Amir Khan Bersumpah KO Eduard Folayang Saat Kembali Dalam Aksi ‘Sangat Penting’ Di ONE Fight Night 14

Amir Khan Keanu Subba ONE160 1920X1280 55

Amir Khan ingin membuktikan bahwa dirinya telah berevolusi jauh di atas rivalnya Eduard Folayang selama lima tahun setelah pertemuan perdana mereka.

Laga ulang itu dipersiapkan untuk ONE Fight Night 14: Stamp vs. Ham pada Jumat, 29 September waktu A.S., atau Sabtu pagi, 30 September waktu Asia, dan Khan berharap dapat meraih pembalasan atas kekalahan dalam laga Kejuaraan Dunia ONE Lightweight MMA mereka pada November 2018 lalu.

Walau tak ada sabuk emas yang dipertaruhkan saat ini, pertemuan kedua mereka di Singapore Indoor Stadium ini akan sama besarnya bagi Khan, yang ingin menunjukkan perkembangannya melawan mantan penguasa divisinya itu.

Perwakilan Evolve MMA ini berbicara pada onefc.com/id jelang aksinya pada jam tayang utama A.S. itu:

“Saya akan memperlakukan laga ini sama seperti saya memasuki laga Kejuaraan Dunia. Saya tahu ia membawa rangkaian kekalahan, tapi ia masih menjadi legenda disiplin ini.”

“Saya merasa bahwa kemenangan ini sangat penting bagi karier saya. Maka, saya sangat terfokus dan melakukan segalanya semampu saya untuk memastikan saya mendapatkan kemenangan itu.”

Banyak hal yang telah berubah sejak Folayang meraih kejayaan dalam aksi Kejuaraan Dunia keduanya via keputusan mutlak atas Khan di ONE: CONQUEST OF CHAMPIONS.

Pria Filipina berusia 39 tahun ini kehilangan sabuk emasnya dalam laga ulang melawan Shinya Aoki, dan ia berjuang mencapai kondisi terbaiknya sejak itu.

Folayang baru-baru ini mengambil keputusan untuk meninggalkan rumah lamanya di Team Lakay dan membentuk Lions Nation MMA, yang memberi keyakinan penuh bahwa ia akan kembali ke jalur yang tepat dengan sebuah kemenangan lain atas Khan.

Di sisinya, Khan juga meraih kemenangan dan menderita kekalahan sepanjang beberapa tahun terakhir. Tapi, di usia 28 tahun, pria Singapura ini merasa dirinya memiliki banyak waktu untuk menemukan jati dirinya kembali – waktu yang mungkin tak dimiliki oleh rivalnya yang lebih tua itu.

Ia berkata tentang keyakinan baru Folayang itu:

“Dari apa yang saya lihat di seluruh wawancaranya, ini seperti takdirnya [untuk memenangi laga ulang ini], seperti, ia pernah sekali mengalahkan saya, maka sangat mudah untuk kembali meraih kemenangan dan mengawali kariernya kembali.”

“Tapi jika ia mengambil laga ini dengan pemikiran itu dan tak berpikir serius, maka saya rasa hal itu takkan berjalan sesuai keinginannya.”

“Secara mental dan dari pandangan strategis, ia mungkin lebih baik karena saat anda mendapatkan lebih banyak pengalaman, anda dapat mengembangkan kemampuan, tapi jika anda berbicara tentang atribut fisik, ia jelas sudah melewati kondisi terbaiknya.”

Amir Khan: ‘Saya Ingin Tunjukkan Dominasi Saya Di Ground

Amir Khan menerjang ke dalam skena ini dengan permainan striking yang memberinya delapan KO dalam 11 kemenangan awalnya – yang pada akhirnya memberi kesempatan dirinya untuk memperebutkan sabuk emas ONE melawan Eduard Folayang.

Sementara ia hanya melihat sekilas kemampuan grappling lawannya itu di Circle, bintang Evolve MMA ini melihat bahwa itulah area dimana ia paling banyak berkembang dalam beberapa tahun terakhir latihannya.

Dan kini, setelah ia meningkatkan arsenal menyeluruhnya dalam MMA di belakang pintu tertutup, Khan ingin menunjukkannya pada para penonton tuan rumah di Singapura pada akhir bulan ini.

Ia berkata:

“Saya kira saya mengembangkan pengertian menyeluruh yang lebih baik atas permainan ini, dan bagaimana menggunakan persenjataan saya dengan sangat baik.”

“Saya selalu berlatih dengan para atlet sabuk hitam [BJJ] di Evolve, dan saya merasa memiliki permainan grappling bagus, tapi saya tak memiliki keyakinan diri untuk melakukannya di dalam arena.”

“[Menggunakan striking saya itu] selalu menjadi pilihan pertama. Namun kini, saya ingin menunjukkan dominasi ground dan pengendalian grappling, dengan kemampuan untuk mengendalikan lawan kapan pun.”

Lebih dari segala sesuatunya, Khan ingin menunjukkan bahwa ia masih menjadi kompetitor yang ditakuti dan dapat membuat para penonton bersorak liar.

Untuk melakukan ini, kemenangan atas Folayang tidaklah cukup – ia harus melakukannya dengan penuh gaya.

Khan menambahkan:

“Di titik ini, saya harus membuktikan bahwa saya dapat kembali mencetak penyelesaian. Saya harus membuktikan pada diri sendiri bahwa saya layak berada di tingkatan tinggi, dan saya ingin menunjukkan dominasi saya. Itulah yang terpenting.”

“Saya belum pernah ada di sana atau di sini – menang, kalah, menang, kalah – tak sepenuhnya dapat menunjukkan pada para penggemar, keluarga saya, dan mereka di sekeliling saya bahwa saya dominan dalam keahlian saya.”

“Saya merasa akan dapat meraih penyelesaian pada ronde kedua. Saya rasa ia akan melambat pada saat itu. Itu akan terjadi di atas kaki atau di ground, itu akan tiba sebagian besar dari siku saya dengan ground-and-pound.”

Selengkapnya di Berita

Avatar PK Saenchai Kiamran Nabati ONE Friday Fights 55 33
Ok Rae Yoon Lowen Tynanes ONE Fight Night 10 68
Ok Rae Yoon Lowen Tynanes ONE Fight Night 10 64
Reinier de Ridder Anatoly Malykhin ONE on Prime Video 5 1920X1280 56
JarredBrooks GustavoBalart 1200X800
Danielle Kelly Jessa Khan ONE Fight Night 14 2 scaled
Nakrob Fairtex Muangthai PK Saenchai ONE Friday Fights 15 1
Tagir Khalilov Yodlekpet Or Atchariya ONE Friday Fights 41 47 scaled
Tye Ruotolo Izaak Michell ONE Fight Night 21 64
Nakrob Fairtex Muangthai PK Saenchai ONE Friday Fights 10
Reinier de Ridder Anatoly Malykhin ONE 166 9 scaled
Johan Ghazali Nguyen Tran Duy Nhat ONE 167 65