‘Ayo Beri Penggemar Di Tokyo Yang Mereka Mau’ – Rade Opacic Bersumpah Bawa Pertempuran Heavyweight Kickboxing Di ONE 165

Rade Opacic Guto Inocente ONE Fight Night 11 24

Rade Opacic akan mengubah semua impian lain menjadi kenyataan pada Minggu, 28 Januari.

Pencetak KO asal Serbia ini mencoret Lumpinee Boxing Stadium dari daftar impiannya terakhir kali, dan berikutnya, ia akan bertarung di Tokyo, Jepang, melawan Iraj Azizpour di ONE 165: Superlek vs. Takeru secara langsung via pay-per-view.

Opacic sangat ingin berkompetisi di ibu kota Jepang itu sejak kecil, dan dengan kesempatan yang akhirnya tiba itu, ia tak sabar memberi aksi menarik bagi para penggemar kickboxing yang hadir.

Melihat aksi heavyweight kickboxing dengan Azizpour ini, pria berusia 26 tahun itu berkata:

“Iraj adalah petarung kuat. Ia gemar bertarung. Saya suka bertarung. Maka, mari beri penggemar di Tokyo yang mereka inginkan – aksi kickboxing sejati. Luar biasa bahwa kami bertarung di Tokyo, rumah dari kickboxing.”

“Ini adalah hal yang besar, terutama bagi kami para kickboxer karena kickboxing dimulai di sana.”

“Sejujurnya, bertarung di ONE itu sendiri adalah impian yang menjadi kenyataan, karena terakhir kali saya bertarung di Lumpinee Stadium, dan kini, saya bertarung di Tokyo, Jepang. Saat masih kecil, saya bermimpi tentang ini. Kini, itu semua terjadi.”

Dengan catatan rekor 6-1 di ONE termasuk lima kemenangan KO, Opacic membawa dirinya melaju dalam organisasi seni bela diri terbesar di dunia ini, dan sebuah hasil besar lainnya akan membawa pria ini mendekati tujuan terbesarnya – menjadi Juara Dunia ONE Heavyweight Kickboxing yang pertama.

Meraih kesempatan bertarung memperebutkan sabuk emas jelas akan menjadikan laga di Tokyo ini semakin manis, tetapi ia harus berurusan dengan Azizpour demi memastikan statusnya sebagai penantang pertama untuk sabuk emas yang tak bertuan itu.

Perwakilan KBKS Team ini berkata:

“Jelas, bertarung demi gelar Juara Dunia adalah tujuannya setelah laga ini. Bahkan sebelum laga ini, saya kira mungkin saya akan mendapat panggilan [untuk melawan Roman Kryklia demi sabuk itu], tapi pada akhirnya, mereka memberi saya Iraj, maka kini ia masalah terbesar saya.”  

“Saat saya menghentikannya, saya akan mengincar sabuk itu karena saya tahu saya layak meraihnya. Saya akan membuktikan pada semua orang bahwa saya layak dan saya akan menjadi sang juara. Tapi saya takkan melihat beberapa langkah ke depan, karena pertama, saya harus mengatasi ini.”

“Tergantung pada saya untuk memberi penampilan terbaik saya dan terus mengalahkan semua orang, terus mengejar impian saya dan menjadikan semua itu kenyataan.”

Rade Opacic Berharap Dapat KO Iraj Azizpour

Rade Opacic takkan meremehkan Iraj Azizpour saat ia mengincar Kejuaraan Dunia ONE Heavyweight Kickboxing, namun ia meyakini bahwa pria Iran itu adalah laga yang tepat bagi dirinya.

Saat keduanya beradu di Ariake Arena, Tokyo, petarung Serbia ini berharap Azizpour akan bertemu dengannya di tengah ring. Jika itu terjadi, Opacic akan berada di elemennya – bertukar serangan dan menggemparkan penonton.

Ia menjelaskan:

“Azizpour punya kekuatan KO itu. Ia adalah pria yang besar. Ia menjatuhkan Kryklia, ia menjatuhkan Ismael Londt. Ia jelas dapat memukul dengan keras. Tapi saya suka gaya bertarung seperti pria ini. Ia berdiri di sana dan tak bergerak. Ia melontarkan beberapa tendangan memutar, tapi pada akhirnya, berdiri tegak.”

“Saya suka berdiri di sana dan menyerang dan melihat siapa pria terkuat itu. Maka, ini adalah hal yang bagus bagi saya.”

“Seperti yang saya katakan, ia punya kekuatan yang bagus dalam tendangan dan pukulan, dan ia berpengalaman. Tapi saya hanya akan mengembangkan gaya saya dalam laga, ritme saya, tekanan saya. Dan, kita akan lihat siapa yng lebih baik.”

“Saya yakin ini akan menjadi laga yang bagus dan bahwa kami takkan beradu sampai waktu habis.”

Tingkat penyelesaian Opacic yang fenomenal itu memberinya banyak penggemar sejak dirinya memulai perjalanan bersama ONE pada Desember 2020, dan ia yakin dapat menambah sebuah KO lain ke dalam catatan rekornya di ONE 165.

Sementara Azizpour membuktikan kemampuan dan durabilitasnya di tingkatan teratas, petarung asal Beograd ini merasa bahwa kekuatannya akan cukup untuk meraih kemenangan dalam aksi baku hantam heavyweight yang sangat dinanti ini.

Opacic menambahkan: 

“Saya kira saya adalah petarung yang lebih baik, dan saya akan menunjukkannya pada 28 Januari. Saya akan menyelesaikan itu. Siapa pun yang ada di ring bersama saya, saya akan menghentikan mereka. Tak peduli apakah itu Iraj atau orang lain.”

“Iraj memiliki dagu yang kuat. Ia dapat menerima banyak pukulan. Tetapi ia belum merasakan pukulan saya. Saya akan melakukan yang terbaik untuk menghentikannya dengan cara apa pun.”

Selengkapnya di Berita

JarredBrooks GustavoBalart 1200X800
Danielle Kelly Jessa Khan ONE Fight Night 14 2 scaled
Nakrob Fairtex Muangthai PK Saenchai ONE Friday Fights 15 1
Tagir Khalilov Yodlekpet Or Atchariya ONE Friday Fights 41 47 scaled
Tye Ruotolo Izaak Michell ONE Fight Night 21 64
Nakrob Fairtex Muangthai PK Saenchai ONE Friday Fights 10
Reinier de Ridder Anatoly Malykhin ONE 166 9 scaled
Johan Ghazali Nguyen Tran Duy Nhat ONE 167 65
Kade Ruotolo Blake Cooper ONE 167 69
Rodtang Jitmuangnon Denis Puric ONE 167 59
Mikey Musumeci Gabriel Sousa ONE 167 14
Tawanchai Beats SmokingJo 1920X1280