Abro Fernandes Tinjau Laga Puncak ONE: A NEW BREED III

Abro Fernandes defeats Eko Priandono ONE WARRIORS CODE DC 0757 768x512

Laga utama ONE: A NEW BREED III tidak akan kalah serunya dibandingkan ajang sebelumnya dengan menampilkan dua atlet kelas dunia.

Di laga utama, Petchmorakot Petchyindee Academy akan mempertahankan sabuk Juara Dunia ONE Featherweight Muay Thai melawan pesaing dari Swedia, Magnus “Crazy Viking” Andersson. Ajang yang telah direkam sebelumnya di Bangkok, Thailand, tersebut akan tayang pada Jumat, 18 September.

Menurut Abro “The Black Komodo” Fernandes, Petchmorakot memiliki modal untuk keluar sebagai pemenang dan mempertahankan sabuknya.

“Menurut saya Petchmorakot akan menggunakan strategi yang selalu digunakannya saat bertanding, dia akan tenang dan ekonomis dalam mengeluarkan tenaga saat menyerang,” jelas Abro.

“Tapi dia pasti menggunakan kemampuannya untuk menghindari lawan dan mencari sudut yang bagus.”

Menurut wakil dari Han Academy ini, Petchmorakot selalu terlihat santai dan tersenyum saat bertanding. Ini tidak hanya sekadar strategi sang atlet untuk menurunkan psikologi lawan, tetapi juga menunjukkan kemampuannya untuk berimprovisasi saat di atas ring.

Abro menambahkan bahwa senjata terkuat dan yang paling sering membawa kesuksesan bagi Petchmorakot adalah sikut dan lututnya, serta kegemarannya menggunakan jangkauan dalam jarak pendek.

“Menurut saya senjata spesialnya elbow sama clinch,” kata Abro.



Abro menambahkan bahwa Petchmorakot dapat dengan mudah mengatur jarak menyerang. Hal ini menjadikan atlet berusia 26 tahun tersebut sulit diserang.

Walaupun Petchmorakot atlet yang tangguh, lawannya kali ini bukanlah seorang yang bisa dianggap enteng, Menurut Abro, “Crazy Viking” mempunyai kemampuan yang dapat menandingi sang juara bertahan.

“Saya lihat tinjunya bagus. Dia juga punya kemampuan untuk mengeluarkan kombinasi tinju yang bagus dan keras,” jelas Abro.

“Faktor ini akan menjadi salah satu bahaya buat Petchmorakot dan harus dia waspadai.”

https://www.instagram.com/p/CFMh-SEBJUN/?utm_source=ig_embed

Abro menjelaskan bahwa kemampuan Andersson dalam bertinju dapat mengurangi kesempatan Petchmorakot untuk memotong jarak dan bertanding dalam jarak dekat. Ditambah lagi, keunggulan tinggi badan “Crazy Viking” akan memberi sebuah tantangan tersendiri bagi Petchmorakot.

Meski demikian, Abro percaya Petchmorakot telah mengantisipasi keunggulan postur lawannya.

“Menurut saya, [Petchmorakot] sudah sering bertemu dengan lawan yang lebih tinggi, jadi dia pasti akan menggunakan pengalamannya untuk menyesuaikan serangan,” tutur Abro.

“Petchmorakot akan menggunakan strategi baru untuk menghadapi lawannya ini, tapi dia juga akan menyesuaikan strategi dengan apa yang dilihatnya saat di atas ring.”

“Saya pikir, Petchmorakot akan menggunakan kemampuannya untuk mengelak dan menghindari serangan, lalu menyerang balik tinju Magnus.”

Baca juga: Sunoto: Kecerdasan Bertanding Faktor Penting Di Laga Petchmorakot Vs. Andersson

Selengkapnya di Muay Thai

Panpayak Jitmuangnon and Lamnamoonlek Torfunfarm face off ahead of The Inner Circle 32
(From left) Nong-O Hama, Rodtang Jitmuangnon, Shimon Yoshinari, and Asadula Imangazaliev will be part of the 2026 ONE Flyweight Muay Thai World Grand Prix.
Panpayak Jitmuangnon connects with a head kick on Anuar Cisneros at The Inner Circle 23 on July 24
Panpayak Jitmuangnon connects with a head kick on Anuar Cisneros at The Inner Circle 23 on July 24
Olivia Bahsous (L) vs Malia Weaver (R) is confirmed for The Inner Circle 35
Kiamran Nabati fires a shot at Nontachai's midsection during their main event clash at The Inner Circle 31.
Kiamran Nabati and Nontachai will finally lock horns at The Inner Circle 31
Kiamran Nabati faces off with Nontachai Jitmuangnon ahead of The Inner Circle 31
Nontachai Jitmuangnon lands a right kick on Soner Sen at ONE Friday Fights 130
Yod-IQ Or Pimolsri celebrates his World Title win at The Inner Circle 30.
Rambolek vs Yod IQ at The Inner Circle 30
Seksan vs Muangthai at The Inner Circle 30 16