Fitur

Apa Langkah Selanjutnya Dari Para Pemenang Di ONE: MARK OF GREATNESS?

Gelaran terakhir ONE Championship untuk tahun ini menampilkan 13 laga spektakuler pada hari Jumat, 6 Desember, namun hanya setengah dari seluruh atlet yang tampil malam itu dapat meraih kemenangan dan naik peringkat dalam divisi mereka.

Ajang promosional berjudul ONE: MARK OF GREATNESS — yang dilangsungkan di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Malaysia — menawarkan beberapa kontes mengejutkan dan mempersiapkan beberapa laga yang sangat menarik untuk tahun 2020 bagi para pemenang yang berlaga di kartu pertandingan ini.

Berikut adalah lima laga potensial yang mungkin akan berlangsung tahun depan di The Home Of Martial Arts.

Agilan Thani

Malaysian sensation Agilan Thani raises his hands following his victory in December 2019

Dalam sebuah laga terbaik dan paling menegangkan malam itu, Agilan “Alligator” Thani mampu unggul tipis atas pendatang baru Dante Schiro dalam sebuah laga bela diri campuran divisi welterweight.

Seorang lawan menarik bagi atlet tuan rumah ini mungkin adalah seorang veteran asal Brasil Luis “Sapo” Santos, dan ini dapat menentukan siapa penantang berikutnya bagi gelar Juara Dunia  ONE Welterweight.

Luis memiliki teknik yang berimbang dalam segi striking dan grappling — yang mungkin akan menjadi ujian besar bagi perkembangan Agilan. Ditambah lagi, ia juga orang terakhir yang mengalahkan penguasa divisi ini, Kiamrian “Brazen” Abbasov.

Jika Agilan dapat mengalahkannya, maka ia mungkin dapat meraih posisi sebagai penantang teratas untuk kedua kalinya.

Reece McLaren

Australian grappler Reece McLaren is ready for the bell to ring at ONE: MARK OF GREATNESS

Reece “Lightning” McLaren kembali ke jalur kemenangan dengan sebuah submission teknis pada ronde pertama melawan atlet India Gurdarshan “Saint Lion” Mangat.

Grappler Australia ini telah menjadi salah satu kompetitor elit dalam divisi flyweight sejak ia turun satu divisi pada tahun 2017 dan — walaupun hampir mendapatkannya — ia belum pernah meraih kesempatan dalam perebutan sabuk emas divisi ini.

Mantan Juara Dunia ONE Flyweight Geje “Gravity” Eustaquio kembali dari sebuah kemenangan KO luar biasa di Manila.

Sebuah laga antara keduanya dapat memisahkan mereka dari para atlet lainnya, sambil menampilkan sebuah pertemuan antara gaya Brazilian Jiu-Jitsu milik Reece dan kemampuan wushu milik Geje.

Andrei Stoica

Romanian light heavyweight kickboxer Andrei Stoica gets his hand raises in Kuala Lumpur, Malaysia in December 2019

Andrei “Mister KO” Stoica mencetak pernyataan keras saat ia menjatuhkan atlet kuat asal Brasil Anderson “Braddock” Silva dalam ronde pembuka laga ONE Super Series kickboxing mereka.

Striker asal Rumania ini mencetak kemenangan beruntun atas lawan elit di dalam Circle, dan ia mungkin saja mendapatkan posisi sebagai penantang teratas untuk Kejuaraan Dunia ONE Light Heavyweight Kickboxing melawan pemegang gelar yang baru, Roman Kryklia.

Pertemuan kolosal ini akan melihat kemampuan Andrei dalam bertinju dan bertahan, melawan serangan lutut keras dan penempatan serangan sempurna milik Roman.

Dengan gelar terbesar dalam disiplin ini dipertaruhkan, kedua pria ini tidak akan sedikitpun bergerak mundur.

Tial Thang

Myanmar bantamweight Tial Thang prepares for battle in December 2019

Ia mungkin hanya menjalani dua laga dalam karir profesional bela diri campurannya, namun setelah kemenangan melalui keputusan juri atas “The Kid” Kim Woon Kyoum, “The Dragon Leg” Tial Thang kini telah mengalahkan dua lawan berpengalaman dalam divisi bantamweight.

Atlet Myanmar yang bersinar ini sehari-hari berlatih bersama Juara Dunia ONE Aung La “The Burmese Python” N Sang dan Martin “The Situ-Asian” Nguyen. Hal ini membantunya berkembang pesat dan menapaki peringkat, dimana ini hanya berarti ia akan siap menghadapi tantangan berikutnya dalam kompetisi ini.

Seorang atlet senior Indonesia bernama “The Terminator” Sunoto mungkin telah menjalani waktu lebih banyak di dalam Circle di atas kertas, namun evolusi Tial Thang dapat menjadi lawan yang seimbang jika laga ini akan terjadi di dalam “The Home Of Martial Arts.”

Taiki Naito

Japanese Muay Thai specialist Taiki Naito kicks his way to victory in December 2019

Striker andalan Jepang Taiki “Silent Sniper” Naito mencetak sebuah penampilan dominan lainnya di Malaysia, saat ia mengalahkan Rui Botelho dalam laga ONE Super Series Muay Thai mereka melalui keputusan mutlak.

Kemenangan ini membawa rekornya menjadi 2-0 di dalam ONE Super Series, sama seperti “No.1” Nguyen Tran Duy Nhat, yang telah menjadi atlet pendatang luar biasa dalam paruh kedua tahun 2019.

Para penggemar tentunya akan mendapatkan sajian yang menarik saat kecepatan dan kemampuan Taiki bertemu dengan kekuatan luar biasa dari atlet Vietnam ini, dimana hal tersebut akan mendorong siapapun pemenangnya untuk masuk ke dalam jajaran elit divisi flyweight.

Baca Juga: ONE: MARK OF GREATNESS – Hasil Langsung Laga Sam-A Vs. Junguang