Bela Diri Campuran

Agilan Thani Berhasil Taklukkan Dante Schiro Setelah Laga Keras Di Kuala Lumpur

Penonton di dalam Axiata Arena bersorak saat pejuang tuan rumah Agilan “Alligator” Thani meraih kemenangan setelah laga keras dengan Dante Schiro di ajang ONE: MARK OF GREATNESS.

Hari Jumat, 6 Desember, pria asal Kuala Lumpur ini meraih keputusan terbelah, atau split decision, setelah tiga ronde laga bela diri campuran sengit dalam divisi welterweight.

Agilan Thani ???????? raih kemenangan dengan keputusan terbelah atau split decision!

Agilan Thani ???????? raih kemenangan dengan keputusan terbelah atau split decision!

Posted by ONE Championship Indonesia on Friday, December 6, 2019

Agilan memulai dengan baik saat ia dengan cepat mengukur kemampuan lawan di awal ronde pertama sebelum menutup jarak dan membanung lawannya ke atas kanvas. Para atlet ini bergulat di pagar Circle dalam posisi clinch, serta bertukar uppercut keras sebelum perwakilan Monarchy MMA itu mencetak takedown lainnya.

Atlet tuan rumah ini sangat aktif dalam posisi atas yang dominan, namun Dante mampu membalas dengan pukulan siku dan dua kali mencoba menyarangkan kuncian guillotine choke untuk memastikan kontes ini berjalan dengan sangat kompetitif.

Keduanya memulai dengan sebuah pertukaran pukulan keras untuk membuka stanza kedua. Agilan menyarangkan rangkaian pukulan overhand kanan, hook kiri dan tendangan rendah kiri, dimana atlet asal Wisconsin, AS yang menjadi lawannya itu mencetak angka dengan pukulan uppercut dan straight kanan.

“Alligator” mencetak sebuah takedown lain atas Dante, yang menyikapi dengan teknik tinggi dan membalik posisinya. Saat Agilan mencoba kembali bangkit, Dante berhasil meraih punggungnya, mencetak sebuah kuncian body triangle, dan hampir menyelesaikan laga dengan teknik kuncian rear-naked choke yang sayangnya tidak dieksekusi dengan baik.

Namun, berkat dukungan penonton tuan rumah, atlet kelahiran Sentul ini mampu menangkal serangan ini – yang juga termasuk sebuah pertukaran ground and pound singkat – untuk mengakhiri laga dramatis ini.

Stanza akhir kembali dimulai dengan “Agillator” yang maju dengan pukulan overhand kanan dan teknik gulatnya. Walau Dante terlihat bertahan, ia mampu mementahkan percobaan takedown, masuk ke dalam posisi clinch secara cepat, dan kembali maju ke tengah untuk bertukar serangan.

Kedua atlet ini sama sekali tidak menurunkan tensi di menit-menit akhir, dimana atlet asal AS ini sempat melancarkan spinning kick yang tidak mengenai Agilan – yang lanjut mendesak dengan rentetan pukulan keras.

Para penggemar bangkit berdiri pada detik-detik terakhir laga berdurasi 15 menit ini, dimana mereka menunggu sebuah keputusan yang dapat berpihak pada siapapun di akhir pertandingan ini.

Setelah beberapa waktu menunggu bagi kedua atlet ini, sebuah keputusan terbelah, atau split decision, diberikan bagi kemenangan Agilan, yang membawa rekor profesionalnya menjadi 11-4.

Baca Juga: Reece ‘Lightning’ McLaren Raih Kemenangan Cepat Di Malaysia