Fitur

5 KO Keras Dari Para Kickboxer Di ONE: FIRST STRIKE

Kurang dari dua minggu lagi, delapan kickboxer terbaik di muka bumi akan berlaga dalam ONE Featherweight Kickboxing World Grand Prix. Di malam yang sama, penantang peringkat pertama dan kedua divisi ini akan berjuang dalam Kejuaraan Dunia ONE Featherweight Kickboxing.

Segala sesuatunya akan berlangsung di ONE: FIRST STRIKE pada Jumat, 15 Oktober, dimana para penggemar akan menyaksikan enam laga dalam disiplin striking.

Untuk memanaskan suasana jelang malam pertandingan, simak lima KO terbaik dari para superstar kickboxing yang berlaga dalam ajang ini.

#1 Giorgio Petrosyan Daratkan Pukulan Kiri Panas

Setelah mengalahkan Petchmorakot Petchyindee Academy dalam babak perempat final ONE Featherweight Kickboxing World Grand Prix 2019, Giorgio “The Doctor” Petrosyan berlanjut menghadapi Smokin’ Jo Nattawut dalam babak semifinal.

Kedua pria ini bertemu di ajang ONE: DREAMS OF GOLD pada bulan Agustus tahun yang sama, dan Petrosyan menunjukkan pada dunia bahwa ia adalah seorang kickboxer elite. “The Doctor” mencetak KO ronde pertama berkat sebuah pukulan straight kiri keras.

Penyelesaian impresif ini tiba pada menit 2:44 stanza tersebut. Saat Nattawut melakukan feint untuk sebuah pukulan, Petrosyan melontarkan jab dan saat lawannya bereaksi dengan tangkisan yang gagal, atlet Italia-Armenia itu menyarangkan pukulan kiri yang menembus pertahanan Nattawut dan bersarang di dagunya.

Berikutnya, Petrosyan menghadapi penantang peringkat kedua Superbon di Kejuaraan Dunia ONE Featherweight Kickboxing dalam laga utama ONE: FIRST STRIKE.

#2 Tendangan ‘Whirlwind’ Rade Opacic

Sangat jarang melihat seorang striker heavyweight yang dapat memperlihatkan ketangkasan dari seorang kickboxer lightweight, namun itulah apa yang ditampilkan Rade Opacic saat melawan sang legenda Errol “The Bonecrusher” Zimmerman dalam laga ONE Super Series kickboxing mereka.

Kedua atlet heavyweight itu mencetak debut promosional mereka di ONE: BIG BANG II pada Desember 2020, dan mereka sangat ingin membuktikan bahwa mereka dapat memimpin divisi ini. Namun Opacic hanya sedikit lebih cepat, dan ia menjatuhkan Zimmerman dengan teknik spinning heel kick.

Penyelesaian mengejutkan ini tiba pada ronde kedua setelah Opacic menjatuhkan “The Bonecrusher” dengan sebuah tendangan dorong. Zimmerman bangkit dan bergerak ke arah atlet Serbia itu, namun saat ia melakukannya, Opacic melontarkan tendangan dan mencetak sebuah kemenangan TKO pada menit 1:35 ronde itu.

Opacic akan kembali beraksi melawan sesama atlet heavyweight Patrick “Big Swiss” Schmid.



#3 Serangan Tubuh Dari Enriko Kehl

Seperti Opacic, Enriko “The Hurricane” Kehl mencetak debut tak terlupakan melawan atlet Inggris yang taktis Liam Nolan, dan ia akhirnya memastikan posisinya dalam ONE Featherweight Kickboxing World Grand Prix 2019 dengan kemenangan.

Sepasang atlet featherweight ini berhadapan di ONE: REIGN OF VALOR pada bulan Maret 2019, dan hasilnya jelas sangat mengejutkan. Setelah menyerang tubuhnya selama hampir dua ronde, Kehl mencetak sebuah penyelesaian TKO atas Nolan pada akhir ronde tersebut.

Di awal ronde kedua, Kehl menyerang torso Nolan via hook keras, spinning back kick dan serangan lutut. Akhirnya, “The Hurricane” menjatuhkan rivalnya dengan serangan ke arah tubuh, namun Nolan kembali berdiri. Namun, saat aksi berlanjut, Kehl menyengat atlet Inggris itu dengan lututnya, dan kali ini, ia tak dapat melanjutkan.

Kehl kini akan menunjukkan kekuatannya melawan Davit Kiria asal Georgia dalam babak perempat final turnamen ONE Featherweight Kickboxing World Grand Prix berikutnya.

#4 Marat Grigorian Cetak KO Dari Posisi Tertinggal

Marat Grigorian menghadapi tembok keras dalam diri Juara Kickboxing Rusia Ivan Kondratev saat ia memasuki ONE Super Series. Namun, atlet Armenia itu membawa serangan keras untuk menghancurkan halangan itu dan sukses memasuki daftar peringkat divisi featherweight kickboxing.

Kickboxer peringkat ketiga divisi featherweight ini meraih kemenangan TKO ronde kedua ini via hook kiri keras ke arah tubuh di ONE: BIG BANG pada Desember 2020. Dan itu tiba saat ia terjatuh pada akhir ronde pertama dengan lengan kanannya.

Walau begitu, Grigorian kembali memulihkan dirinya di antara ronde dan mulai meningkatkan volume serangan ke arah atlet Rusia itu dengan serangan tubuh keras ke arah rusuk rivalnya. Namun, Kondratev tak dapat menerima pukulan lainnya, mundur ke dinding Circle, serta menerima satu serangan terakhir sebelum terjatuh di atas lututnya.

Atlet Armenia itu akan bertemu legenda Belanda Andy “Souwer Power” Souwer dalam babak perempat final Grand Prix dan akan ingin melanjutkan dominasinya di ONE.

#5 Enriko Kehl Hancurkan Armen Petrosyan

Delapan bulan setelah Kehl stopped Nolan, ia maju melawan Armen Petrosyan – adik dari Giorgio – pada ajang ONE: AGE OF DRAGONS di Beijing, Tiongkok. Kehl sempat menyerah via keputusan mayoritas dari “The Doctor” di tahun 2015, maka ia akan ingin membalas kekalahannya dengan mengalahkan adiknya itu.

Itulah yang ia lakukan, menghentikan Armen pada ronde kedua dengan serangkaian pukulan dan serangan lutut.

Penyelesaian itu tiba setelah pria Jerman itu mencetak knockdown dengan pukulan straight kanan. Armen kembali berdiri, namun ia terlihat terguncang. Semua orang dapat melihatnya, bahkan Kehl. Maka, ia menyerang dengan serangkaian pukulan dan serangan lutut, dimana wasit pun terpaksa menengahi.

Jika “The Hurricane” memenangkan ONE Featherweight Kickboxing World Grand Prix, dan jika “The Doctor” dapat memenangkan laganya melawan Superbon, kedua kickboxer ini dapat saja bertemu kembali – dimana Kehl akhirnya akan meraih kesempatan untuk mendapatkan penebusan.

Baca juga: Superbon Yakin Hadapi Petrosyan: ‘Saya Tak Punya Kelemahan’

Ikuti perkembangannya

Bawa ONE Championship kemana pun anda pergi! Daftarkan diri untuk mendapatkan akses ke berita terbaru, berbagai tawaran spesial dan kursi terbaik dalam gelaran langsung kami.
Dengan mengirimkan formulir ini, anda menyetujui pengumpulan, penggunaan dan pembukaan informasi anda berdasarkan Privacy Policy kami. Anda dapat membatalkan (unsubscribe) dari jenis komunikasi ini kapan saja.