Fitur

5 Kuncian Terbaik Dari Bintang ONE: EDGE OF GREATNESS

ONE Championship kembali ke “The Lion City” dalam ajang terakhir untuk tahun 2019 di negara ini. Bertempat di Singapore Indoor Stadium, gelaran ini juga akan dipadati oleh para grappler luar biasa

Para atlet yang akan tampil di ajang ONE: EDGE OF GREATNESS hari Jumat, 22 November ini, menampilkan beberapa spesialis submission yang bernaung di bawah “The Home Of Martial Arts,” termasuk sepasang Juara Dunia Brazilian Jiu-Jitsu dan seniman bela diri campuran yang telah membuktikan kemampuan mereka di dalam Circle.

Berikut adalah lima dari submission terbaik mereka di atas panggung dunia.

#1 Amir Khan Taklukkan Mantan Juara Dunia

Amir Khan memiliki kemampuan Muay Thai yang cukup menakutkan, namun hasil latihannya bersama dengan para pelatih BJJ di Evolve terlihat saat ia mencetak submission atas atlet Filipina Honorio “The Rock” Banario di ajang ONE: BEYOND THE HORIZON.

Pria asal Singapura ini sempat menaruh lawannya dalam posisi yang berbahaya pada ronde pertama, namun takedown yang menentukan terjadi saat ia turun dengan sebuah percobaan single-leg takedown dan segera masuk ke area punggung mantan Juara Dunia ONE Featherweight itu untuk membawanya ke atas kanvas.

Dari posisi tersebut, Amir dengan sabar mencari penyelesaian. Ia mengincar tangan kiri Honorio dengan kaki kirinya, dan saat “The Rock” mencoba menghentikannya, ia tidak terfokus pada ancaman terbesar yang dimiliki Amir – the choke.

Perwakilan Evolve ini menyelipkan tangan kanannya di bawah rahang dan segera menekan untuk mencetak kemenangan luar biasa.

#2 ‘Choke’ Dari Ev Ting Melengkapi Penampilan Luar Biasa

Ev “E.T.” Ting kembali ke jalur kemenangan dalam sebuah laga menentukan dengan submission menakjubkan pada ronde kedua atas Daichi Abe dalam sebuah pertemuan menegangkan di ajang ONE: MASTERS OF DESTINY.

Atlet keturunan Malaysia-Selandia Baru itu menerima serangan pada ronde pertama, namun ia mampu kembali bangkit dan menjatuhkan lawannya asal Jepang tersebut dengan sebuah pukulan overhand kanan pada ronde kedua untuk mempersiapkan sebuah penyelesaian.

Ev masuk ke posisi unggul untuk menyarangkan ground and pound dari dalam pertahanan Daichi, dan saat Juara Dunia Pancrase Welterweight ini mencoba untuk berdiri demi menghindari serangan tersebut, “E.T.” dengan cepat meraih punggungnya dan menyarangkan kuncian rear-naked choke untuk meraih kemenangan.

Ia akan mencoba untuk mencetak kemenangan keduanya saat berhadapan dengan Amir dalam sebuah laga terpenting bagi kedua penantang teratas dalam divisi lightweight ini.

#3 Penyelesaian Saat Terakhir Dari “Rock Man”

“Rock Man” Chen Lei mengatasi perlawanan berat untuk meraih kemenangan submission pada ronde ketiga saat melawan Saiful “The Vampire” Merican di ajang ONE: KINGS AND CONQUERORS.

Atlet asal Tiongkok tersebut sedang mencari penyelesaian di dalam kontes ini, namun ia hanya mampu memastikan kemenangan saat ia berhasil masuk ke dalam posisi mount pada ronde terakhir. 

Awalnya, ia menyerang dengan berbagai kombinasi pukulan sebelum menaruh lututnya di posisi yang cukup tinggi agar ia dapat melangkah di atas kepala “The Vampire” dan mencari sudut yang tepat untuk sebuah kuncian armbar. Dengan bagian tangan tersebut terkunci, “Rock Man” menaikkan pinggulnya maju untuk meregangkan siku lawannya dan meraih sebuah tap out.

Lei akan menghadapi pegulat Amerika Serikat Troy “Pretty Boy” Worthen di Singapura.

#4 Teknik BJJ Alex Silva Tundukkan “The Lion”

Alex “Little Rock” Silva memenangkan laga antar dua spesialis Brazilian Jiu-Jitsu dengan teknik yang membuatnya meraih gelar Juara Dunia – saat ia melawan atlet kebanggaan Indonesia Stefer “The Lion” Rahardian.

Alex kehabisan waktu untuk mencetak penyelesaian dengan percobaan rear-naked choke pada ronde pertama di ajang ONE: DREAMS OF GOLD, dan nampaknya sebuah kesempatan lainnya akan terlewatkan saat waktu tersisa 20 detik pada ronde kedua.

Namun, atlet Brasil ini segera mengubah strateginya dengan mengayunkan kaki kanannya ke atas kepala Stefer. “The Lion” menyadari ancaman ini dan berusaha naik ke posisi atas untuk bertahan, namun “Little Rock” turun ke bawah perutnya untuk mematahkan cengkeraman lawannya ini dan memberi tekanan ke arah sikunya untuk memancing sebuah tap, berkat kuncian armbar yang ia lakukan.

Pemegang sabuk hitam BJJ ini akan kembali ke rumah keduanya, Singapura, untuk melawan Peng Xue Wen.

#5 Kuncian 56 Detik Milik Bruno Pucci

Bruno “Puccibull” Pucci hanya membutuhkan 56 detik untuk ‘menidurkan’ “White Dragon” Xie Chao dalam laga divisi featherweight mereka di ajang ONE: WARRIOR’S DREAM.

Saat Juara Dunia BJJ No-Gi itu menyeret atlet Tiongkok ini ke atas kanvas pada ronde pembuka, Chao mengupayakan teknik butterfly guard miliknya untuk kembali berdiri, namun “Puccibull” merasakan celah dalam transisi tersebut.

Ia meloncat ke leher “White Dragon” dengan sebuah kuncian arm-in guillotine, dan menjatuhkan diri ke atas kanvas untuk meraih sebuah penyelesaian. Chao berusaha mencetak serangan untuk membebaskan diri, namun cengkeraman itu terlalu kencang dan wasit pun segera masuk untuk menghentikan kontes saat ia mulai tak sadarkan diri.

Bruno akan turun ke divisi bantamweight untuk melawan Shuya “Stealth” Kamikubo Jumat ini.

Baca Juga: 5 Alasan Mengapa Anda Wajib Menyaksikan ONE: EDGE OF GREATNESS

Singapura | 22 November | EDGE OF GREATNESS | TV: Periksa daftar tayangan lokal untuk siaran global | Tiket: bit.ly/ONEedgeofgreatnesstickets | Belanja: bit.ly/ONECShop