utama ONE Championship.

Setelah kemenangan yang mengubah karier tersebut, Numsurin menantang Nadaka untuk memperebutkan gelar Juara Dunia ONE Atomweight Muay Thai perdana di ONE 173, tetapi harus mengakui keunggulan lawannya lewat keputusan mutlak.

Sementara itu, Songchainoi segera bangkit dengan mengalahkan Salai Htan Khee Shein dan mengamankan kesempatan menghadapi sang juara divisi. Dalam duel lima ronde yang sengit di ONE SAMURAI 1 pada April lalu, petarung Thailand itu beberapa kali berhasil mengguncang Nadaka sebelum akhirnya kalah angka.

Kini, kedua petarung membutuhkan kemenangan penting atas rival yang sudah sangat mereka kenal demi membuka jalan menuju perebutan gelar dunia berikutnya.

Di laga lainnya, para penggemar akan menyaksikan debut ONE Championship dari petarung Thailand berbahaya, Yodkhunpon.

Striker sarat pengalaman itu memasuki laga dengan koleksi 104 kemenangan sepanjang kariernya. Sebagai mantan Juara K-1, wakil Sitmonchai tersebut dikenal lewat tekanan tanpa henti, low kick keras, dan kombinasi tinju yang mematikan.

Ia akan berusaha mencuri perhatian saat menghadapi Sah Cindir, petarung Turki dengan rekor profesional 24-8. Setelah kalah dalam debutnya melawan Nontachai Jitmuangnon, petarung berusia 25 tahun itu bangkit dengan kemenangan split decision atas Wang Penghui di ONE Friday Fights 154, berkat kemampuan tinju tajam dan siku jarak dekat yang efektif.

Melengkapi trio laga baru ini adalah duel yang berpotensi menjadi salah satu pertarungan terbaik malam itu antara dua finisher Thailand, Muangthai dan Panrit.

Dikenal sebagai Elbow Zombie, Muangthai hampir tidak pernah terlibat dalam pertarungan yang membosankan. Veteran berusia 32 tahun itu telah mengoleksi 10 kemenangan impresif di ONE Championship, termasuk duel-duel ikonik melawan Ratchasiesan Laochokcharoen dan Seksan Or Kwanmuang.

Ia akan memburu kemenangan ke-208 dalam kariernya saat menghadapi lawan yang sangat berbahaya.

Panrit, yang kini berusia 29 tahun, tengah menikmati performa terbaik dalam kariernya dengan delapan kemenangan di ONE Championship. Ia memasuki laga ini setelah mencatat kemenangan beruntun atas Nakrob Fairtex dan Krisana Dowdenmuaythai di ONE Friday Fights 152.

Melihat gaya bertarung keduanya yang gemar berdiri di jarak dekat dan saling bertukar serangan keras, bentrokan eksplosif di kelas bantamweight ini berpotensi mencuri perhatian pada 26 Juni mendatang.

Selengkapnya di Berita

Jonathan Di Bella and Zhang Peimian face off ahead of their ONE Strawweight Kickboxing World Title rematch
Jonathan Di Bella celebrates inside the ring after defeating Prajanchai PongSuphan PK at ONE Fight Night 36
Jaradchai Maxjandee punches Othman Rhouni at ONE Friday Fights 161
Petsiam Jor Patreeyakelasiamsurin punches Ryuki Matsuda at ONE Friday Fights 130
Joshua Pacio celebrates his ONE World Title victory over Mansur Malachiev at The Inner Circle 21
Shozo Isojima punches Eduard Folayang at The Inner Circle 21
Jonathan Haggerty faces former king Hiroki Akimoto in Tokyo
Joshua Pacio faces off with Mansur Malachiev ahead of their rematch at The Inner Circle 21
Photo collage of Lito Adiwang and Antonio Cesar
Johan Ghazali and Ramadan Ondash 1 scaled
Rifdean Masdor celebrates his win against Nongbia LaoLaneXang at ONE Friday Fights 107.
ramboIQ