Fitur

3 KO Eksplosif Dari Para Penghancur Di ONE: BATTLEGROUND II

Penggemar dapat mengharapkan penyelesaian empatik saat ONE: BATTLEGROUND II ditayangkan pada Jumat, 13 Agustus nanti.

Kelima laga dalam kartu pertandingan ini akan sarat dengan para seniman bela diri campuran eksplosif yang membawa serangkaian pukulan, tendangan, serta serangan lutut dan siku keras dari arsenalnya.

Seluruh striker kuat itu jelas akan menciptakan berbagai laga keras dan menegangkan – serta berbagai penyelesaian luar biasa – saat mereka beradu di Singapore Indoor Stadium.

Sebelum seluruh aksi itu berlangsung, mari kita saksikan kembali tiga KO terbaik dari beberapa nama terbesar dalam ajang ini.

#1 Eduard Folayang Rebut Emas Saat Atasi Aoki

Eduard “Landslide” Folayang mengejutkan dunia dengan sebuah kemenangan dahsyat atas Shinya “Tobikan Judan” Aoki di ajang ONE: DEFENDING HONOR, November 2016 silam.

Malam itu, ikon Filipina ini merebut gelar Juara Dunia ONE Lightweight untuk pertama kalinya saat ia mencetak KO rival lamanya asal Jepang pada stanza ketiga di laga perdana mereka ini.

Kelihaian grappling “Tobikan Judan” memberi masalah tersendiri bagi Folayang di awal ronde, namun pada akhirnya, “Landslide” mengambil keuntungan dari kegigihan lawannya untuk menutup jarak.

Momen krusial itu tiba hanya beberapa detik memasuki ronde ketiga. Aoki menerjang untuk sebuah percobaan takedown, namun ia disambut oleh sebuah serangan lutut di udara. “Tobikan Judan” mencoba menekan maju, namun ia jelas masih terkejut dan bintang Team Lakay itu dengan mudah menyergap dengan sepasang underhook.

Sebuah serangan lutut keras lainnya menghantam wajah atlet Jepang itu, dan “Landslide” menggunakan kombinasi pukulan dan serangan lutut ke arah lawannya itu sampai wasit terpaksa menghentikan laga.

Di ONE: BATTLEGROUND II, Folayang akan kembali mencoba mencetak kemenangan yang serupa saat dirinya menyambut “The Warrior” Zhang Lipeng di atas panggung dunia di Singapura ini.



#2 Miao Li Tao Kalahkan Dejdamrong

Miao Li Tao tak akan melupakan hari dimana ia mencetak KO atas mantan Juara Dunia Muay Thai berkali-kali, pada ajang ONE: ENTER THE DRAGON di bulan Mei 2019.

Dalam gelaran tersebut, atlet Tiongkok ini berlaga melawan Dejdamrong Sor Amnuaysirichoke – dan ia tak malu untuk beradu serangan atas dengan sang legenda Thailand itu.

Miao awalnya memainkan teknik gulatnya melawan spesialis stand-up ini, namun saat sebuah celah terbuka, ia mengambil kesempatan itu.

Dejdamrong, yang juga mantan Juara Dunia ONE Strawweight, meluncurkan sebuah serangan siku ke arah lawannya, tepat pada saat Miao melontarkan pukulan kanannya. Tak ada serangan yang mendarat dengan bersih, tetapi perwakilan Sunkin International Fight Club itu melanjutkan dengan serangan yang lebih efektif.

Serangan siku atlet Thailand ini terlambat membendung hook kiri Miao, dan pemukul keras asal Tiongkok ini menyarangkan pukulan kanannya ke dagu lawan. Dejdamrong seketika tak sadarkan diri dan terjatuh ke atas kanvas.

Miao akan menghadapi sebuah ujian berat lainnya – dengan gaya yang sangat berbeda – saat ia melawan salah satu mantan penguasa strawweight lainnya, dan Juara Dunia Brazilian Jiu-Jitsu, Alex “Little Rock” Silva di ONE: BATTLEGROUND II.

#3 KO Alain Ngalani Cetak Rekor Baru

KO tercepat dalam sejarah divisi heavyweight ONE Championship tiba pada ajang ONE: TOTAL VICTORY, September 2017, saat Alain “The Panther” Ngalani hanya membutuhkan 11 detik untuk menghentikan Hideki “Shrek” Sekine.

Grappler Jepang itu menunjukkan niatnya secara sempurna saat ia menerjang Ngalani dengan kedua lengan terbuka dari bel pembuka. Taktik ini terbukti sebagai kegagalan besar, karena membuka celah yang sangat jelas untuk serangan ke arah Sekine.

Ngalani menggunakan footwork untuk keluar dari cengkeraman “Shrek” dan mencoba menangkap lawannya yang bergerak masuk. Sebuah pukulan kiri meleset tipis saat Sekine menerjang maju, tetapi sebuah cross kanan keras menemukan sasarannya di dagu.

Kombinasi dari momentum raksasa Jepang itu dan penempatan waktu pukulan yang sangat sempurna dari Ngalani mencetak sebuah dampak yang luar biasa – menjatuhkan pemegang sabuk hitam BJJ dan judo itu ke atas kanvas – sementara “The Panther” memastikan kemenangan dengan beberapa serangan lanjutan.

Berikutnya, atlet favorit penggemar kelahiran Kamerun itu akan melawan pendatang baru Thomas “The Last Viking” Narmo di “Kota Singa.”

Baca juga: 3 Submission Dinamis Dari Para Bintang ONE: BATTLEGROUND II

Ikuti perkembangannya

Bawa ONE Championship kemana pun anda pergi! Daftarkan diri untuk mendapatkan akses ke berita terbaru, berbagai tawaran spesial dan kursi terbaik dalam gelaran langsung kami.
Dengan mengirimkan formulir ini, anda menyetujui pengumpulan, penggunaan dan pembukaan informasi anda berdasarkan Privacy Policy kami. Anda dapat membatalkan (unsubscribe) dari jenis komunikasi ini kapan saja.