The Inner Circle 34: Rustam Yunusov Tetap Tak Terkalahkan Usai Atasi Suriyanlek
Bintang Rusia tak terkalahkan Rustam “Tomohawk” Yunusov menampilkan performa terbaik dengan mengungguli Suriyanlek Por Yenying lewat keputusan mutlak dalam partai utama flyweight Muay Thai The Inner Circle 34 pada Jumat, 9 Oktober, di Lumpinee Stadium, Bangkok, Thailand.
Yunusov, yang datang dengan delapan kemenangan beruntun di panggung global, dihadapkan pada ujian berat dalam sosok Suriyanlek. Veteran kenyang pengalaman itu kembali ke flyweight dalam ajang jam tayang utama Asia yang disiarkan eksklusif bagi member live.onefc.com.
Suriyanlek langsung mengamuk sejak ronde pertama dengan terus merangsek maju seperti yang diperkirakan. Namun, Yunusov tetap tenang dan tak ikut terseret dalam badai serangan sang lawan.
Jagoan Rusia itu membalas lewat tendangan kiri ke kepala serta lutut kiri yang dilayangkan sambil terus melaju, salah satunya menghantam dagu Suriyanlek. Meski begitu, perwakilan Tor Sangtiennoi berusia 30 tahun tersebut tak pernah berhenti menekan dan sempat menyambar Yunusov dengan pukulan kanan jelang akhir ronde.
Ronde kedua mutlak menjadi milik Yunusov. Petarung 19 tahun itu membuktikan ucapannya jelang laga lewat tiga menit penuh aksi.
Yunusov, yang tampil mewakili One Chance dan Tomahawk Kamilov Team, menghujamkan lutut kiri ke kepala Suriyanlek lalu menyambungnya dengan tendangan tinggi dan sebuah pukulan. Sang petarung Thailand mencoba membalas dengan pukulan-pukulan keras, tetapi sebagian besar gagal menemukan sasaran.
Saat berhasil menekan Suriyanlek ke sudut ring, Yunusov melepaskan pukulan kiri keras ke perut yang membuat lawannya jatuh dan menerima hitungan delapan.
Energi yang sama dibawa Yunusov ke ronde ketiga. Ia merangkai kombinasi cepat tanpa banyak memberi waktu bagi Suriyanlek untuk bernapas, mulai dari jab, straight kanan, hook, hingga lutut yang membuat sang veteran terdorong jauh ke belakang.
Pada satu momen, Yunusov menutup jarak dan menjebak lawannya di sudut ring. Tiga siku keras beruntun menghantam kepala Suriyanlek sebelum rentetan pukulan berikutnya memaksa wasit memberikan hitungan delapan dalam posisi berdiri.
Ketiga juri akhirnya sepakat memberikan kemenangan kepada Yunusov, yang menjadi hasil terbesar sepanjang kariernya sejauh ini.
Kemenangan tersebut menjaga rekornya tetap sempurna di angka 18-0 sekaligus membawanya selangkah lebih dekat menuju kontrak senilai US$100.000 (Rp1,8 miliar) untuk bergabung dengan jajaran atlet utama ONE Championship.
