Bela Diri Campuran

Reece ‘Lightning’ McLaren Raih Kemenangan Cepat Di Malaysia

Kemampuan submission dari Reece “Lightning” Mclaren berhasil memberinya kemenangan cepat atas Gurdarshan “Saint Lion” Mangat.

Dalam kontes flyweight ONE: MARK OF GREATNESS, Reece terlihat langsung berniat menggiring lawannya ke atas kanvas guna mencari ruang untuk melakukan kuncian – dan strategi ini terbukti berjalan mulus.

Reece McLaren sukses cetak KO ???? atas Gurdarshan Mangat di ronde pertama dengan kuncian rear-naked choke!

Reece McLaren sukses cetak KO ???? atas Gurdarshan Mangat di ronde pertama dengan kuncian rear-naked choke!

Posted by ONE Championship Indonesia on Friday, December 6, 2019

 

Reece memulai laga dengan melemparkan beberapa serangan, rangkaian pukulan jab-straight-jab yang disusul dengan tendangan dorongan ke arah wajah serta badan atlet India tersebut.

Sesaat setelah melancarkan serangan itu, Reece langsung memanfaatkan kuda-kuda southpaw lawannya dengan melancarkan single leg takedown. Atlet Australia itu mengambil kaki kanan Gurdarshan, dan menjatuhkannya ke atas kanvas.

Di permainan bawah, perwakilan Potential Unlimited Mixed Martial Arts ini kembali memperlihatkan kelihaian teknik ground yang dimilikinya. Ia mampu melakukan scramble demi meraih side control dan bertransisi menuju full mount guna menghantam “Saint Lion” dengan ground and pound.

Saat ia menyarangkan ground and pound, atlet kelahiran 28 tahun silam ini melihat kesempatan untuk mengakhiri perlawanan atlet asal Kanada-India tersebut.

Peluang itu pun langsung dimanfaatkannya dengan mengambil posisi punggung, demi sebuah kuncian rear-naked choke yang membuat Gurdarshan menyerah pada menit ke 4:35 ronde pertama.

Dengan kemenangan ini, Reece menambahkan catatan kemenangan rekor profesionalnya menjadi 13-7-0.

Ia sebelumnya juga berhasil meraih kemenangan submission atas atlet asal Malaysia Gianni Subba di Axiata Arena, bulan Maret 2018 silam.

Sedangkan bagi Gurdarshan, ini adalah kekalahan pertamanya sejak berlaga di “The Home Of Martial Arts,” yang merubah rekor profesionalnya menjadi 15-3-0.

Baca Juga: Andrei Stoica Tutup Tahun 2019 Dengan Kemenangan KO Luar Biasa