Tawanchai Beri Kesan Tegas, Hancurkan Saemapetch Di Ronde Pertama

Saemapetch Tawanchai HEAVYHITTERS 1920X1280 27.jpg

Tawanchai PK.Saenchai Muaythaigym tak berbohong saat ia akan mengesampingkan persahabatannya dengan lawannya itu untuk menyelesaikan tugasnya saat pintu Circle tertutup pada Jumat, 14 Januari.

Atlet fenomenal Thailand ini mencetak KO sahabat dan kompatriotnya Saemapetch Fairtex pada ronde pembuka laga catchweight Muay Thai 66,45 kilogram mereka di ONE: HEAVY HITTERS dari Singapore Indoor Stadium.

Pictures from the Muay Thai fight between Saemapetch and Tawanchai at ONE: HEAVY HITTERS

Kedua dinamo striking ini mendaratkan tendangan rendah di awal ronde pertama, namun Tawanchai dengan cepat menemukan cara mengendalikan jarak. Mengetahui bahwa Saemapetch adalah pemukul kuat, atlet PK.Saenchai Muaythaigym ini mengeluarkan jab-nya dan mengenai bagian tengah tubuh lawannya dengan tendangan dorong.

Tiap kali Saemapetch – penantang teratas divisi bantamweight Muay Thai – mencoba masuk dengan tinjunya, lawan mudanya iitu menghentikan laju dan mendesaknya mundur. Saat perwakilan Fairtex itu beraksi terhadap teep itu, Tawanchai menjatuhkan pukulan dan serangan siku.

Kemampuan warga Bangkok ini untuk mendesak lawannya pun membuka kesempatannya mencetak penyelesaian. Tawanchai mendesak Saemapetch ke dinding Circle, mencetak poin via tendangan tinggi, lalu menjatuhkan rival veterannya dengan jab keras.

Pictures from the Muay Thai fight between Saemapetch and Tawanchai at ONE: HEAVY HITTERS

Setelah bintang Fairtex ini bangkit dari knockdown pertama pada ronde itu dan menjawab delapan hitungan wasit, Tawanchai meningkatkan serangan dan bergerak maju dengan pukulan.

Saemapetch menerima sebuah jab dan mencoba membalas, namun pria berusia 22 tahun itu sudah keluar dari jarak serang. Dengan lawannya yang masih berada di hadapannya, Tawanchai lalu menjatuhkannya dengan pukulan straight kiri balasan yang sempurna.

Penantang teratas divisi bantamweight Muay Thai ini terlihat goyah saat ia berusaha berdiri, dan ini memaksa wasit untuk menghentikan aksi dengan lima detik tersisa pada stanza pembuka.

Dengan kemenangan itu, Tawanchai memperpanjang catatan rekor dalam kariernya menjadi 126-31-2.

Namun, terlepas dari kemenangan besarnya atas seorang atlet bantamweight berprestasi, ia berkata bahwa dirinya akan naik satu divisi setelah ia menemui permasalahan dengan berat badannya satu minggu terakhir ini.

“Dalam divisi ini, saya kira saya belum terlalu siap, namun saya sangat siap menantang gelar Juara Dunia di featherweight,” kata Tawanchai pada Mitch Chilson dalam wawancaranya setelah laga.

Baca juga: Izagakhmaev Kunci Nakashima Dalam Debut Eksplosif Di ONE

Selengkapnya di Berita

Nabil Anane at The Inner Circle 25
Masaaki Noiri celebrates after stopping Liu Mengyang at ONE SAMURAI 2
Suakim celebrates his win over Nabil Anane at The Inner Circle 25.
Abdulla Dayakaev lands a left hand on Superlek at The Inner Circle 25.
Masaaki Noiri faces off with Liu Mengyang with the Tokyo skyline in the background
Nabil Anane and Suakim face off ahead of The Inner Circle 25
Superlek, Jonathan Di Bella, Nadaka, and Rifdean Masdor are scheduled to compete at ONE SAMURAI 4
Nabil Anane punches Ilias Ennahachi at ONE Friday Fights 126
Nico Carrillo celebrates his World Title win over Shadow Mavinn at ONE Fight Night 40.
Elbek Alyshov celebrates after capturing the ONE Bantamweight MMA World Championship at The Inner Circle 24.
Ramadan Ondash connects with a right hand on Johan Ghazali at The Inner Circle 24.
MMA stars Enkh-Orgil Baatarkhuu and Elbek Alyshov face off ahead of The Inner Circle 24