Media Sosial

Tricking Jadi Hobi Baru Aziz Calim Selama Masa Pandemi

Aziz “The Krauser” Calim kerap membagikan gerakan akrobatiknya di media sosial, dan para fan sepertinya akan disuguhkan aksi lebih ciamik dalam waktu dekat.

Atlet strawweight ini mengaku menemukan tricking sebagai hobi barunya selama masa pandemi.

Tricking, atau martial arts tricking, adalah aktifitas fisik yang menggabungkan disiplin bela diri dengan gymnastik dan breakdance. Gerakan dari tricking merupakan kombinasi dari tendangan, salto, dan juga putaran saat airborne yang biasa disebut Combo.

Walapun olahraga ini termasuk sesuatu yang baru di Indonesia, banyak orang-orang di luar negeri yang menggemari aktifitas ini.

“Saya sedang gemar melakukan tricking sebagai hobi baru,” jelas Aziz. “Ini menjadi suatu aktifitas yang menyenangkan.”

Aziz mengatakan aktifitas ini ditekuninya demi mencari olahraga alternatif supaya tidak jenuh dengan aktifitas latihan.

Hal ini juga mempertajam koordinasi antara mata dan gerakan tubuh dalam melayangkan tendangan dan melakukan pendaratan. Dua kemampuan tersebut merupakan hal yang vital bagi seorang atlet bela diri.

“Saya terinspirasi dari karakter film ‘Undisputed,’ Yuri Boyka,” jelasnya. “Dia menggunakan gerakan-gerakan akrobatis dalam laganya untuk mengalahkan lawan.”



Dengan latar belakang kuat dalam seni bela diri tradisional, Aziz mengaku berlatih tricking juga dapat menambah amunisi serangannya seperti teknik tendangan baru saat berlaga di atas Circle nanti.

“Karate mempunyai banyak tendangan yang mirip dengan tricking,” jelas Juara Karate Nasional ini.

“Walaupun tidak banyak, disiplin ini menggunakan tendangan akrobatis untuk menjatuhkan lawan.”

“The Krauser” mengaku serius mempelajari aktifitas tricking. Ia pun bergabung ke dengan salah satu komunitas tricking di sekitar tempat tinggalnya di Solo demi memperdalam kemampuan ini.

“Saya mempunyai banyak teman-teman yang bergabung dengan komunitas,” kata Aziz.

“Saya juga mempelajari tricking dari komunitas teman saya.”

Dengan kemampuannya yang baru, Aziz mengaku tertantang menerapkan tricking dalam laganya di arena ONE Championship.

Pria berusia 22 tahun ini pun menjelaskan bahwa tendangan-tendangan yang dipelajarinya tidak hanya terlihat indah dipandang mata, tapi juga bisa menjadi sebuah serangan efektif yang bisa memperdaya rivalnya.

“Saya akan mencoba untuk menggunakan tendangan-tengangan yang saya pelajari dari tricking ke dalam laga saya nanti,” katanya.

“Sebelum berlaga di ONE Championship, saya sudah sering menggunakan tricking dalam pertandingan. Nanti saat bertanding lagi, saya akan mencobanya.”

Baca juga: Adrian Mattheis Berbagi Arti Julukan ‘Papua Badboy’ Bagi Dirinya