Berita

Putri Padmi Ingin Buktikan Diri Di Laga Terpenting Dalam Karirnya

Mewakili Indonesia di atas panggung terbesar dunia adalah mimpi tiap anak bangsa, dan Putri “Ami” Padmi bersyukur memiliki kesempatan tersebut pada hari Jumat, 22 November ini.

Di Singapore Indoor Stadium, juara nasional kickboxing ini akan menghadapi tantangan terberatnya dalam disiplin bela diri campuran, yaitu seorang atlet ternama dari Amerika Serikat, Colbey Northcutt, yang akan menjalani debutnya dalam ajang ONE: EDGE OF GREATNESS.

Keduanya akan saling unjuk kemampuan dalam sebuah kontes divisi flyweight, yang juga akan membuka kartu utama perhelatan tersebut.

“Sangat senang akhirnya bisa kembali bertanding di ONE setelah menunggu lama. Ini laga bela diri campuran pertama saya di luar negeri, jadi kalau ditanya [apakah saya] senang, sudah pasti sangat senang,” tutur wanita kelahiran Tuban, Jawa Timur ini.

“Alhamdulillah. [Saya] bersyukur atas kesempatan ini, karena kapan lagi bisa berjalan-jalan sambil membawa nama negara untuk mengejar cita-cita kita.”

Meskipun mengaku gugup menghadapi laga ini, Putri merasa jauh lebih siap dibandingkan saat ia melakoni laga terakhirnya di Jakarta satu tahun yang lalu di ajang ONE: WARRIOR’S DREAM. Pada laga tersebut, “Ami” bertanding dalam kontes catchweight 56,7 kilogram.



Jelang laga pentingnya akhir pekan ini, ia mengaku bahwa segala persiapan teknis telah dilakukan dan ia tidak perlu khawatir terkait berat badan – karena ia kini akan berlaga dalam divisi yang menjadi favorit Juara IBC Flyweight 2016 ini.

“Persiapan total dua minggu. Setiap hari sarat dengan latihan. Saya memberikan konfirmasi kepada pihak ONE pada tanggal 27 Oktober lalu,” ungkap Putri.

“Di laga terakhir tahun lalu, saya hanya terfokus untuk mencapai berat badan ideal dan harus menurunkan berat badan 10 kg dalam waktu dua minggu. Selama masa persiapan [saat itu], saya hanya terfokus menurunkan berat, dan tidak ada latihan teknik atau game plan, hanya untuk lolos penimbangan berat tanpa ada masalah.”

“Hasilnya, saya berhasil menurunkan berat badan dan lolos tahap penimbangan, namun energi saya terkuras.”

“Memang musuh terberat itu berat badan sendiri, jadi pelatih saya, bang Zuli [Silawanto], tidak mengizinkan saya mengulangi kebodohan yang sama.”

Kali ini, berkat dukungan dari rekannya di Tiger Shark, ia mampu terfokus merencanakan strategi yang matang dan menjalani berbagai uji tanding demi mempersiapkan kondisi mental dan fisiknya.

“Meski persiapan singkat  – hanya dua minggu – kepercayaan diri saya terus meningkat seiring dengan total uji tanding yang saya jalani. Waktu latihan juga cukup,” tutur atlet berusia 26 tahun ini.

Juara nasional kickboxing ini mengakui bahwa terlepas dari persiapannya, laga ini tidak akan mudah. Hal pertama yang harus ia kalahkan sebelum kembali berlaga di “The Home Of Martial Arts” adalah kegugupannya.

“Rasanya gugup, takut, dan ‘dag-dig-dug’. Tapi, perasaan terbesar yang saya rasakan adalah kebanggaan untuk menghadapi atlet terkenal dari Amerika Serikat,” ia menambahkan.

“Kebanggaan mewakili Indonesia tentu ada, tapi saya tidak mau menjadikan itu sebagai beban. Biarlah saya dan Colbey membuktikan di atas panggung, terlepas dari negara mana kita berasal.”

Lawan yang akan dihadapi Putri memang memiliki rekor ciamik dalam kariernya di berbagai disiplin bela diri, antara lain memenangkan berbagai kejuaraan karate, tinju, serta jiu-jitsu.

Namun, prestasi yang “Ami” ukir pun sebanding dengan lawannya itu. Ia pernah menjuarai kejuaraan Muay Thai level provinsi, kejuaraan nasional kyoukushin karate, serta kejuaraan tinju amatir.

“Colbey adalah kakak dari Sage Northcutt yang terkenal dan memiliki banyak pengalaman. Ia juga dikelilingi oleh keluarga dan lingkungan yang mendukung potensinya,” sebutnya.

“Tak dapat dipungkiri, Colbey sangat populer dan merupakan favorit banyak orang.”

“Untuk kelemahan, saya tidak terlalu mengetahuinya, namun ia memiliki kelebihan dalam tinggi badan, tubuh yang bagus, serta penampilan menarik. Jangkauan pukulan serta tendangannya berbahaya bagi saya yang lebih pendek.”

Namun “Ami” mengerti bahwa perjuangannya akan diiringi oleh doa serta harapan dari orang-orang terdekatnya, dan ia pun bertekad untuk tidak mengecewakan semua yang mendukungnya.

“Harapan saya cuma satu, yaitu menang. Itu saja! Hanya saya yang boleh keluar sebagai pemenang,” ucapnya dengan nada optimis.

“Pokoknya, saya sudah tidak mau kalah lagi. Apapun yang terjadi, pokoknya harus menang. Jangan menyerah!”

Baca Juga: Priscilla Hertati Bertekad Berikan Prestasi Bagi Negeri

Singapura | 22 November | EDGE OF GREATNESS | TV: Periksa daftar tayangan lokal untuk siaran global | Tiket: bit.ly/ONEedgeofgreatnesstickets | Belanja: bit.ly/ONECShop