Fitur

5 KO Terbaik Dari Striker Superstar Di ONE: MASTERS OF FATE

2 Nov 2019

ONE: MASTERS OF FATE menjanjikan berbagai aksi luar biasa di Manila, Filipina, berkat keterlibatan beberapa striker luar biasa dan paling dinamis dalam “The Home Of Martial Arts.”

Para praktisi wushu kelas dunia, Juara Dunia Muay Thai, serta seniman bela diri campuran akan menampilkan kemampuan stand-up mereka di dalam Mall Of Asia Arena, dimana mereka juga memiliki potensi untuk mencetak penyelesaian yang dapat menjadi sorotan.

Mari kita lihat lima KO terbaik dari beberapa bintang terbesar dalam ajang ini untuk melihat serangan seperti apa yang anda dapat harapkan pada hari Jumat, 8 November.

#1 Tendangan Ke Arah Kepala Milik Joshua

Setelah kehilangan gelar Juara Dunia ONE Strawweight miliknya melalui keputusan terbelah, atau split decision, saat melawan Yosuke “The Ninja” Saruta pada bulan Januari, Joshua “The Passion” Pacio merebut kembali sabuk emas itu dalam ajang ONE: ROOTS OF HONOR dengan cara yang spektakuler.

Saat Joshua melontarkan tipuan dengan jab-nya pada ronde keempat, Yosuke mengambil umpan tersebut dan menjawab dengan melemparkan pukulan overhand kanannya, namun itu membuatnya kepalanya berada di jalur tendangan tinggi milik atlet Filipina tersebut, dan atlet Jepang ini pun segera terjatuh saat kepalanya terkena lutut Joshua.

Perwakilan Team Lakay ini akan mempertahankan gelarnya di laga utama ajang ONE: MASTERS OF FATE melawan rekan senegaranya Rene “The Challenger” Catalan.

#2 Eduard Mengejutkan Seorang Legenda

Eduard “Landslide” Folayang mencetak kemenangan terbesar dalam karirnya dan menjadi Juara Dunia ONE Lightweight untuk pertama kalinya saat ia mengalahkan Shinya “Tobikan Judan” Aoki di ajang ONE: DEFENDING HONOR.

Saat grappler terbaik Jepang itu mengincar sebuah takedown pada awal ronde ketiga, perwakilan Team Lakay itu menyerang balik dengan sebuah tendangan lutut di udara yang membalikkan jalannya kontes ini.

Shinya mencoba tetap menekan maju, namun ia mengalami disorientasi dan tidak dapat menghentikan lawannya yang menggunakan underhook untuk menyerang. Di atas kanvas, Shinya menerima serangan lutut keras lainnya di kepala, sebelum serangkaian pukulan keras mengakhiri laga bersejarah ini.

“Landslide” akan menghadapi bintang Mongolia Amarsanaa “Spear” Tsogookhuu di depan pendukungnya di Manila.

#3 Pukulan Kanan Pemecah Rekor Milik Li Kai Wen

“The Underdog” Li Kai Wen mencetak KO tercepat dalam sejarah divisi featherweight saat ia menaklukkan Rodian “The Redeemer” Menchavez di ajang ONE: PINNACLE OF POWER.

Atlet Tiongkok ini segera mencetak angka dengan sebuah kombinasi jab-cross yang memaksa atlet Filipina ini mundur, dimana pada saat Rodian ingin membalas dengan hook kiri, ia menemukan sebuah pukulan overhand kanan yang sedang mengalir dengan cantik. 

Pukulan itu langsung mengenai rahang “The Redeemer” dan membuatnya hilang kesadaran hanya dalam waktu 10 detik.

Kai Wen akan kembali beraksi di Manila saat ia turun ke divisi bantamweight untuk menghadapi atlet Indonesia Paul “The Great King” Lumihi.

#4 Pongsiri Akhiri Laga Dengan Serangan Lutut Keras

Pongsiri “The Smiling Assassin” Mitsatit membawa keahlian Muay Thai miliknya untuk mengalahkan Robin “The Ilonggo” Catalan di ajang ONE: WARRIORS OF LIGHT.

Perwakilan Tiger Muay Thai ini meraih kesuksesan awal dengan serangan lutut ke arah tubuh, dan ia tetap menyerang sampai salah satu tendangan itu mendarat di ulu hati lawannya pada menit ketiga stanza pembuka.

“The Ilonggo” mencoba menekan Pongsiri ke arah pagar Circle, namun atlet Thailand tersebut dapat bergerak dengan bebas sambil mempertahankan posisi clinch yang kuat. Ia melayangkan lutut kanannya ke paha bagian dalam Robin, serta mengarahkan lutut kirinya ke ulu hati lawannya sekali lagi dan menjatuhkan Robin dalam hitungan detik. 

“The Smiling Assassin” akan menghadapi mantan Juara Dunia ONE Strawweight Yoshitaka “Nobita” Naito hari Jumat depan.

#5 Serangan Tak Terhentikan Han Zi Hao

Salah satu KO terbaik dalam sejarah ONE Super Series datang dari pukulan kanan luar biasa milik Han Zi Hao saat ia melawan Ryan “The Filipino Assassin” Jakiri di ajang ONE: PURSUIT OF GREATNESS.

Penyelesaian ini datang setelah Ryan mencoba membalas tendangan ke arah tubuh dari atlet Tiongkok tersebut dengan hook kirinya, namun serangan itu meleset dari kepala lawannya. 

Zi Hao memberi balasan yang lebih akurat. Ia menjatuhkan tangan kanannya ke bawah lengan kiri “The Filipino Assassin” yang menjulur terlalu jauh dan mengenai rahangnya dengan kekuatan penuh dari pukulan cross kanan yang mencetak penyelesaian luar biasa.

Mantan penantang gelar  Juara Dunia ONE Bantamweight Muay Thai ini akan menghadapi “Left Savage” Kongsak PK.Saenchaimuaythaigym dalam sebuah kontes menegangkan di babak pendahuluan ONE: MASTERS OF FATE.

Baca Juga: 7 Submission Terbaik Dari Bintang ONE: MASTERS OF FATE

Manila | 8 November | MASTERS OF FATE | TV: Periksa daftar tayangan lokal untuk siaran global | Tiket: http://bit.ly/onefate19