Fitur

KO Terbaik Melalui Serangan Di Udara Dalam Sejarah ONE Championship

Mungkin tidak ada pemandangan yang lebih indah dari sebuah KO melalui serangan di udara dalam dunia bela diri campuran.

Teknik dan kemampuan atletis yang dibutuhkan untuk meluncurkan sebuah serangan di udara menyebabkan hal ini jarang terlihat, bahkan serangan ini tidak terlalu efektif untuk dilakukan.

Namun, beberapa seniman bela diri elit di ONE Championship mampu menyarangkan jenis serangan ini dengan sempurna, dan sebagai hasilnya, sebuah momen yang menjadi sorotan pun tercipta.

Mari kita simak beberapa KO terbaik melalui serangan di udara yang pernah terlihat di atas panggung dunia.

Serangan Lutut Di Udara Sensasional Dari Martin Nguyen

Juara Dunia ONE Featherweight Martin “The Situ-Asian” Nguyen sangat dikenal atas berbagai penyelesaian luar biasa yang dilakukannya, namun ia mengungguli semua itu dengan sebuah penyelesaian pada ronde kedua atas Narantungalag “Tungaa” Jadambaa dalam ajang ONE: ROOTS OF HONOR pada bulan April 2019.

Nguyen masuk dengan tendangan ke arah betis dan paha lawannya untuk memulai rangkaian serangan keras yang akan menyelesaikan laga. Saat dampaknya terakumulasi, sebuah tendangan rendah yang terakhir mampu menggoyahkan Jadambaa dan ia pun terpaksa bergerak mundur.

Tetapi, bintang keturunan Vietnam-Australia ini mengejar “Tungaa” saat ia bersandar ke dinding Circle, dan meluncurkan serangan di udara dengan tendangan gunting dengan lutut yang mengenai rahang Jadambaa sebelum menjatuhkannya seketika.

“The Jaguar” Atasi Agresi Miao Li Tao

Kontes divisi strawweight antara Jeremy “The Jaguar” Miado dan Miao Li Tao dalam gelaran ONE: AGE OF DRAGONS pada bulan November 2019 memberi pelajaran tersendiri bagi atlet yang agresif.

Miao mencoba menjatuhkan lawannya dengan rangkaian pukulan, namun Miado tetap tenang dan menunggu kesempatannya.

Saat atlet Filipina ini bergerak mundur, Miao merangsek maju. Inilah saat dimana “The Jaguar” melihat celah yang ia tunggu-tunggu.

Tepat saat pejuang asal Beijing ini melontarkan hook kirinya, “The Jaguar” beraksi dengan lutut kirinya. Serangan lutut di udara ini mendarat tepat di dagu dan menjatuhkan rivalnya itu dengan cepat.

Pukulan “Superman” Daichi Takenaka Akhiri Laga Epik

Dangerous Daichi Takenaka finishes BJJ World Champion Leandro Issa with HEAVY ground and pound in Round 3!

Dangerous Daichi Takenaka finishes BJJ World Champion Leandro Issa with HEAVY ground and pound in Round 3!????: Check local listings for global TV broadcast????: Watch on the ONE Super App ????http://bit.ly/ONESuperApp

Posted by ONE Championship on Friday, August 2, 2019

Sebuah laga tiga ronde keras antara Daichi Takenaka dan Leandro “Brodinho” Issa dalam ajang ONE: DAWN OF HEROES pada bulan Agustus 2019 berakhir dengan sebuah penyelesaian empatik dari atlet Jepang itu pada stanza terakhir.

Takenaka semakin yakin saat laga bergulir, dan serangan atasnya mendarat ke tubuh Juara Dunia Brazilian Jiu-Jitsu tersebut. Tetapi, Issa tetap menekan maju.

“Brodinho” mencoba masuk dengan hook kiri yang lebar, tetapi Takenaka telah mempersiapkan serangan atas atlet Brasil itu dengan pukulan ‘Superman’-nya. Kompetitor Jepang ini akhirnya menggunakan footwork-nya, dengan skip-step cepat untuk mempersiapkan pukulan kuat dari tangan kiri, sebelum meloncat maju dan menyerang.

Kekuatan pukulan ini semakin bertambah karena rivalnya itu maju, dan perwakilan Paraestra Izumi ini kemudian menyarangkan beberapa serangan tambahan untuk memastikan kemenangannya.



Transisi Lutut Timofey Nastyukhin Akhiri Perlawanan Eduard Folayang

Timofey Nastyukhin mencetak salah satu kemenangan terbesar dalam kariernya saat ia menang KO atas Eduard “Landslide” Folayang pada ronde pembuka dalam ajang ONE: WARRIOR’S WAY di bulan Desember 2014.

Atlet Rusia tersebut mengejutkan Folayang dengan sebuah pukulan kanan tajam pada menit ketiga kontes ini, sebelum ia mengincar sebuah serangan penutup.

“Landslide” mencoba menjauhkan lawannya dengan sebuah hook kiri, namun Nastyukhin menerjang di udara dengan serangan lutut.

Lutut kirinya mengenai dagu atlet Filipina itu dan menjatuhkannya ke atas kanvas, dimana beberapa pukulan lanjutan berhasil mengakhiri laga itu.

Leandro Ataides Pojokkan Mohamed Ali

Terlepas dari catatan rekornya dalam berbagai Kejuaraan Dunia BJJ, Leandro “Wolf” Ataides memiliki beberapa KO terbaik saat tampil di dalam “The Home Of Martial Arts,” yang termasuk sebuah penyelesaian luar biasa saat menghadapi Mohamed Ali di ajang ONE: AGE OF DOMINATION pada bulan Desember 2019.

Dengan hanya 30 detik tersisa pada ronde kedua, “Wolf” melepaskan sebuah pukulan memutar ke arah atlet Mesir tersebut, yang memaksa rivalnya ini bersandar di dinding Circle.

Ataides memaksa lawannya tetap berada di posisinya dengan kombinasi dua pukulan, sebelum ia melepaskan sebuah serangan lutut di udara.

Sosok atlet Brasil bertubuh besar yang menerjang di udara itu adalah sebuah pemandangan menakjubkan— terutama saat serangan ini membuat Ali terjatuh ke atas kanvas.

“Wolf” Hentikan Mantan Juara Dunia

Leandro Ataides picks up a thrilling TKO victory, securing a shot at the ONE Middleweight World Championship!

Leandro Ataides picks up a thrilling TKO victory, securing a shot at the ONE Middleweight World Championship!Watch the full event LIVE & FREE on the ONE Super App ???? http://bit.ly/ONESuperApp | TV: Check local listings for global broadcast

Posted by ONE Championship on Saturday, May 12, 2018

Ataides meraih sebuah kemenangan KO lainnya saat dirinya menghentikan mantan Juara Dunia ONE Middleweight Vitaly Bigdash dalam ajang ONE: GRIT AND GLORY pada bulan Mei 2018.

Saat laga berimbang pada ronde ketiga – dimana keduanya meraih kesuksesan tersendiri sejauh itu – bintang Brasil ini secara dramatis mengubah arah laga dengan pukulan ‘Superman’ yang luar biasa.

“Wolf” menerjang Bigdash dengan sebuah skip pendek, sebelum ia menanamkan tangan kanannya di rahang rivalnya itu.

Atlet Rusia tersebut jelas terdampak dan mundur, namun Ataides berhasil mempertahankan tekanan. Ia mencetak takedown cepat dan melepaskan ground and pound keras demi meraih kemenangan.

Baca juga: KO Terbaik Dalam Sejarah Perebutan Gelar ONE Championship