Aziz Calim Sambut Hangat Kehadiran ONE: NO SURRENDER

Aziz Calim YKT_8054

Kehadiran ONE: NO SURRENDER pada Jumat, 31 Juli, membakar semangat para hero yang bernaung di bawah organisasi seni bela diri terbesar di dunia.

Kembalinya ONE Championship memberi pesan untuk tak putus semangat di tengah kondisi berat akibat pandemi global, dan hal ini pun diamini oleh Aziz “The Krauser” Calim.

https://www.instagram.com/p/CDJMVglhQqp/

Pria yang lahir di Jeddah, Arab Saudi, ini mengaku tengah menantikan dua laga dalam ajang yang diselenggarakan di Bangkok, Thailand, tersebut.

“Saya menantikan pertandingan Mark “Tyson” Fairtex Abelardo melawan Fabricio “Wonder Boy” Andrade,” kata Aziz. “Kedua atlet ini mempunyai kemampuan yang tinggi, dan juga dapat mengimbangi satu sama lain. Saya tertarik sekali melihat laga mereka nanti.”

Menurut Aziz, salah satu kelebihan Abelardo adalah kemampuannya dalam mengatur tempo saat bertanding.

Lulusan ONE Warriors Series ini telah mencatatkan rekor 19-7-0, dengan 11 diantaranya diraih lewat KO/TKO. Atlet berusia 28 tahun ini pun terbukti ciamik dalam ranah ground dengan raihan tiga kemenangan lewat kuncian tanpa pernah mengalami kekalahan lewat metode serupa.



Namun karena lawannya kali ini memiliki level kemampuan yang sama, Aziz menganggap akan sulit bagi Abelardo untuk mendapatkan kemenangan lewat KO atau kuncian.

“Menurut saya pertandingan akan selesai lewat keputusan para juri,” prediksi Aziz.

Lahir di Fortaleza, Brasil, 22 tahun silam, Andrade adalah juara Muay Thai Brasil dan Amerika Selatan. Saat ini, ia memegang rekor 3-2-0 dalam seni bela diri campuran dan 28-1-0 dalam Muay Thai. Dengan kemampuan striking fenomenal tersebut, Aziz percaya akan ada laga spektakuler saat keduanya berjumpa di arena.

“Mark akan menentukan tempo pertandingan, namun karena kemampuan tingkat tinggi Fabricio, pada akhirnya mereka akan menunggu keputusan dari juri. Tapi saya percaya Mark yang akan menang,” ulas Aziz.

https://www.instagram.com/p/CDItNAoBBK4/

Selain pertandingan ini, Aziz juga ingin menonton aksi Stamp Fairtex yang akan melawan atlet baru ONE, Sunisa Srisen dalam pertandingan bela diri campuran divisi atomweight.

“Saya juga penasaran dengan pertandingan Stamp,” ujarnya. “Dia ternyata jago sekali dalam bela diri campuran!”

Stamp, yang tengah mengincar peluang untuk menjadi atlet ONE pertama yang meraih tiga sabuk Juara Dunia dalam tiga disiplin berbeda, akan menjalani laga seni bela diri campuran keempat dalam kariernya sejak menjalani debut pada Juli 2018 lalu.

Kedua atlet asal Thailand tersebut masing-masing tengah memegang rekor ciamik dan belum terkalahkan dalam laga bela diri campuran mereka.

“Saya ingin melihat kemampuannya dalam bertanding melawan atlet yang baru ini. Jika dilihat, lawannya juga sangat kuat. Bisa dipastikan laga ini akan sangat seru dan tidak boleh dilewatkan,” pungkasnya.

Baca juga: Dwi Ani Retno Wulan Ingin Petik Pelajaran Dari Laga Stamp Vs. Sunisa

Selengkapnya di Berita

Nabil Anane at The Inner Circle 25
Masaaki Noiri celebrates after stopping Liu Mengyang at ONE SAMURAI 2
Suakim celebrates his win over Nabil Anane at The Inner Circle 25.
Abdulla Dayakaev lands a left hand on Superlek at The Inner Circle 25.
Masaaki Noiri faces off with Liu Mengyang with the Tokyo skyline in the background
Nabil Anane and Suakim face off ahead of The Inner Circle 25
Superlek, Jonathan Di Bella, Nadaka, and Rifdean Masdor are scheduled to compete at ONE SAMURAI 4
Nabil Anane punches Ilias Ennahachi at ONE Friday Fights 126
Nico Carrillo celebrates his World Title win over Shadow Mavinn at ONE Fight Night 40.
Elbek Alyshov celebrates after capturing the ONE Bantamweight MMA World Championship at The Inner Circle 24.
Ramadan Ondash connects with a right hand on Johan Ghazali at The Inner Circle 24.
MMA stars Enkh-Orgil Baatarkhuu and Elbek Alyshov face off ahead of The Inner Circle 24