Hasil The Inner Circle 22: Jonathan Di Bella Kembali Taklukkan Zhang Peimian, Jaga Gelar Juara Dunia ONE Strawweight Kickboxing
Juara Dunia ONE Strawweight Kickboxing Jonathan Di Bella kembali membuktikan keunggulannya atas “Fighting Rooster” Zhang Peimian dengan mengalahkan bintang asal Tiongkok tersebut lewat keputusan mutlak untuk mempertahankan takhtanya dalam laga ulang sengit partai utama The Inner Circle 22.
Hampir empat tahun setelah mengalahkan wakil Shengli Fight Club dan Tiger Muay Thai itu untuk merebut gelar Juara Dunia yang saat itu masih lowong, petarung Kanada-Italia tersebut kembali keluar sebagai pemenang dalam duel lima ronde yang memukau di Lumpinee Stadium yang ikonis di Bangkok pada Jumat, 17 Juli. Laga tersebut, beserta seluruh pertandingan lainnya, tersedia secara eksklusif lewat live.onefc.com.
Seperti pertemuan pertama mereka yang berlangsung luar biasa, kedua ahli striking itu langsung membuka laga utama dengan tempo tinggi. Bintang Team Di Bella Kickboxing dan “Fighting Rooster” saling bertukar kombinasi satu-dua yang tajam sejak detik pertama, menunjukkan bahwa keduanya tidak berniat menghabiskan waktu untuk saling membaca permainan.
Kecepatan dan akurasi menjadi senjata utama kedua atlet sepanjang tiga menit pertama. Memasuki ronde kedua, intensitas pertandingan semakin meningkat. Di Bella mendaratkan kombinasi pukulan khasnya, sementara Zhang membalas dengan serangan balik tajam serta pukulan efektif ke arah tubuh.
Tempo pertandingan kembali meningkat pada ronde ketiga. Keduanya terus menunjukkan kualitas tinju mereka, tetapi mulai menambahkan tendangan rendah sebelum kembali bertukar pukulan. Di Bella yang kini berusia 29 tahun bahkan sempat melancarkan serangan lutut, tetapi “Fighting Rooster” langsung merespons dengan hook kanan keras yang sejenak menghentikan momentum sang juara bertahan.

Penantang berusia 22 tahun itu semakin memvariasikan serangannya pada ronde keempat dengan mendaratkan crescent kick ke arah tubuh yang terlihat memperlambat pergerakan Di Bella. Meski begitu, atlet asal Montreal tersebut tetap tenang dan memanfaatkan kecerdasan bertarung kelas dunianya untuk menemukan celah dalam pertahanan Zhang melalui kombinasi tinju yang solid.
Di Bella kembali tampil kuat pada ronde terakhir dengan mendaratkan sejumlah kombinasi bersih, sementara Zhang terus memberikan balasan. Sebuah hook kiri tajam dari sang juara bahkan sempat membuat pelindung mulut Zhang terlepas di tengah pertukaran serangan sengit pada penghujung laga.
Setelah bel akhir berbunyi menandai berakhirnya 15 menit aksi tanpa henti, tangan Di Bella kembali diangkat sebagai pemenang, memastikan Gelar Juara Dunia ONE Strawweight Kickboxing tetap berada di pinggangnya. Hasil tersebut meningkatkan rekor petarung Kanada-Italia itu menjadi 16-1 sekaligus memperlebar keunggulannya atas Zhang menjadi 2-0 dalam rekor pertemuan mereka.
