3 Alasan Wajib Nonton The Inner Circle 34 Pada 9 Oktober

Tyson Harrison celebrates after beating Kendu Irving

The Inner Circle 34 kembali digelar di Lumpinee Stadium, Bangkok, pada Jumat, 9 Oktober. Disiarkan langsung pada jam tayang utama Asia secara eksklusif bagi member live.onefc.com, ajang ini berpotensi mengubah alur cerita bagi sejumlah petarung yang akan tampil.

Para algojo knockout yang sudah teruji akan berbagi panggung dengan deretan finisher yang tengah panas-panasnya. Di satu sisi, sejumlah atlet ingin kembali menemukan momentum. Di sisi lain, para penantang lainnya memburu kemenangan besar demi mengubah catatan impresif mereka menjadi tiket menuju jajaran atlet utama ONE Championship.

Berikut tiga cerita penting yang layak menjadi sorotan pada Jumat ini.

#1 Rekor Sempurna Yunusov Hadapi Ujian Terberat

Rustam “Tomahawk” Yunusov dengan cepat menjelma menjadi salah satu talenta striking Rusia paling eksplosif dan kreatif. Baru berusia 19 tahun, perwakilan Sinbi Muaythai itu membawa rekor sempurna 17-0 menuju laga ini, termasuk delapan kemenangan di rangkaian mingguan ONE.

Striker tak terkalahkan itu punya senjata yang sulit dibaca. Dari tendangan memutar, terjangan lutut terbang, hingga serangan dari sudut tak lazim, variasi akrobatiknya kerap membuat lawan berpengalaman sekalipun kesulitan menebak apa yang akan datang berikutnya.

Namun, Yunusov tak hanya mengandalkan atraksi. Ia menapaki persaingan secara bertahap dengan menunjukkan kematangan taktik saat menghadapi lawan yang semakin berat.

Salah satu penampilan paling lengkapnya datang di ONE Friday Fights 155 pada Mei. Kala itu, Yunusov menunjukkan disiplin bertahan dan kecerdikan menguasai ring untuk mengungguli petarung tangguh Decho Mavinn Muaythai selama tiga ronde.

Namun, laju tanpa noda itu kini menghadapi ujian paling berat saat ia bertemu seorang spesialis knockout berbahaya, Suriyanlek Por Yenying, dalam partai utama flyweight Muay Thai.

Veteran Tor Sangtiennoi tersebut sudah melewati lebih dari 100 pertarungan dan dikenal lewat “buffalo punch” mematikan yang mampu membuat lawan ambruk dalam sekejap.

Yunusov sendiri sudah berada sangat dekat dengan kontrak senilai US$100.000 (Rp1,8 miliar) yang begitu diidamkan. Jika mampu meraih kemenangan kesembilan beruntun di ONE atas nama sebesar Suriyanlek, mimpi tersebut bisa akhirnya menjadi kenyataan.

#2 Petarung Eksplosif Dari Australia Incar Kebangkitan

Seperti roller-coaster, Perjalanan Tyson “John Wayne Noi” Harrison di ONE penuh naik turun. Namun, satu hal hampir selalu pasti setiap kali jagoan Gold Coast berusia 25 tahun itu mengenakan sarung tangan 4-ons, yakni aksi penuh adrenalin.

Petarung Australia itu meraih kemenangan knockout spektakuler atas Tapaokaew Singha Mawynn dan Rambo Mor Rattanabandit. Ia kemudian membangun momentum lewat dua kemenangan beruntun, termasuk TKO ronde pertama atas Kendu Irving.

Namun, agresivitas buas yang membuatnya disukai penggemar kadang juga menjadi bumerang. Kegemarannya terlibat dalam perang terbuka telah berujung pada beberapa kekalahan pahit, termasuk saat ia tumbang lewat knockout ronde kedua dari Parham Gheirati.

Setelah menepi untuk mengevaluasi permainan dan menutup celah dalam pertahanannya, “John Wayne Noi” kembali dalam partai pendukung utama bantamweight Muay Thai melawan Linus Bylander.

Jagoan Swedia berusia 29 tahun itu bukan lawan mudah. Gaya menekan ke depan serta daya tahan tinggi milik Bylander bisa membuat laga comeback Harrison berjalan keras sejak awal.

Meski begitu, Harrison hampir pasti tak akan mundur sejengkal pun. Kemenangan meyakinkan akan menghidupkan kembali momentumnya sekaligus menegaskan bahwa dirinya masih termasuk salah satu petarung paling berbahaya di divisi.

#3 Kongsuk Dan Shiba Berpotensi Meraih Kontrak

Selain Yunusov, dua striker lain tengah menemukan performa terbaik dan berada dalam posisi kuat untuk memburu kontrak senilai US$100.000 bersama ONE.

Kongsuk Sitsarawatsuer akan menghadapi Ruslan Tuktarov dalam laga bantamweight Muay Thai, sementara Kojiro “Fast Bomber” Shiba bertemu Attachai Kelasport dalam laga pembuka strawweight kickboxing.

Juara Dunia Lumpinee Stadium dua kali, Kongsuk kini memiliki rekor 71-21 setelah mengemas sembilan kemenangan di rangkaian mingguan ONE.

Sang master muay femur tengah mencatat tiga kemenangan beruntun, termasuk penyelesaian atas Babak Solouki dan Khakimov “Warrior” Anisjon.

Penampilan terbaiknya datang pada laga terakhir, ketika ia menang tipis lewat keputusan terbelah atas kompatriot Dedduanglek Torfunfarm di ONE Friday Fights 167 pada Agustus sekaligus membalas kekalahan dari pertemuan sebelumnya.

Di sisi lain, Shiba juga datang dengan momentum tak kalah panas. Kickboxer Jepang itu memiliki rekor profesional 16-2 dengan tiga penyelesaian beruntun di ONE, semuanya menghasilkan tingkat penyelesaian 100 persen.

Tak satu pun lawannya di ONE mampu bertahan hingga bel akhir. Terbaru, Silachai Sor Jor Danrayong bahkan gagal melewati ronde pertama di ONE Friday Fights 135.

Bagi Kongsuk dan Shiba, memperpanjang rentetan kemenangan pada 9 Oktober bisa menjadi langkah terakhir menuju kontrak enam digit yang dapat mengubah hidup sekaligus tempat permanen di jajaran atlet utama ONE Championship.

Selengkapnya di Fitur

Tyson Harrison celebrates after beating Kendu Irving
Regian Eersel poses with the Suriname flag against George Jarvis at ONE Fight Night 34
Shamil Erdogan lands a punch on Aung La N Sang at ONE 168.
Duangdawnoi Looksaikongdin makes her walks before she faces Kim Townsend at ONE Friday Fights 128
Kiamran Nabati and Nontachai will finally lock horns at The Inner Circle 31
Nontachai Jitmuangnon lands a right kick on Soner Sen at ONE Friday Fights 130
Seksan Or Kwanmuang battles rival Muangthai PK Saenchai at ONE Friday Fights 114
Yuya Wakamatsu enters the ring at ONE SAMURAI 1
Stamp Fairtex all smiles before her clash against Ham Seo Hee at ONE Fight Night 14.
Ubaid Hussain smashes Khusen Salomov with a hard left at ONE Friday Fights 105.
Songchainoi connects with a body shot on Numsurin.
Chinese kickboxer Liu Mengyang taps gloves with Japanese star Masaaki Noiri in their first fight