Berita

Rade Opacic Cetak KO Ciamik Dalam Debut Melawan Errol Zimmerman

Rade Opacic baru menjalani satu laga di ONE Super Series, tapi ia telah membuat namanya menggema di pentas global sebagai salah satu kickboxer heavyweight teratas. 

Atlet Serbia itu menang TKO atas Errol “The Bonecrusher” Zimmerman lewat sebuah tendangan tumit memutar (spinning heel kick) pada ronde kedua dalam ajang ONE: BIG BANG II, yang sebelumnya telah direkam dan tayang pada Jumat, 11 Desember.

PECAH! Rade Opacic ???????? cetak KO di ronde pertana debutnya!

PECAH! Rade Opacic ???????? cetak KO di ronde pertana debutnya!

Posted by ONE Championship Indonesia on Friday, December 11, 2020

Zimmerman membuka laga lewat serangan pertama. Meski sempat hiatus dalam waktu yang lama, atlet veteran berdarah Curacao dan Belanda tersebut tak banyak basa-basi dan mampu menjatuhkan Opacic lewat sebuah tendangan terukur.

“The Bonecrusher” kemudian melemahkan pertahanan lawannya dengan menyerang paha bagian atas dan lanjut melayangkan serangkaian tinjuan kanan untuk membuat lawannya mengerti ancaman yang ia miliki.

Opacic tak lantas mundur dari medan perang. Ia melayangkan jab dan menghukum tubuh lawannya lewat tendangan kaki kiri dan pukulan presisi.

Zimmerman melanjutkan serangannya dengan mengincar kaki dari atlet asal Belgrade tersebut. Sebaliknya, Opacic mencoba menyerang balik untuk menahan laju lawannya. 

Keduanya berhasil mendaratkan pukulan keras, tapi yang menjadi sorotan dari stanza pembuka adalah serangan tajam beruntun dari Opacic jelang akhir ronde.

Memasuki ronde kedua, Zimmerman kembali tampil agresif. Namun saat buru-buru menyerang, ia terpeleset dan jatuh ke atas kanvas.

Opacic tetap mencoba tenang dan menyerang lewat kaki kiri dan pukulan straight. Atlet berpostur 200 sentimeter itu juga terus menjaga jarak lewat kombinasi jab dan cross ke arah muka.

Opacic lanjut dengan pukulan keras pada tubuh – termasuk serangan lutut kiri dan hook kiri pada ulu hati. Namun, Zimmerman membalas dengan melemparkan overhand kanan dan tendangan rendah sekuat tenaga.

Terdapat sebuah momen krusial saat Opacic menjauhkan atlet jebolan Hemmers Gym tersebut lewat push kick saat ia mencoba menendang bagian paha. Hal itu seolah memberi Opacic gambaran tentang pergerakan sang lawan. 

Tak bergeming, Zimmerman terus bergerak maju, tapi itu ternyata menjadi petaka baginya. Saat melayangkan hook kiri, sang Juara Muay Thai Serbia melancarkan sebuah tendangan tumit memutar (spinning heel kick) yang mendarat pada bagian samping dari kepala “The Bonecrusher.”

Serangan kilat tersebut pun membuat Zimmerman tersungkur. 

Meski mampu kembali berdiri, sang pengadil menghentikan laga pada menit ke 1:35 pada ronde kedua karena Zimmerman dianggap tak bisa melanjutkan laga.

Lewat kemenangan TKO ini, Opacic mempertajam rekornya menjadi 19-3. Dengan usia yang masih 23 tahun,  ia nampak memiliki masa depan panjang yang cerah di ONE Super Series divisi heavyweight.

Baca juga: Menang Dominan, Tyler McGuire Tak Berikan Ruang Bagi Agilan Thani

Muat Lebih Banyak

Ikuti perkembangannya

Bawa ONE Championship kemana pun anda pergi! Daftarkan diri untuk mendapatkan akses ke berita terbaru, berbagai tawaran spesial dan kursi terbaik dalam gelaran langsung kami.
Dengan mengirimkan formulir ini, anda menyetujui pengumpulan, penggunaan dan pembukaan informasi anda berdasarkan Privacy Policy kami. Anda dapat membatalkan (unsubscribe) dari jenis komunikasi ini kapan saja.