Bagaimana ‘Dagi’ Kalahkan Rasa Sakit Demi Laga Melawan Amir Khan

Saygid Guseyn Arslanaliev DC 7870

Apakah ada yang mampu menghentikan Saygid “Dagi” Guseyn Arslanaliev di dalam rangkaian ONE Lightweight World Grand Prix?

Atlet kelahiran Dagestan ini mempertahankan tingkat penyelesaian 100 persen dan maju ke final turnamen ini setelah kemenangan KO keenam dalam kariernya atas Amir Khan di ONE: ENTER THE DRAGON.

"Dagi" Arslanaliev PUNCHES his ticket to the ONE Lightweight World Grand Prix finals by knocking out Amir Khan in Round 1!

Saygid "Dagi" Arslanaliev PUNCHES his ticket to the ONE Lightweight World Grand Prix finals by knocking out Amir Khan in Round 1!Watch the full event on the ONE Super App 👉 http://bit.ly/ONESuperApp | TV: Check local listings for global broadcast

Posted by ONE Championship on Friday, May 17, 2019

Walaupun terpaksa menghadapi atlet Singapura ini melalui pemberitahuan singkat dan berlaga di arena lawannya, “Dagi” tidak merasakan keraguan saat ia mendominasi lawan dalam ring dan mengakhiri pertandingan dengan hook dan dua uppercut.

Pria berusia 24 tahun ini kini lolos dari dua babak dalam turnamen World Grand Prix dengan waktu gabungan 3:21, dimana hal in menjadi rekor tersendiri di antara para pencetak KO yang tersisa.

Namun, seperti penjelasannya, ia tidak memasuki laga ini dalam kondisi prima, maka saat yang terbaik bagi dirinya mungkin memang belum tiba.

ONE: Ketika lawan anda dirubah, apakah anda berharap itu akan menjadi laga yang lebih mudah?

Saygid Guseyn Arslanaliev: Saya tak pernah mengharapkan laga mudah, dan ini bukanlah pengecualian. Saya mengetahui Amir Khan memang petarung kuat, maka saya bersiap untuk laga keras.

Saygid Guseyn Arslanaliev ASH_0868.jpg

ONE: Apa perasaan anda secara fisik dan emosional sebelum laga ini?

SGA: Seperti biasa, saya selalu bersemangat. Perubahan lawan tidak mengganggu saya dan saya hanya melanjutkan latihan.

Saya menderita infeksi kuping parah beberapa minggu sebelum laga dan harus meninggalkan [latihan di Tiger Muay Thai] di Thailand untuk mendapatkan perawatan di Rusia, maka saya sedikit khawatir tentang kesehatan saya, namun akhirnya semuanya baik-baik saja.

ONE: Apa yang anda harapkan dari Amir Khan?

SGA: Ia adalah atlet yang eksplosif, maka saya mencoba membuatnya kelelahan di awal laga untuk mendapatkan keunggulan atas dirinya.

Terutama, ia juga striker yang bagus dan sangat cerdas, maka saya melihatnya memiliki kemampuan merata. Saya berharap ia akan menarik saya dalam clinch dan bermain lebih banyak dalam posisi itu.

Saygid Guseyn Arslanaliev DC 7912.jpg

ONE: Apakah anda merasa terganggu dengan para pendukung tuan rumah dari Amir Khan?

SGA: Tidak juga. Itu menjadi motivasi bagi saya untuk membuktikan mereka salah dan menunjukkan siapa atlet [terbaik] sebenarnya.

Sangat masuk akal jika mereka mendukung atlet tuan rumah. Faktanya, akan lebih sulit baginya untuk berlaga dan kalah sebagai tuan rumah, dimana ia diharapkan menampilkan kemampuan terbaiknya.

ONE: Anda sebelumnya ingin laga yang lebih panjang demi menunjukkan kemampuan anda, namun laga ini selesai di ronde pertama – lagi. Apakah anda terganggu bahwa penggemar tak dapat melihat lebih banyak?

SGA: Saya tidak kesal – saya menang, karena itu semuanya baik-baik saja. Semua sudah diatur oleh Tuhan, dan saya menerima kemenangan atau kekalahan.

Saya mencoba untuk memperpanjang laga ini, namun itu terjadi seperti apa adanya.

Saygid Guseyn Arslanaliev YK4_4204.jpg

ONE: Tim pojok anda sangatlah vokal – seberapa besar kontribusi mereka dalam kesuksesan anda?

SGA: Saya mendapat tim pojok luar biasa kali ini, dan saran mereka jelas membantu saya menang dalam laga ini.

Salah satu striker terbaik Rusia, Ramazan Ramazanov, membantu saya dengan permainan stand up, dan atlet ONE Yusup Saasulaev dan Marat Gafurov membantu membuat strategi bersama-sama.

Saya ingin berterima kasih kepada mereka – ini adalah kemenangan kami. Saya mengikuti saran mereka dan itu berhasil.

ONE: Dalam final turnamen, anda akan melawan pemenang dari laga antara Timofey Nastyukhin vs. Lowen Tynanes – siapa yang anda ingin lawan?

SGA: Saya akan dengan senang hati menghadapi siapapun – keduanya adalah petarung tingkat tinggi, namun saya tidak gentar dengan lawan kuat.

Tujuan saya adalah untuk menang, maka pada gambaran besarnya, tidak terlalu penting siapa yang saya hadapi.

Selengkapnya di Berita

Nabil Anane at The Inner Circle 25
Masaaki Noiri celebrates after stopping Liu Mengyang at ONE SAMURAI 2
Suakim celebrates his win over Nabil Anane at The Inner Circle 25.
Abdulla Dayakaev lands a left hand on Superlek at The Inner Circle 25.
Masaaki Noiri faces off with Liu Mengyang with the Tokyo skyline in the background
Nabil Anane and Suakim face off ahead of The Inner Circle 25
Superlek, Jonathan Di Bella, Nadaka, and Rifdean Masdor are scheduled to compete at ONE SAMURAI 4
Nabil Anane punches Ilias Ennahachi at ONE Friday Fights 126
Nico Carrillo celebrates his World Title win over Shadow Mavinn at ONE Fight Night 40.
Elbek Alyshov celebrates after capturing the ONE Bantamweight MMA World Championship at The Inner Circle 24.
Ramadan Ondash connects with a right hand on Johan Ghazali at The Inner Circle 24.
MMA stars Enkh-Orgil Baatarkhuu and Elbek Alyshov face off ahead of The Inner Circle 24