Berita

Reaksi Stamp Atas Lawan Barunya Di GP, Prediksi Hirata vs. Phogat

Mantan ratu dua disiplin Stamp Fairtex memang akan menghadapi lawan yang baru dalam babak semifinal ONE Women’s Atomweight World Grand Prix, namun itu tak mengubah pendekatan latihannya.

Apa pun itu, kenyataan ini hanya membuatnya bekerja jauh lebih keras.

Pictures from the fight between Stamp Fairtex and Alyona Rassohyna from ONE: EMPOWER

Megabintang ini awalnya dijadwalkan bertemu dengan atlet favorit dalam turnamen ini, Ham Seo Hee, dalam babak semifinal di ONE: NEXTGEN, 29 Oktober nanti, tetapi veteran Korea Selatan itu mundur dari laga ini di awal minggu karena cedera.

Sebagai hasilnya, Stamp akan menghadapi peserta alternatif Julie Mezabarba, dan ia mengetahui bahwa perwakilan Brasil itu adalah penantang berbahaya yang memiliki kemampuan untuk mengeliminasi siapa pun dari turnamen bela diri campuran wanita terbesar dalam sejarah ini.

“Saya mengharapkan laga yang sangat sulit. Saya tak meremehkannya sedikit pun,” kata perwakilan Fairtex ini.

“Setelah mempelajari gaya bertarungnya, melihat kekuatan dan kelemahannya, saya kira laga ini akan menjadi sangat taktis, dan saya tak akan terkejut jika ini berakhir di tangan juri.”

Pictures from the match between Julie Mezabarba and Mei Yamaguchi from ONE: EMPOWER

Stamp melihat sekilas kemampuan Mezabarba dalam kartu pertandingan khusus wanita dari organisasi ini, ONE: EMPOWER, pada 3 September lalu.

Atlet Brasil itu memulai ajang ini dengan mengalahkan mantan penantang gelar Juara Dunia ONE dua kali Mei “V.V” Yamaguchi dalam laga alternatif ONE Women’s Atomweight World Grand Prix.

Mezabarba menjaga aksi tetap di ranah stand-up, bertahan dari percobaan takedown bintang Jepang itu, dan mematahkannya dengan pukulan, serangan siku dan serangan lutut dalam posisi clinch sebelum meraih kemenangan mutlak.

Itu adalah penampilan dominan yang memberi kesan luar biasa bagi Stamp, yang sangat ingin menguji bakatnya melawan warga Rio de Janeiro itu.

“Ia adalah petarung ortodoks dan memiliki pukulan yang kuat. Ia juga cukup cepat. Kami memiliki banyak kualitas yang sama. Saya kira ia adalah petarung yang bagus, dan saya bersemangat menghadapinya di dalam Circle,” kata wanita Thailand itu.

“Ada alasan mengapa ia mengalahkan Mei Yamaguchi, dan ia berbahaya. Tetapi saya juga mengira bahwa itu sebagian karena keunggulan ukuran tubuhnya. Ia cukup besar untuk divisi ini, namun ia jelas memiliki kemampuan yang bagus. Jika saya ingin mengukur dirinya, ia adalah petarung di atas rata-rata.”

Pictures from the fight between Stamp Fairtex and Alyona Rassohyna from ONE: EMPOWER

Oleh karena itu, perwakilan Fairtex ini meyakini ia akan membawa keunggulan besar dalam ranah stand-up – dan dengan alasan yang bagus.

Ia adalah mantan Juara Dunia ONE Atomweight Kickboxing dan Muay Thai yang mengincar kejayaan dalam tiga disiplin, dimana ia tak berpikir bahwa Mezabarba – atau siapa pun di Grand Prix ini – dapat mengungguli kemampuan striking-nya.

“Saya kira tendangan saya jauh lebih baik dan lebih kuat. Saya tahu bagaimana cara menggunakan jarak untuk keunggulan saya, dan saya memiliki lebih banyak pengalaman dalam striking,” kata Stamp.

“Ia memiliki kemampuan tinju yang bagus, namun saya adalah petarung yang lebih baik. Saya tak mengira siapa pun dapat mengungguli saya dalam striking. Pada saat yang sama, saya tak dapat meremehkan dirinya.”

Selain dengan laga mereka, megabintang Thailand ini sangat ingin menyaksikan laga semifinal lainnya antara pegulat sensasional Ritu “The Indian Tigress” Phogat dan judoka Jepang Itsuki “Android 18” Hirata.

Lagipula, pemenang dari laganya melawan Mezabarba akan menghadapi pemenang dari laga Phogat vs. Hirata dalam babak Final Kejuaraan ONE Women’s Atomweight World Grand Prix.

Dengan pemikiran itu, Stamp akan sangat memperhatikan aksi tersebut.

Itsuki Hirata meets Ritu Phogat in the ONE Women's Atomweight World Grand Prix semifinals

“Laga itu sangat menarik karena anda memiliki dua wanita yang berkemampuan cukup lengkap, namun juga ingin membawa laga ke ranah ground,” kata atlet Fairtex ini.

“Saya kira Ritu membutuhkan laga ini untuk berada dalam jarak dekat, dan ia akan ingin mendaratkan sebuah takedown di awal sebelum masuk ke top position, dimana ia dapat mendominasi.”

“Jika Itsuki dapat menjaga jaraknya, akan ada kesempatan bagus untuk mematahkan dirinya perlahan dari sisi luar. Walau, jika itu beralih ke ground, Itsuki juga sangat berbahaya di sana.”

“Ini akan menjadi laga yang sangat tipis, dan sangat sulit untuk memilih pemenang, namun saya akan memilih Itsuki untuk yang satu ini.”

Pada akhir bulan ini, penggemar akan mengetahui jika prediksi Stamp menjadi kenyataan.

Namun untuk saat ini, wanita asal Thailand ini tak berpikir terlalu jauh. Ia bersiap menghadapi Mezabarba, dalam sebuah “laga yang sangat sulit,” pada 29 Oktober nanti.

Baca juga: Superbon Yakin Hadapi Petrosyan: ‘Saya Tak Punya Kelemahan’

Muat Lebih Banyak

Ikuti perkembangannya

Bawa ONE Championship kemana pun anda pergi! Daftarkan diri untuk mendapatkan akses ke berita terbaru, berbagai tawaran spesial dan kursi terbaik dalam gelaran langsung kami.
Dengan mengirimkan formulir ini, anda menyetujui pengumpulan, penggunaan dan pembukaan informasi anda berdasarkan Privacy Policy kami. Anda dapat membatalkan (unsubscribe) dari jenis komunikasi ini kapan saja.