Berita

Bruno Pucci Incar Kemenangan Ronde Pertama Yang Ketiga

Bruno “Puccibull” Pucci berkeinginan kuat untuk tampil luar biasa dalam ajang ONE: EDGE OF GREATNESS dengan mengincar penyelesaian pada ronde pertama.

Juara Dunia BJJ asal Brasil ini belum bertanding sejak bulan Januari, dan laga terakhirnya di Singapore Indoor Stadium berlangsung pada bulan Mei 2014, maka ia tidak ingin mencetak kemenangan tanpa mencetak penyelesaian yang menjadi sorotan melawan Shuya “Stealth” Kamikubo.

Walau lawannya asal Jepang itu memiliki rekor sempurna 3-0 bersama ONE Championship, Bruno datang dengan kemenangan beruntun pada ronde pertama, dan ia yakin akan menambah sebuah kemenangan lagi.

Walau ia belum bertanding sejak bulan Januari lalu, ia telah berlatih keras bersama istrinya, Juara Dunia ONE Women’s Atomweight “Unstoppable” Angela Lee, dan adik iparnya, Juara Dunia ONE Lightweight Christian “The Warrior” Lee, dimana ia yakin kesuksesan mereka baru-baru ini dapat menular – dan sangat diharapkan oleh para fans.

Sebelum ia kembali beraksi, atlet berusia 28 tahun ini membuka apa yang dirinya harapkan dari Shuya, bagaimana ia berencana mengatasi serangannya, serta bagaimana ia ingin menang.

ONE Championship: Apa yang anda rasakan sekarang, baik fisik maupun mental?

Bruno Pucci: Saya telah berlatih selama satu tahun penuh – saya mengikuti seluruh pemusatan latihan yang dijalani oleh Christian dan Angela – maka secara fisik dan mental, saya siap.

Saya berangkat dari dua kemenangan terbaik, maka saya siap dan tidak sabar untuk kembali ke dalam ring.

ONE: Bagaimana perpindahan ke divisi bantamweight merubah persiapan anda?

BP: Turun ke divisi bantamweight tidak terlalu merubah rutinitas atau latihan saya. Saya mendapatkan laga ini dengan pemberitahuan dalam waktu dua minggu [sebelum malam pertandingan], maka saya memutuskan untuk turun divisi karena volume latihan saya.

Kami telah berlatih cukup banyak tahun ini, maka berat badan alami saya cukup ringan. Saya bahkan tidak butuh mengurangi berat badan untuk berlaga di divisi featherweight.

Saat pertandingan semakin dekat, saya akan melakukan lebih banyak lagi sesi kardio, yang akan membantu saya mengurangi berat, namun pada saat yang sama, itu akan membantu persiapan pertandingan saya juga, maka saya rasa saya akan memiliki kondisi yang terbaik.



ONE: Apa yang anda pikirkan terkait Shuya sebagai lawan anda? 

BP: Segera setelah saya mendapatkan pemberitahuan bahwa saya akan melawan [Shuya] Kamikubo, saya mulai melakukan riset dan menonton beberapa laganya. Ia adalah seorang grappler, ia pekerja keras, dan ia mengincar kemenangan.

Ia suka menekan maju, menjatuhkan lawan, menahan mereka di bawah, serta menyerap energi lawannya sampai ia dapat mencari penyelesaian. Saya melihatnya sebagai versi mini dari Shinya Aoki.

Saya mengetahui bahwa petarung Jepang suka menguji diri mereka sendiri, maka saya tahu ia akan mencoba kemampuan grappling-nya melawan saya. Saya menghormati itu dan hanya sangat bersemangat untuk laga ini. Saya kira ini akan menjadi laga yang baik.

Bruno Pucci vs Shuya Kamikubo at ONE EDGE OF GREATNESS

ONE: Seberapa yakin anda akan mendapatkan kemenangan pada ronde pertama untuk ketiga kalinya?

BP: Saya ingin maju dan mencetak kemenangan dominan. Walau saya berasal dari latar belakang grappling, itu yang ingin saya lakukan. Tidak pernah dalam karir saya, di ke-10 pertandingan saya, saya menghabiskan tiga ronde penuh, maka saya benar-benar ingin mempertahankan itu.

Itu adalah sesuatu yang saya perjuangkan dengan keras, saya sangat yakin. Laga terakhir saya memang terjadi di bulan Januari, namun saya telah berlatih setahun penuh, saya telah meningkatkan kemampuan saya, dan saat ini saya hanya menyesuaikan diri dan memilih kemampuan yang akan saya gunakan dalam laga ini. Saya pasti akan mengincar penyelesaian di ronde pertama.

ONE: Bagaimana anda akan melakukan itu?

BP: Saya ingin melakukannya secepat mungkin, maka saya ingin mengincar TKO pada ronde pertama.

ONE: Bagaimana kemenangan istri dan adik ipar anda bulan lalu memberi anda motivasi untuk kembali ke dalam ring? 

BP: Kami sangat senang dengan hasil yang dapat kami capai. Ini hanya menunjukkan bahwa kerja keras memang terbayar dan kami melakukannya dengan cara yang benar. 

Kami tidak dapat lebih senang lagi, dan melihat hasil ini memberi saya inspirasi besar. Saya ingin menjadi lebih baik, dan itu juga memberi saya keyakinan untuk mempercayai proses yang kami jalani di sini. 

Saya tidak dapat meminta keluarga yang lebih baik dari ini – sebuah keluarga petarung. Mereka memberi saya inspirasi setiap harinya. Hanya melihat hasil yang mereka capai dan bagaimana mereka berlatih hari demi hari memberi saya inspirasi untuk menjadi lebih baik dan bekerja lebih keras.

Sejak saya datang ke sini dan menikah dengan Angela, pikiran saya terbuka dan saya mengerti lebih banyak lagi tentang seni bela diri campuran. Saya merasa saya adalah petarung yang lebih baik lagi sekarang, karena saya belajar dari mereka setiap hari.

Bruno Pucci and Christian Lee

ONE: Seberapa besar anda ingin berlaga di Singapura untuk pertama kalinya setelah lebih dari lima tahun? 

BP: Saya sangat bersemangat untuk kembali ke Singapura. Saya menganggapnya [sebagai] rumah saya untuk enam, tujuh tahun [belakangan].

Saya menyukai orang-orang di sini, saya memiliki banyak teman juga di sini. Ini adalah negara yang saya kenal dengan baik, dan saya harap dapat melihat mereka semua di Singapore Indoor Stadium. Itu memberi saya motivasi untuk berlatih semakin keras, karena saya ingin memberi mereka pertunjukkan yang bagus.

Baca Juga: 5 Kuncian Terbaik Dari Bintang ONE: EDGE OF GREATNESS

Singapura | 22 November | EDGE OF GREATNESS | TV: Periksa daftar tayangan lokal untuk siaran global | Tiket: bit.ly/ONEedgeofgreatnesstickets | Belanja: bit.ly/ONECShop