Berita

Eko Roni Saputra: Petchmorakot Akan Tampil Lebih Ganas Di ONE: A NEW BREED III

Salah satu atlet Muay Thai terbaik dunia, Petchmorakot Petchyindee Academy, akan mempertahankan gelar Juara Dunia ONE Featherweight Muay Thai yang saat ini dipegangnya.

Ia akan menghadapi atlet Swedia Magnus “Crazy Viking” Anderson pada hari Jumat, 18 September nanti, dalam ajang ONE: A NEW BREED III yang terlebih dahulu direkam di Bangkok Thailand – dimana berbagai kalangan memprediksi bahwa keduanya akan menyajikan sebuah laga fantastis berkat resume mereka.

Berdasarkan anggapan tersebut, laga seperti ini tak hanya dinantikan oleh para penggemar, namun memang ditunggu oleh para kesatria lainnya yang berlaga di “The Home of Martial Arts,” termasuk atlet andalan Indonesia yang mengasah keahliannya di Evolve, Singapura, “Dynamite” Eko Roni Saputra.

“Saya mengikuti karier Petchmorakot sedari awal. Kalau saya perhatikan, ia akan lebih sangar saat dirinya berlaga melawan atlet yang berasal dari luar Thailand,” ungkap Eko.

Pernyataan tersebut tidak diungkapkan peraih medali emas gulat di Pekan Olahraga Nasional 2016 ini tanpa alasan; dirinya memang mengamati perkembangan dari Petchmorakot dari laga ke laga.

“Saya perhatikan, ya memang seperti itu. Sebagai contoh, saat ia bertanding melawan Pongsiri PK.Saenchai Muaythaigym. Coba kita bandingkan dengan laga melawan atlet dari negara di luar Thailand,” kata Eko Roni, yang menunggu waktunya kembali berlaga di Circle ONE.

“Contoh lain juga dapat terlihat saat Petchmorakot berlaga melawan Liam Harrison dan Charlie Peters. Dia bertanding jauh lebih agresif dan sangar.”

Selama kariernya bersama ONE, atlet yang mewakili Petchyindee Academy itu memang menorehkan prestasi yang luar biasa. Maka, tidak mengherankan bahwa Petchmorakot kini menduduki posisi teratas dalam divisi featherweight Muay Thai dalam rangkaian ONE Super Series.



Bahkan warga provinsi Ubon Ratchathani ini telah menghadapi atlet yang dianggap sebagai salah satu yang terbaik sepanjang masa, Giorgio “The Doctor” Petrosyan, selama dua kali berturut-turut – yang terbukti dengan kemenangan mengejutkan yang diraihnya saat itu.

Prestasi luar biasa ini ditambah pula dengan kemenangannya atas sang legenda Muay Thai, Yodsanklai IWE Fairtex, dalam rangkaian gelaran utama ONE: NO SURRENDER, yang menambahkan deretan atlet Muay Thai papan atas yang telah ditaklukkannya.

Dalam ajang yang diselenggarakan pada 31 Juli 2020 silam itu, Petchmorakot mampu unggul melalui keputusan mayoritas, atau majority decision.

Kembali ke opini Eko Roni, ia pun melihat bahwa Petchmorakot akan maju dengan performa terbaiknya dan mampu menghentikan perlawanan Magnus Anderson pada ronde keempat – dimana kemenangan itu akan memberinya kesuksesan untuk sekali lagi mempertahankan gelar Juara Dunia ONE Featherweight Muay Thai dan kemenangan beruntunnya.

“Untuk laga melawan Magnus Anderson, saya melihat bahwa Petchmorakot akan mengakhirinya pada ronde keempat,” sebut perwakilan Evolve ini.

“Kalau dikalahkan dengan serangan apa, saya belum dapat memprediksi hal tersebut. Karena ini [berada di bawah peraturan] Muay Thai, mungkin saja [kemenangan itu] melalui tendangan kiri atau serangan siku. Selama ini, [kedua] serangan tersebut memang menjadi senjata pamungkas bagi Petchmorakot.”

Baca juga: Magnus Andersson: Mengalahkan Petchmorakot ‘Akan Berarti Segalanya’