‘Saya Harus Beradaptasi Dan Bertahan’ – Superlek Lihat Kembali Kemenangan Epik Atas Takeru Di ONE 165

SuperlekKiatmoo9 WorldTitleWin ONE165 1200X800

“The Kicking Machine” Superlek Kiatmoo9 memastikan statusnya sebagai salah satu striker pound-for-pound terbaik di muka bumi dengan sebuah kemenangan besar lainnya di ONE 165.

Pada hari Minggu, ikon Thailand ini mengalahkan Takeru “The Natural Born Crusher” Segawa melalui keputusan mutlak untuk mempertahankan gelar Juara Dunia ONE Flyweight Kickboxing di Ariake Arena, Tokyo, Jepang.

“The Kicking Machine” membuktikan julukannya dengan serangan menyakitkan ke arah kaki depan petarung favorit tuan rumah itu, tapi Takeru tetap maju selama lima ronde penuh.

Pada akhirnya, hanya ada sedikit keraguan bahwa Superlek akan mendapatkan anggukan juri, tetapi ia menumbuhkan respek luar biasa bagi superstar Jepang itu sepanjang laga mereka.

Pria berusia 28 tahun ini berbicara pada onefc.com/id setelah kemenangannya:

“Tak ada kejutan [tentang apa yang ditampilkan Takeru hari ini]. Itulah mengapa ia adalah salah satu petarung terbaik di dunia. Saya kira saya adalah pemukul kuat, tapi saya tak dapat menjatuhkannya. Saya bisa memukulnya jatuh sama sekali. Ia hanya terus maju ke arah saya.” 

Pada akhir laga, kaki Takeru terluka parah oleh tendangan rendah Superlek. Banyak petarung mungkin takkan dapat bertahan, tetapi “The Natural Born Crusher” menunjukkan semangat luar biasa sampai bel akhir pertandingan berbunyi.

Namun, kegigihan itu tak hanya menjadi satu-satunya yang menjaganya tetap ada dalam pertarungan. Superlek memperhatikan beberapa taktik halus dari lawannya yang menjadikan laga ini jauh lebih sulit dari yang ia bayangkan, dan ia meyakini bahwa IQ tanding rivalnya juga memainkan peranan penting.

Penguasa flyweight kickboxing ini menjelaskan:

“Saya yakin tendangan rendah saya jelas berdampak pada Takeru, tapi saya harus berkata bahwa ia melakukan pekerjaan rumahnya dengan sangat baik.”

“Saya mempelajari dengan tim cara meng-KO dirinya. Salah satu hal adalah bahwa setiap kali Takeru maju dan mencoba melontarkan hook kanan dan kiri, saya berencana menggunakan tendangan tinggi.”

“Dan di dalam laga, segala sesuatunya sangat berbeda. Takeru mempersiapkan dirinya dengan sangat baik untuk membendung serangan balasan saya, maka saya harus beradaptasi dan bertahan di dalam ring juga.”

Superlek Incar ‘Tantangan Baru’ Di Bantamweight

Walau Superlek Kiatmoo9 meraih kemenangan tegas setelah lima ronde, terdapat beberapa momen menegangkan bagi Juara Dunia ONE Flyweight Kickboxing itu.

Ronde ketiga menjadi sangat dramatis, saat Takeru Segawa menyerang keras dengan rangkaian pukulan berat yang membuat “The Kicking Machine” hampir tak dapat tetap berdiri.

Di sisinya, Superlek mengakui bahwa dirinya terguncang oleh pemukul kuat Jepang itu, dan ia tahu akan selalu ada ruang untuk berkembang jika ia ingin tetap berada di puncak:

“Terkait apa yang terjadi dalam laga, saya kira saya tak tampil 100 persen seperti yang saya inginkan. Saya merasa ada banyak kesempatan dimana saya dapat menyerang lebih baik, dan jelas, ada satu bagian dimana Takeru mendaratkan pukulannya di wajah saya dan saya cukup pusing.”

“Itu terjadi di akhir ronde ketiga. Saya menerima serangan dari Takeru itu, dan tubuh saya kaku. Satu-satunya hal yang saya pikirkan di kepala saya adalah, ‘Saya harus punya semangat juang. Saya harus melakukan apa pun untuk bertahan di ronde ketiga dan terus bertarung di ronde keempat.’”

“Saya senang segala sesuatunya berakhir baik-baik saja.”

Dalam dua laga terakhirnya, Superlek menunjukkan kemampuan dan kegigihan yang seimbang untuk mengalahkan kickboxer flyweight terbaik berikutnya di muka bumi, Takeru, dan mengalahkan Juara Dunia ONE Flyweight Muay Thai Rodtang “The Iron Man” Jitmuangnon.

Ia akan dengan senang hati kembali melawan salah satu dari mereka, tetapi ia juga ingin menguji dirinya melawan para petarung bantamweight elite, yang dapat saja termasuk Juara Dunia ONE Bantamweight Kickboxing dan Muay Thai Jonathan “The General” Haggerty.

“The Kicking Machine” menambahkan: 

“Bagi saya, naik ke bantamweight akan menjadi hal yang sangat bagus karena saya ingin tantangan baru dalam hidup saya. Saya masih dapat melanjutkan di divisi flyweight, tetapi naik ke bantamweight adalah sesuatu yang juga sangat menarik bagi saya.”

Selengkapnya di Berita

Yamin PK Saenchai Zhang Jinhu ONE Friday Fights 33 29
Hiroki Akimoto Petchtanong Petchfergus ONE163 1920X1280 4
Nong O Hama Kulabdam Sor Jor Piek Uthai ONE Friday Fights 58
NL 2539
Regian Eersel Alexis Nicolas ONE Fight Night 21 12
Jake Peacock Kohei Shinjo ONE Friday Fights 58 65
Ben Tynan Duke Didier ONE Fight Night 21 7
Superbon Marat Grigorian ONE Friday Fights 95
Kade Ruotolo Francisco Lo ONE Fight Night 21 57
Reinier de Ridder Anatoly Malykhin ONE 166 9 scaled
Liam Harrison Muangthai ONE156 1920X1280 31
Kade Ruotolo Tommy Langaker ONE 165 29 scaled